logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Referensi    Karya Ilmiah    Penulisan Karya Ilmiah

Tips Lengkap Membuat Abstrak Tugas Akhir


Ilustrasi abstrak tugas akhir

Mahasiswa sering dibuat njelimet ketika menghadapi tugas akhir. Salah satu letak kebingungan para mahasiswa adalah membuat abstrak tugas akhir. Terutama, bagi para mahasiswa abadi yang dituntut dari kanan kiri untuk segera lulus. Tugas akhir menjadi momok yang menyeramkan. Mahasiswa kerap harus berhadapan dengan penguji yang killer. Mau konsultasi dengan dosen pembimbing agak sungkan karena salah melulu.

Jalan pintas pun tak ragu diambil. Copy paste atau salin tempel dari tugas akhir lain. Lebih parah lagi, membeli tugas akhir. Wah, hendaknya Anda jangan sampai meniru para plagiator tersebut!

Karya tulis ilmiah berbeda dengan karya tulisan fiksi, seperti novel, puisi, atau cerpen. Karya tulis ilmiah bersifat formal, sehingga harus memenuhi beberapa syarat.

Sebuah karya tulis itu harus lugas dan tidak emosional, seperti tidak memakai kata-kata kiasan. Karya tulis juga harus logis, efektif, efisien, dan ditulis dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baku.

Sebuah karya tulis ilmiah mempunyai berbagai macam bentuk. Di antaranya adalah makalah, kertas kerja, tugas akhir, skripsi, tesis, dan disertasi. Karya tulis tersebut ditulis dengan syarat-syarat yang sudah diterangkan di atas.

Penyusunan karya tulis mempunyai manfaat yang besar bagi penulis maupun pembacanya. Manfaat tersebut di antaranya adalah seorang penulis dapat mengasah dan mengembangkan keterampilan membaca yang efektif melalui studi kepustakaan.

Selain itu, dengan karya tulis ilmiah ini, penulis dapat menambah wawasan mengenai ilmu pengetahuan yang dikajinya dan dapat menambah wawasan juga kepada para pembacanya. Karya tulis ilmiah berbeda dengan karya tulisan fiksi, seperti novel, puisi, atau cerpen. Karya tulis ilmiah bersifat formal, sehingga harus memenuhi beberapa syarat.

Sebuah karya tulis itu harus lugas dan tidak emosional, seperti tidak memakai kata-kata kiasan. Karya tulis juga harus logis, efektif, efisien, dan ditulis dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baku.

Sebuah karya tulis ilmiah mempunyai berbagai macam bentuk. Di antaranya adalah makalah, kertas kerja, skripsi, tesis, dan disertasi. Karya tulis tersebut ditulis dengan syarat-syarat yang sudah diterangkan di atas.

Penyusunan karya tulis mempunyai manfaat yang besar bagi penulis maupun pembacanya. Manfaat tersebut di antaranya adalah seorang penulis dapat mengasah dan mengembangkan keterampilan membaca yang efektif melalui studi kepustakaan.

Selain itu, dengan karya tulis ilmiah ini, penulis dapat menambah wawasan mengenai ilmu pengetahuan yang dikajinya dan dapat menambah wawasan juga kepada para pembacanya.

Sistematika penulisan karya ilmiah adalah urutan letak bagian-bagian karya ilmiah, bagian mana yang harus didahulukan dan bagian mana setelah itu. Umumnya sistematika karya tulis dibagi menjadi tiga bagian, yaitu bagian awal, bagian tengah, dan bagian akhir. Berikut ini akan dijelaskan lebih lanjut mengenai sistematika penulisan karya ilmiah pada bagian awal, yaitu penulisan abstrak.

Abstrak

Apa itu abstrak? Secara sederhana, abstrak ialah suatu rangkuman dari tugas akhir yang Anda buat. Rangkuman tersebut memuat isi, topik, tema, cakupan, dan sebagainya, dari tugas akhir yang Anda buat. Abstrak sering keliru karena bertabrakan dengan subtopik lainnya. Misalnya, simpulan, saran, pengantar, dan sebagainya.

