logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Agama & Kepercayaan    Islam    Artikel Umum Islam    Akhlak Terpuji

Akhlak Terpuji Dipelajari Semua Agama

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Akhlak adalah perilaku lisan, perbuatan fisik, bahkan perbuatan diam kita. Semua tindak-tanduk kita adalah akhlak kita. Oleh karena itu, memiliki akhlak terpuji bukanlah suatu hal yang mudah. Namun, definisi akhlak bisa disederhanakan menjadi mengetahui kapan harus diam dan kapan tidak diam.

Nabi Muhammad tidak banyak bicara. Semua kata-kata yang keluar dari Rasulullah dicatat menjadi hadis. Bahkan, saat beliau diam pun, dicatat menjadi hadis.

Namun, kita bukanlah seorang nabi. Kita memerlukan pembelajaran untuk bisa memiliki kebijaksanaan, kecerdasan, sifat adil, dan sifat-sifat terpuji lainnya, untuk bisa mengendalikan perbuatan kita agar selalu terpuji.

Apakah Anda memiliki teman berakhlak terpuji?

Belajar dengan meniru adalah pembelajaran pertama manusia. Seorang bayi belajar dengan menirukan kata-kata yang diucapkan oleh orang tua dan orang-orang di sekitarnya. Mempelajari akhlak kurang lebih sama. Kita akan mudah belajar dengan memiliki contoh untuk ditiru.

Mengikuti Ajaran Agama

Teman Anda tentunya bukanlah sumber utama dan sempurna. Sumber yang lebih baik adalah dari Al Quran dan hadis. Dari dua sumber inilah, kita bisa belajar mengenai mana yang benar dan yang salah. Jika Anda bukan beragama Islam, dari ajaran agama yang diajarkan kepada Anda.

Buku-buku Spiritual dan Buku-buku Psikologi Perilaku

Sumber pengendali perilaku kita adalah pemahaman. Pengetahuan saja belum mencukupi. Bila kita tahu tetapi tidak paham maksud dari berbagai peraturan, akan sedikit keinginan kita untuk mematuhinya. Namun, bila kita paham alasan mengapa suatu peraturan itu dibuat, kita akan lebih mudah untuk patuh.

Hikmah dan Perenungan Benar Salah dalam Berperilaku

Kebanyakan orang menjadi dewasa melalui proses perenungan. Ini membuat pembelajaran menuju dewasa menjadi lebih cepat. Misalnya, seperti berikut ini:

  • bahwa perbuatan jahat itu salah, dengan alasan apapun perbuatan itu dilakukan, dan kepada siapa pun kejahatan itu dilakukan;
  • kekerasan itu tidak pernah menyelesaikan masalah, bahkan akan mengundang masalah baru;
  • kemarahan itu harus dicegah karena banyak menghasilkan perbuatan yang bodoh dan irasional;
  • melanggar privasi orang lain itu tidak boleh karena kita tidak akan mau hal yang sama terjadi pada kita;
  • mengambil milik orang lain itu dilarang karena di dunia berlaku hukum hak dan kewajiban, kita hanya berhak atas hasil kerja kita dan tidak atas hasil kerja orang lain;
  • kejujuran ada di atas semua hal karena kebohongan dan penipuan merupakan sumber dari segala kejahatan; dan
  • mengikuti hawa nafsu bukanlah suatu hal yang baik, kita harus memiliki kendali dalam setiap perbuatan.

Poin-poin hasil perenungan tersebut bisa diambil dari hikmah kehidupan sehari-hari. Bagaimana kita belajar dari keberuntungan dan ketidakberuntungan dalam hidup di dalam suatu masyarakat sosial.

Namun, yang lebih penting lagi, bagaimana kita belajar dari diri kita sendiri, dari setiap peristiwa yang kita alami ataupun dialami orang lain. Kita tidak perlu mengalami kesialan sebelum mengambil suatu pelajaran, bukan?

Akan lebih baik membuat postulat dan hukum pribadi dari akhlak terpuji yang kita buat sendiri, dari hasil perenungan kita, dan kemudian kita berlakukan sendiri, atau bersama teman-teman, dibanding menghadapi berbagai peristiwa buruk yang mungkin terjadi bila kita tidak berbuat baik dan tidak memiliki akhlak terpuji.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Jejak Sejarah Khalifah Islam Bani Umayyah
  • Mau Tahu Dasar Aqidah Islam Tentang Allah? Mari Mengaji Surat Al-Ikhlas
  • Sekilas Tentang Aqidah dan Akhlak
  • Pengorbanan Sahabat Nabi Saw
  • Umar Bin Khattab, Kisah Teladan Sahabat Nabi
  • Warisan Menurut Hukum Islam: Ahli Waris
  • Nama-nama Sahabat Nabi: Budak Belian Hingga Kekasih Allah
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA