Majalah Film Cetak dan Digital
Film Solusi Refreshing
Apabila Anda seorang yang kehidupan hariannya selalu penuh aktivitas dan ingin rehat sejenak dari kesibukan sehari-hari. Mungkin menonton film bisa menjadi salah satu solusi. Apalagi dengan semakin menjamurnya jaringan bioskop 21 di berbagai kota di Indonesia.
Mungkin sebelum memutuskan akan menonton film apa. Anda akan membeli sebuah majalah film terlebih dahulu. Karena biasanya majalah film memuat review tentang film-film yang sedang edar di bioskop-bioskop.
Meski majalah film bukan hanya memuat review saja tentunya. Ada juga beragam tulisan dan artikel. Seperti artikel tentang film-film terbaru baik lokal mau pun produksi mancanegara seperti Hollywood mau pun Bollywood. Baik film yang sudah edar di bioskop-bioskop mau pun yang akan datang.
Majalah film memiliki banyak kegunaan bagi para pecinta film. Majalah film walau pada umumnya berisikan info tentang film-film layar lebar namun juga tetap mengupas tentang film serial televisi.
Walau sebenarnya untuk film-film yang diputar di televisi seperti drama seri atau FTV dan sinetron lebih banyak dikupas di tabloid atau koran dengan segmentasi untuk kalangan tertentu seperti ibu-ibu rumah tangga.
Majalah Film di Indonesia
Majalah film pertama dahulu bernama Majalah Film yang diterbitkan oleh Yayasan Pengembangan Media Audio Visual.Mungkin karena memang majalah ini merupakan leader di dalam penerbitan majalah tentang Film makanya bernama Majalah Film. Isinya adalah tentang segala hal yang berhubungan dengan dunia film.
Seperti info tentang para artis pemeran di dalam suatu film, tentang film-film produksi baru yang akan ditayangkan, resensi film, dan kisah-kisah seputar industri perfilman.Dilengkapi juga dengan TTS, Film Klab dan Bintang Menjawab.
Film yang ditulis di majalah ini tak hanya seputar film Indonesia tetapi film asing juga diulas di sini.Hanya sayang kelihatannya Majalah Film sekarang sudah tak kelihatan lagi beredar di pasaran.
Sekarang ini di Indonesia ada beberapa majalah film yang dikenal oleh para penggemar dan pengamat film. Seperti First, Onscreen, Cinemags, Movie Monthly, Movieland.
Isinya pada umumnya adalah tentang review film, info film terbaru, sinopsis film-film, kisah tentang para pemainnya dan siapa mereka sesungguhnya. Juga ada informasi tentang behind the scene suatu produk, film, dan juga mengungkap tentang para penggiat di belakang layar seperti sutradara, penulis skenario, dll. Film-film yang dibahas juga meliputi film Indonesia dan film-film dari luar negeri seperti asia dan amerika.
Majalah film ini hampir sering juga dilengkapi dengan tambahan berupa kuis, dan TTS, atau bahkan hadiah kecil berupa bonus stiker. Majalah-majalah film ini setiap terbit kadang bisa menjadi ajang diskusi para pecinta film di beberapa situs atau blog.
Karena mereka juga membahas isi artikel yang ditulis di dalam majalah-majalah film tersebut. Tentang mutu artikel tersebut dan relevansinya dengan topik yang sedang dibahas.Apabila tulisan di dalam majalah film tersebut bagus dan objektif, mereka akan lebih menghargainya daripada artikel yang hanya asal tulis tanpa dilengkapi data dan fakta yang lengkap.
Para pecinta majalah film akan terus membeli majalah film yang mereka suka meski artikel di dalamnya mengkritik atau mensupport film tertentu. Yang paling utama bagi mereka adalah obyektifitas artikel tersebut.
Majalah Film Digital
Pada akhir Juli 2009, terbetik kabar tentang diluncurkannya sebuah majalah film yang terbit bulanan bernama Flick. Beda majalah film ini dari majalah film pendahulunya adalah karena majalah film bernama Flick ini berbentuk digital interaktif.
Majalah film Flick juga mengulas film Indonesia dan film asing. Tujuan majalah Flick ini digagas oleh para pendirinya adalah untuk menyebarkan semua informasi yang berguna bagi para pecinta film di Indonesia.
Majalah ini merupakan sebuah media interaktif, yaitu berupa file digital yang bisa dioperasikan dengan menggunakan komputer. Dan kabar baiknya lagi adalah Flick magazine bisa diunduh lewat websitenya secara gratis.
Para pecinta film sekarang punya lebih banyak pilihan. Apakah akan membaca majalah film edisi cetak atau duduk di depan layar komputer membaca majalah film digital. Keputusan ada di tangan Anda.
Selamat membaca!