Abstrak adalah suatu bentuk informasi yang disajikan dalam laporan atau karya ilmiah, seperti skripsi, tesis, dan disertasi, yang ditulis secara teknis dengan tujuan agar pembaca segera mengetahui isi yang ditulis secara singkat.

Dengan kata lain, abstrak adalah pernyataan singkat tetapi akurat dari sisi dokumen tanpa menambah tafsiran atau kritik dan tanpa membedakan untuk siapa abstrak tersebut dibuat (American National Standard Institute’s, 1979).

Dalam kenyataannya, pembuatan abstrak, terutama para mahasiswa sering tidak memahami secara mendalam tentang abstrak. Dengan penjelasan tersebut, diharapkan dapat membantu Anda untuk memahami abstrak dan cara pembuatannya.

Abstrak dalam seuah penulisan karya ilmiah memiliki beberapa jenis penulisan berdasarkan isinya. Abstrak dapat diklasifikasikan dalam dua jenis, yaitu sebagai berikut.

  • Abstrak indikatif adalah abstrak yang menyajikan uraian secara singkat mengenai masalah yang terkandung dalam laporan atau karya ilmiah lengkapnya. Abstrak indikatif bertujuan agar pembaca mengetahui isi informasi tanpa memadatkan isi informasi aslinya dan hanya memberikan indikasi sasaran cakupan tulisan. Maka, pembaca dapat mempertimbangkan apakan tulisan asli perlu dibaca atau tidak.
  • Abstrak informatif adalah miniatur laporan atau karya ilmiah asli dengan menyajikan data dan informasi secara lengkap sehingga pembaca tidak perlu lagi membaca tulisan aslinya, kecuali untuk mendalaminya. Dalam abstrak informatif, disajikan keseluruhan tulisan asli dalam bentuk mini. Seperti, judul, penulis, institusi, tujuan, metode dan analisis laporan, hasil penelitian, dan simpulan.

Abstrak sering tertukar dengan subtopik lainnya. Dengan demikian, tidak heran mahasiswa sering bolak-balik hanya untuk membenarkan tulisan abstrak. Jangan khawatir, Anda akan mendapat tips untuk membuat abstrak tugas akhir dalam artikel ini.

Tips Membuat Abstrak

  • Paham. Membuat tugas akhir adalah pekerjaan personal. Mengapa? Agar Anda paham isi dari topik. Tugas akhir sebaiknya, bahkan seharusnya, minim campur tangan orang lain. Ketika Anda memahami isi topik dari tugas akhir, abstrak akan mudah disusun.
  • Rangkuman. Agar lebih mudah, hendaknya Anda merangkum setiap topik yang Anda bahas. Ketika poinnya telah terkumpul, Anda tinggal menyusun dengan kalimat yang pas.
  • Kejelasan. Isi bahasan yang Anda susun di tugas akhir harus jelas. Tidak samar, ambigu, dan bertabrakan. Kejelasan penting ketika akan mereview isi yang telah Anda susun.

Karakter Abstrak

Abstrak adalah bagian kecil dari tugas akhir. Tujuannya adalah memberi suatu pengantar tentang apa yang Anda bahas dari tugas akhir. Nah, berikut ini beberapa karakter abstrak.

  • Ringkas. Tulisan abstrak tidak boleh panjang. Abstrak berfungsi sebagai rangkuman, resume atau summary, sehingga keringkasan adalah kunci penting ketika disuguhkan pada pembaca.
  • To the point. Tulisan abstrak tidak boleh bertele-tele. Tulisan yang langsung menuju sasaran sangat cocok untuk abstrak. To the point penting agar pembaca tidak pusing dan berbelit-belit mencerna makna dari tulisan akhir.
  • Sesuai. Tulisan abstrak mencerminkan bahasan tugas akhir. Kesesuaian adalah mutlak. Ketika membaca abstrak, pembaca setidaknya telah paham apa, siapa, dan bagaimana, tugas akhir Anda.

