logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Kesehatan    Gaya Hidup Sehat    Lingkungan Kerja

Berbagai Jenis Alat Alat Keselamatan Kerja


Ilustrasi alat alat keselamatan kerja

Sesuai konsep pada sistem kesehatan dan keselamatan kerja bahwa alat alat keselamatan kerja adalah upaya terakhir dalam hierarki sistem keselamatan kerja secara umum. Maka ulasan ini akan berguna bagi Anda mengetahui beberapa hal tentang alat alat keselamatan kerja yang lazim disebut dengan Alat Pelindung Diri (APD) atau Personal Protective Equipment (PPE).

Pengertian Alat Alat Keselamatan Kerja

Alat alat keselamatan kerja dikenal juga sebagai Alat Pelindung Diri berfungsi sebagai upaya terakhir dalam sistim keselamatan. Maksudnya adalah bila seorang pekerja memang sudah  benar-benar mematuhi konsep Kesehatan dan Keselamatan Kerja dengan melaksanakan semua Job Hazard Analyzed (JHA) serta Standard Task Procedure (STP) yang telah dibuat, maka Alat Pelindung Diri tersebut adalah bentuk upaya terakhir menjaga kesehatan dan keselamatan kerja.

Jadi tidak benar, bila Anda berpatok hanya pada APD saja, namun mengabaikan JHA dan STP yang berlaku sesuai dengan jenis kerja Anda. Karena bila hal ini terjadi maka ini adalah suatu bentuk pelanggaran yang nyata terhadap sistem keselamatan kerja. Yang mengabaikan JHA pada saat  sebelum bekerja dan STP pada saat melakukan kerja.

Dalam melakukan pelaksanaan kerjanya, seseorang dimungkinkan mengalami kecelakaan kerja atau kesalahan dalam bekerja. Maka dari itu, dibutuhkan secara mutlak alat-alat untuk meminimalkan kecelakaan yang mungkin saja dapat terjadi.

Selain berfungsi untuk meminimalkan peluang kecelakaan yang dapat dialami oleh pekerja, alat alat keselamatan kerja ini juga berfungsi untuk menjaga kesehatan dari pekerja tersebut. Karena dalam menjalankan pekerjaannya terkadang para pekerja tersebut dihadapkan pada bahan-bahan atau material yang kurang baik untuk kesehatan mereka. Jadi alat alat ini dipakai untuk menjaga tereksposnya bagian tubuh mereka dengan bahan-bahan berbahaya tersebut.

Setiap perusahaan haruslah menganggarkan untuk memiliki alat alat keselamatan kerja ini. Setiap pegawai yang bekerja haruslah dilengkapi dengan alat alat ini. Hal ini untuk meminimalkan peluang terjadinya kecelakaan yang membahayakan nyawa para pekerja.

Jenis-Jenis Alat Alat Keselamatan Kerja

Alat-alat keselamatan kerja yang diciptakan menyesuaikan kebutuhan pekerjanya serta jenis pekerjaan yang dilakukan. Setiap pekerjaan memiliki karakternya sendiri-sendiri termasuk resiko kecelakan yang dimungkinkan terjadi. Maka diciptakan alat yang sesuai dengan karakter pekerjaan itu juga untuk menanggulangi kecelakan yang mungkin saja terjadi.

Berikut adalah beberapa contoh pekerjaan dan alat keselamatan kerja yang biasa dibutuhkan, sebagai berikut : 

Scaffolder

Pembuat perancah bangunan (scaffolding) yang biasa kerja di ketinggian. Alat utama yang paling  dibutuhkan adalah alat pelindung jatuh atau full body harness. Dalam perkembangannya alat pelindung jatuh ini dikembangkan sesuai dengan kebutuhan pekerjaan, maka ada pula alat pelindung diri yang bernama safety line, lanyard, atau static line harness.

Alat ini dimaksudkan agar pemakainya tidak sampai jatuh. Jika pemakainya berada dalam keadaan yang memungkinkanya untuk jatuh maka alat ini akan mencegahnya untuk jatuh.

Alat ini mutlak dipakai oleh scaffolder sebelum ia berada di ketinggia. Jika tidak maka akan terjadi hal fatal. Scaffolder biasanya berada di ketinggian yang cukup tinggi, tidak hanya beberapa meter dari permukaan tanah tapi terkadang mencapai puluhan bahkan ratusan meter di atas permukaan tanah.

Alat ini akan melindungi scaffolder dari kemungkinan untuk jatuh. Jikalau memang ia mengalami jatuh maka yang alat-alat ini akan melindungi dari jatuh. Alat-alat ini akan membuatnya tetap tergantung diketinggian.

Welder

Tukang las yang melakukan pengelasan (welding). Yang utama dibutuhkan adalah alat pelindung mata dari percikan bunga api hasil proses pengelasan. Berupa safety glasses. Namun juga harus dilengkapi pula dengan google (kaca mata yang khusus dirancang untuk welder) dan face shield (perisai pelindung wajah) saat melakukan pengelasan.

Alat-alat keselamatan kerja yang dipakai oleh welder ini akan melindungi mata dari percikan bunga api hasil proses pengelasan. Bunga mata ini sangatlah berbahaya jika sampai masuk ke dalam mata. Bahkan dapat menyebabkan kebutaan. Selain untuk menjaga mata juga melindungi seluruh bagian wajah dari percikan bunga api yang dihasilkan oleh mesin pengelas.

Blaster

orang yang melakukan blasting (penyemprotan) mesin blasting semisal ketika melakukan sand blasting pada material logam yang berkarat. Seorang blaster rawan terhadap bahaya gangguan kesehatan pernapasan. Maka yang dibutuhkan adalah peralatan yang menunjang masalah pernapasan tersebut, seperti dust masker; respirator dan cartridge. Cartridge berfungsi sebagai obat penetral bantuan pernafasan pada saat menggunakan respirator. 

Alat-alat ini berfungsi untuk mencegah masuknya material blasting ke dalam organ pernapasan. Material ini sangatlah ringan dan halus yang menyebabkannya mudah sekali terhirup saat disemprotkan. Maka dari itu haruslah ada alat yang mencegahnya agar tidak sampai terhirup.

Painter

Painter adalah orang yang bekerja melakukan pengecatan (painting). Semua fungsi panca indera pada seorang painter wajib dilindungi. Dari mata, hidung, mulut dan kulit. Seorang painter membutuhkan face shield pula yang dilengkapi dengan plastic film ataupun plastic painting untuk menghindari pengembunan pada safety glasses yang dikenakan. Otomatis painter  pasti juga memerlukan safety glasses.Selain itu yang dibutuhkan juga adalah dust masker, serta respirator lengkap dengan sepasang cartridgenya. Satu lagi yang dibutuhkan seorang painter adalah disposable overall  (baju kerja sekali pakai) untuk menghindari kontak langsung antara kulit dan material yang digunakan untuk mengecat. Bisa berupa cat, tiner, maupun zinc dan chrome yang kadang-kadang terkandung di dalam cat.

Operator

adalah orang yang menjalankan semua peralatan bergerak. Baik kendaraan bergerak maupun mesin yang mempunyai motor penggerak. Operator biasanya rawan terhadap potensi bahaya kebisingan (buzzy area).Sehingga yang dibutuhkan oleh operator selain safety glasses juga alat pelindung telinga atau ear plug. Ada beberapa jenis ear plug yang didesain sesuai kebutuhan operator. Seperti ear plug yang standar (masa pakai 3 bulanan), disposable ear plug (sekali pakai). Lalu ada juga ear muff yang dapat melindungi hingga sekian decibel derajat kebisingan.

Electrician

atau pekerja di bidang kelistrikan. Dalam menunaikan tugasnya selain dibantu tool-tool khusus seorang pekerja listrik, maka alat keselamatan kerja atau alat pelindung diri yang dibutuhkan adalah safety glasses dan sarung tangan khusus yang dapat meredam sengatan listrik.  Serta sepatu safety dari karet untuk mencegah adanya kontak pendek arus listrik yang besar kemungkinannya terjadi.

Seorang electrician selalu berhubungan dengan energi listrik. Jadi alat alat yang ia gunakan haruslah dapat mencegahnya dari bahaya terkena arus listri yang sangat membahayakan keselamatannya.

Pekerja Konstruksi

atau pekerja di bidang pembangunan atau konstruksi. Jenis pekerjaan ini sangatlah membutuhkan tenaga yang tinggi. Pekerja konstruksi bekerja langsung di lapangan. Ia bertugas memasang batu bata sebagai dinding. Juga ada aktivitas mengangkat segala material bangunan yang dibutuhkan.

Alat alat yang biasa dibutuhkan oleh pekerja konstruksi ini antara lain adalah sarung tangan (hand gloves) sesuai kebutuhan jenis kerjanya. Sepatu safety (safety shoes/boots), helm pelindung (helmet), dust masker (pelindung pernafasan), disposable ear plug  dan kaca mata pelindung (safety glasses).

Miner

atau penambang. Penambang adalh orang yang menambang bahan tambang. Biasanya penambang bekerja di kedalaman tertentu dalam bumi. Ia harus berada di dalam bumi selama selang waktu ia bekerja.

Seperti yang telah kita ketahui bahwa kondisi keadaan dalam bumi adalah gelap dan tersedia sedikit sekali oksigen. Jadi alat-alat yang harus tersedia adalah topi yang dilengkapi dengan lampu, sarung tangan atau hand gloves, helm pelindung (helmet), dust masker (pelindung pernafasan), disposable ear plug  dan kaca mata pelindung (safety glasses) dan juga alat penyedia oksigen.

Alat penyedia oksigen ini sangatlah penting untuk disediakan karena di dalam perut bumi tersedia semakin sedikit oksigen dan jika terjadi kecelakaan secara tiba-tiba maka masih terdapat alat ini untuk mensuplai oksigen.

Beberapa hal tadi adalah alat alat keselamatan kerja khusus yang dibutuhkan oleh masing-masing pekerja sesuai dengan jenis pekerjaannya.  Bahkan sebaiknya perusahaan yang benar-benar peduli pada masalah kesehatan dan keselamatan kerja sebaiknya menyisihkan budget untuk memenuhi kebutuhan alat alat keselamatan kerja standar seperti safety glasses, ear plug, hand gloves, dust masker sebagai kebutuhan harian. Agar kualitas kesehatan kerja pekerjanya juga dapat terjamin. Keselamatan nyawa lebih berharga daripada tumpukan uang atau kilau berlian. Jadi hendaknya kita mengutamakan keselamatan kerja.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Pentingnya Perencanaan dalam Manajemen Keselamatan Kerja
  • Keselamatan Kerja pada Komputer dan Laptop
  • Menerapkan Keselamatan Kerja di Bengkel Otomotif
  • Keselamatan Kerja adalah Tujuan K3
  • Efektivitas Video Keselamatan Kerja untuk mencegah Kecelakaan Kerja
  • Poster Keselamatan Kerja Untuk Membangun Budaya Kerja Produktif
  • Kesehatan dan Keselamatan Kerja Pengguna Komputer
  • Artikel Keselamatan Kerja, Prosedur Keselamatan Kerja Konstruksi
  • Esensi UU No 1 Tahun 1970 Tentang Keselamatan Kerja
  • Membudayakan Keselamatan Kerja
  • Belajar Rambu-Rambu Keselamatan Kerja di Bengkel Sekolah
  • Tingkatkan Keselamatan Kerja Las di Bengkel Las
  • Tantangan Kesehatan Keselamatan Kerja
  • Membuat Makalah Keselamatan Kerja
  • Arti Simbol-Simbol Keselamatan Kerja di Laboratorium
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA