Air
Ada berbagai macam bentuk olahraga yang berhubungan dengan air. Olahraga ini sama halnya dengan olahraga lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan kebugaran dan kesegaran tubuh.
Arung Jeram (Rafting)
Dalam kegiatan arung jeram bukan hanya diperlukan kemampuan fisik yang kuat, melainkan juga mental. Mental sangat diperlukan karena adanya tantangan alam yang akan dihadapi nantinya.
Arung jeram tidak hanya,menonjolkan aspek olahraga, tapi juga rekreasi. Lokasi yang biasanya digunakan untuk area rafting berada di daerah yang masih asri dan hijau. Jadi, Anda bisa olahraga sekaligus menikmati pemandangan dengan suasana yang tenang. Kegiatan arung jeram juga membuat para peserta menjadi lebih fresh dan larut dalam kegembiraan menyaksikan panorama alam yang memukau.
Kegiatan arung jeram (rafting) ini berdiri sendiri atau merupakan gabungan dari kegiatan pelatihan (outbound training) dan flying fox. Kegiatan tersebut biasanya dilakukan di area base camp. Bagi anak-anak yang berminat mengikuti kegiatan olahraga ini juga diperbolehkan. Kegiatan ini bisa dinikmati mulai usia 8 tahun sampai dengan 50 tahun, bergantung pada kesiapan fisik dan mental yang dimiliki.
Rafting atau arung jeram merupakan olahraga kelompok yang sangat mengandalkan kekompakan tim secara keseluruhan. Kerja sama yang terpadu dan juga pengertian dari setiap peserta, dapat dikatakan sebagai faktor penunjang keberhasilan dalam melewati berbagai hambatan di sungai.
Tidak bisa dibantah, arung jeram adalah salah satu olahraga yang penuh dengan risiko (high risk sport). Meskipun begitu, siapa pun orangnya bisa melakukan olahraga ini, asalkan dalam kondisi baik. Baik di sini dalam arti mempunyai pemahaman arung jeram, baik secara teknis, kemampuan membaca medan secara kognitif, serta kesiapan fisik dan mental.
Polo Air
Polo air merupakan olahraga air yang dilakukan secara beregu. Olahraga ini dianggap sebagai kombinasi dari sepak bola, renang, bola basket, dan gulat. Tiap timnya terdiri atas enam pemain dan juga satu orang kipper. Permainan olahraga ini tujuannya adalah mencetak gol sebanyak-banyaknya. Setiap berhasil mencetak satu gol diberi nilai satu poin.
Olahraga ini merupakan cabang olahraga yang cukup lama dipertandingkan di Indonesia. Bahkan, olahraga yang satu ini sudah dipertandingkan pada PON-I (Pekan Olahraga Nasional), sampai pertandingan multi event regional, baik nasional mau pun internasional (Asian Games, Sea games, Olympic Games, dan World Championships.
Olahraga ini sudah dikenal sejak 1908 di Indonesia dan berkembang pada era 1950 sampai dengan 1960-an. Perkembangan polo air di Indonesia berkembang dengan cukup baik, sehingga diperhitungkan di tingkat Asia, bahkan dunia. Tim polo air Indonesia banyak mengikuti event internasional, seperti GANEFO dan juga Kejuaraan Asia.
Tim Polo air Indonesia juga tidak pernah absen mengikuti Asian Games, mulai dari 1954, 1958, 1962, 1966, sampai dengan Asian Games 1970. Prestasi dari tim polo air bisa dikatakan cukup gemilang. Namun, memasuki 1980 hingga 1999, olahraga yang satu ini tidak berkembang dengan baik. Hal ini membuat, Indonesia hanya mengirimkan tim polo air sebatas keikutsertaan di Sea Games.
Memasuki era 2000, terdapat 9 provinsi yang sudah melakukan pembinaan cabang olahraga Polo air, seperti Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Jambi, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Cabang olahraga ini pun mengalami banyak perubahan dalam peraturan, sehingga mampu berkembang dengan pesat di dunia.
Surfing
Olahraga kite surfing (seluncur dengan layang-layang) atau disebut dengan selancar air merupakan salah satu olahraga yang memerlukan keberanian. Bukan hanya diperlukan keberanian, melainkan juga ketahanan fisik dan tenaga besar.
Dalam olahraga ini, para peselancar bisa melakukan berbagai trik. Teknik-teknik yang dimaksud, seperti berjalan di atas air hingga dan lompat setinggi-tingginya. Sebelum memulai olahraga ini, terlebih dahulu menyesuaikan layang-layang dengan panjang mulai dari 12 meter sampai dengan 16 meter dengan kuatnya hembusan angin.
Pertama, layang-layang dibentangkan dan diiisi udara di bagian rangka layang-layang tersebut. Kemudian, hubungkan layang-layang dengan tali sepanjang 30 meter. Tali tersebut berguna untuk menarik si peselancar saat bermain surfing. Setelah layang-layang terangkat dan terhubung dengan sabuk pengikat badan, baru lah dibawa ke pantai dengan membawa papan seluncurnya.
Menyelam
Menyelam merupakan olahraga yang telah ada sejak satu abad lalu. Olahraga ini merupakan olahraga baru yang diperlombakan. Program dari olahraga menyelam tidak berubah mulai dari 1924 sampai dengan 1996. Kemudian, pada 2000 olahraga menyelam mengalami perkembangan. Hal ini dibuktikan dalam Olimpiade Sydney, diperkenalkan katagori selam berpasangan.
Menyelam sendiri mulai diperkenalkan di Eropa abad ke-17, ketika para pesenam berlatih akrobat di dalam air. Olahraga ini memerlukan keberanian, para atlet terjun dengan kecepatan 55 km per jam. Hal ini lah yang membuat menyelam menjadi menarik dan dimasukkan ke dalam perlombaan Olimpiade.
Pada 1998, Greg Louganis dari Amerika yang dikenal sebagai penyelam terbaik dalam sejarah olahraga air, mendapatkan luka akibat membentur papan loncat ketika melakukan loncatan. Alhasil, meskipun Louganis memenangkan pertandingan tersebut, tapi dirinya harus menerima beberapa jahitan.
Dalam pertandingan menyelam, peserta diharuskan melakukan beberapa lompatan yang nantinya akan dinilai para juri mulai dari 1 sampai dengan 10. Sistem penilaian bergantung pada keahlian dan keanggunan peserta dalam melakukan loncatan tersebut.
Nilai-nilai yang diperoleh nantinya akan disesuaikan berdasarkan tingkat kesulitan, ketinggian, dan juga jenis manuver (misalnya, salto satu setengah kali dengan putaran tiga setengah kali). Penilaian tersebut dilakukan berdasarkan jarak dari papan loncat ke kolam, kecepatan putaran, dan juga cara peserta terjun ke permukaan air.
Renang Indah
Pada awalnya, renang indah lebih dikenal dengan sebutan balet air. Renang indah ini mulai diperkenalkan pada 1920-an di Kanada. Kemudian, olahraga ini menyebar ke Amerika pada 1930-an. Olahraga ini mulai dipertontonkan kepada masyarakat di Chicago World Fair pada 1934. Ternyata, olahraga ini disambut baik masyarakat dan menimbulkan berbagai komentar positif.
Renang indah semakin terkenal ketika Esther Williams (aktris dan perenang) pada 1984 menampilkan olahraga ini diiringi orchestra MGM dengan judul “Aqua Musicals”.
Mulai 1948 sampai dengan 1968, renang indah hanya dipertunjukan dalam Oimpiade.
Pada 1984, renang indah mulai diperlombakan di Los Angeles. Dalam perlombaan tersebut, cabang olahraga ini hanya diperuntukkan untuk wanita dengan dua kategori. Dua kategori yang dimaksud adalah kelas bebas dan kelas teknis. Masing-masing kategori diiringi dengan musik dan dibatasi oleh waktu.
Mungkin banyak orang yang beranggapan bahwa renang indah merupakan cabang olahraga paling mudah. Namun kenyataannya, cabang olahraga ini memerlukan kelenturan, kekuatan, stamina, dan artistik serta kemampuan luar biasa dalam mengatur pernafasan di dalam air.
Memang olahraga ini sama sekali tidak menggunakan alat-alat khusus, tapi bukan berarti melakukannya mudah. Para peserta renang indah harus melakukan berbagai gerakan yang sulit di dalam air sambil menahan nafas. Salah satu peralatan yang dibutuhkan oleh peserta renang indah adalah penjepit hidung.
Penjepit hidung ini berguna untuk mencegah air masuk ke hidung dan membuat perenang bisa bertahan lama di dalam air. Selain itu, digunakan gel tertentu pada rambut perenang, supaya rambut mereka tidak berantakan. Alat yang paling utama adalah speaker di bawah air, agar perenang bisa mendengarkan musik ketika menyelam, sehingga membuatnya menjadi rilek. Selain itu, faktor penunjang dari perlombaan renang indah adalah kostum.
Demikian lah artikel mengenai berbagai bentuk olahraga air. Semoga bisa bermanfaat dalam menambah wawasan mau pun pengetahuan para pembaca dalam dunia olahraga.