Dari beberapa poin di atas, ada beberapa hal lain yang harus diperhatikan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penulisan abstrak adalah sebagai berikut.

  • Bentuk tulisan bersifat informatif kualitatif atau kuantitatif bergantung jenis laporan atau karya ilmiah dan deskriptif, analisis, induktif, atau deduktif bergantung pada jenis laporan atau karya ilmiah.
  • Abstrak disajikan secara singkat, terdiri atas 200 s.d. 300 kata atau sekitar 7 s.d. 10 paragraf dan diletakkan sebelum daftar isi.
  • Kata abstrak ditulis di bagian tengah halaman dengan huruf kapital. Simetris di batas atas bidang pengetikan dan tanpa tanda titik.
  • Abstrak tidak memuat latar belakang, contoh, penjelasan berupa alat, cara kerja, dan proses yang sudah dikenal atau lazim.
  • Abstrak hanya memuat metode kerja dari pengumpulan data sampai penyimpulan dan data yang sudah diolah.
  • Dalam penyusunan abstrak, perlu diperhatikan ketelitian penyajian sumber informasi asli secara cermat, mudah dipahami, dan menggunakan kata atau istilah yang sama dengan tulisan aslinya.
  • Pengetikan berspasi satu, menggunakan tipe tulisan standar times new roman atau arial, dengan ukuran tulisan 12 pt.
  • Panjang abstrak maksimal satu halaman kuarto (A4), tapi ada juga yang memperbolehkan panjang teks abstrak maksimal dua halaman kuarto atau didasarkan pada jumlah kata maksimal 250 kata.

Selain itu, teks di dalama abstrak disajikan secara padat di dalam intisari tulisan yang mencakup latar belakang, masalah yang diteliti, metode yang digunakan, hasil yang diperoleh, dan simpulan. Jika ada ssaran yang akan diajukan, maka boleh dicantumkan.

Di dalam sebuah abstrak dicantumkan pula kata kunci yang ditempatkan paling bawah teks abstrak. Jumlah kata kunci di dalam abstrak adalah sekitar 3-5 kata kunci.

Kata kunci tersebut berfungsi sebagai komputerisasi sistem informasi ilmiah. Karena dengan kata kunci tersebut dapat membantu menemukan judul-judul skripsi, tesis, dan disertasi berserta abstraknya.

Dengan demikian, keberadaan abstrak dalam sebuah laporan atau karya ilmiah mutlak adanya. Hal ini bisa memudahkan pembaca untuk mengetahui isi laporan dalam waktu yang singkat, tanpa harus membaca tulisan aslinya secara menyeluruh.

Untuk menyajikan abstrak tugas akhir yang efektif dan mudah dipahami, penulis perlu memperhatikan karakteristik penulisan abstrak, sehingga pembaca dapat mengetahui isi tulisan walaupun abstrak disajikan secara singkat. Semoga bermanfaat.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif serta Perbedaannya
  • Penulisan Karya Tulis Sebagai Kebiasaan
  • Kiat Penulisan dan Daftar Judul Skripsi Akuntansi
  • Contoh Variable Penelitian
  • Persyaratan Laporan dan Metode Penulisan Laporan Manajemen
  • Sistematika Contoh Proposal Acara
  • Pengertian Metode Penelitian Kualitatif
  • Penelitian Kualitatif
  • Ketika Novel Terjemahan Membanjiri Toko Buku
  • Peraturan dan Metode Penulisan Ilmiah
  • Kliping Renang Gaya Dada
  • Persiapan Study Banding dan Cara Menyusun Laporan Study Banding
  • Memilih Dictionary English Indonesia
  • Resensi Novel Laskar Pelangi yang Fenomenal
  • Kumpulan Makalah - Referensi Ide untuk Makalah Anda
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA