Action
Ada ledakan, ada pukul-pukulan, ada tembak-menembak, dan ada kejar-kejaran mobil di jalanan. Itulah rumus dari film action. Rumus lainnya adalah adanya tokoh protagonis dan antagonis yang ekstrem.
Dalam pengertian ekstim itu, sang tokoh benar-benar jahat sehingga patut dihabisi, dan sang jagoan benar-benar ‘sakti’ sehingga menghadapi ratusan orang, dari awal sampai akhir film tidak pernah mati-mati.
Berkaitan dengan film action, terdapat perbedaan mencolok antara Indonesia, Asia, dan Barat. Film aksi di barat dipenuhi adu presisi dan kecermatan antara tokoh baik dan jahat. Di film Asia adu hebat gerakan-gerakan beladiri. Sementara untuk film Indonesia, kekuatan gaib dan supranatural yang menjadi senjata tokoh dan penjahatnya.

