Alat Kelamin pada Manusia - ANNEAHIRA.COM
Ilustrasi alat kelamin
Bentuk alat kelamin pada pria dan wanita memang berbeda. Tuhan menganugerahkan alat kelamin pada manusia, agar dapat menunjang kehidupan manusia. Jika seseorang tidak memiliki alat kelamin, pasti sangat menderita tentunya.
Alat Kelamin pada Pria
Alat kelamin pada pria memiliki beberapa bagian, yaitu bagian dalam dan bagian luar. Alat kelamin ini sangat penting sebagai alat reproduksi. Di sini, akan diuraikan mengenai bagian-bagian alat reproduksi yang dimiliki oleh pria yaitu sebagai berikut:
1. Alat Reproduksi Pria Bagian Luar
Alat reproduksi pada pria bagian luar terdiri atas penis dan skrotum, adapun penjelasannya adalah sebagai berikut:
a. Penis
Penis merupakan alat reproduksi pada pria yang sangat penting. Penis adalah alat reproduksi yang digunakan untuk kopulasi. Sedangkan pengertian dari kopulasi itu sendiri yaitu bertemunya antara kelamin pria dengan kelamin wanita yang bertujuan untuk memindahkan semen yang dihasilkan oleh pria ke dalam saluran kelamin wanita.
Jika semen ini dapat masuk ke dalam saluran wanita, hal ini akan memungkinkan terjadinya pembuahan yang nantinya akan menghasilkan individu baru. Jadi, jika seorang pria tidak memiliki penis, akan sangat fatal sekali. Karena pria tersebut nantinya tidak akan bisa melakukan kopulasi. Tentunya sangat menyakitkan jika seorang pria terlahir tidak memiliki penis, karena dia tidak bisa menyalurkan semennya secara normal.
Di dalam penis akan ditemukan uretra. Uretra merupakan saluran yang mengandung banyak pembuluh darah dan di kelilingi oleh jaringan erektil yang memiliki banyak rongga. Jika rongga yang terdapat pada uretra banyak terisi oleh darah, hal ini akan menyebabkan terjadinya ereksi pada penis.
Ereksi yaitu menegangnya atau membesarnya penis karena adanya suatu interaksi antara saraf, pembuluh darah, endokrin, serta faktor psikologis. Biasanya, jika terjadi suatu ereksi pada penis lebih cenderung dikarenakan adanya suatu rangsangan yang berhubungan dengan seksual. Ereksi bisanya terjadi sewaktu-waktu dan tidak dapat diprediksi. Seorang pria pun tidak mampu mengontrol ketika terjadi ereksi.
Penis yang dimiliki oleh pria Indonesia jika dalam keadaan normal dan tidak mengalami ereksi, memiliki panjang sekitar 9 cm sampai dengan 12 cm. Sedangkan jika disaat penis sedang mengalami ereksi, maka panjang penis dari ujung hingga pangkal yaitu sekitar 10 cm sampai dengan 14 cm.
b. Scrotum
Scrotum merupakan bagian luar dari testis yang berupa selaput. Fungsinya untuk membungkus testis dan sebagai pelindung testis. Selain itu, scrotum juga berfungsi untuk mengatur suhu yang dapat disesuaikan dengan suhu spermatozoa.
Itulah beberapa penjelasan mengenai alat reproduksi pada pria bagian luar.
2. Alat Reproduksi Pria Bagian Dalam
Alat reproduksi bagian dalam pada pria terdiri atas 3 bagian. Yaitu, testis, saluran kelamin pada pria, dan kelenjar kelamin. Berikut ini penjelasan-penjelasan dari setiap bagian tersebut.
a. Testis
Testis merupakan salah satu alat reproduksi pada pria bagian dalam. Yang berupa sepasang kelenjar berbentuk oval atau bulat yang terdapat di luar rongga perut dan berfungsi sebagai tempat menghasilkan sperma dan hormon testosteron. Kata lain dari testis bisa disebut juga dengan gonad jantan. Ciri-ciri dari testis pada pria yaitu memiliki bentuk bulat telur dan berjumlah sepasang.
Testis terletak di dalam scrotum yang dilapisi dengan lapisan fibrosa. Lapisan fibrosa ini disebut dengan tunika albuginea. Selain itu, di dalam testis akan ditemui banyak sekali saluran atau pembuluh yang disebut dengan tubulus seminiferus.
Proses pembentukan testis terjadi pada saat bayi laki-laki masih dalam kandungan. Pada saat bayi laki-laki sedang berada di dalam kandungan, testis akan terbentuk di dalam rongga perut, nantinya akan turun ke scrotum.
b. Saluran kelamin pada pria
Saluran kelamin pada pria berfungsi sebagai tempat jalannya sperma yang telah dihasilkan oleh testis. Terdapat empat saluran kelamin pada pria, yaitu epididimis, vas deferens, saluran ejakulasi, dan uretra. Masing-masing saluran memiliki panjang, bentuk, dan fungsi yang berbeda-beda. Berikut akan dijelaskan mengenai masing-masing saluran kelamin pada pria.
- Epididimis
Epididimis ini merupakan saluran yang besar dan berkelok-kelok. Ia menempel di samping di bagian belakang yang keluar dari testis. Manusia memiliki sepasang saluran epididimis yang terletak di kanan dan kiri.
Setiap testis memiliki satu saluran epididimis. Di dalam epididimis, sperma akan disimpan dan dimatangkan. Jika terjadi ejakulasi, maka sperma yang sudah disimpan akan dikeluarkan lewat saluran epididimis menuju ke saluran vas deferens.
- Vas Deferens
Vas deferens merupakan saluran lanjutan dari epididimis yang lurus dan mengarah ke atas. Bagian ujung dari saluran vas deferens terdapat di dalam kelenjar prostat dan tidak menempel pada testis. Fungsi dari saluran vas deferens sebagai jalannya sperma menuju ke vesikula seminalis (kantung semen).
- Saluran ejakulasi
Saluran kelamin pada pria selanjutnya yaitu saluran ejakulasi. Saluran ejakulasi ini merupakan saluran yang pendek dan menghubungkan vesikula seminalis (kantung semen) dengan uretra. Saluran ejakulasi dapat menyemprotkan sperma tinggi, untuk dapat masuk ke dalam uretra.
- Uretra
Saluran uretra merupakan saluran yang paling akhir dari saluran reproduksi yang letaknya di dalam penis. Saluran uretra memiliki dua fungsi yang sangat penting.
Fungsi dari saluran uretra yang pertama yaitu sebagai saluran kelamin. Maksud dari fungsi sebagai saluran kelamin yaitu berfungsi sebagai jalannya saluran semen yang berasal dari saluran vesikula seminalis.
Adapun fungsi saluran uretra yang kedua yaitu sebagai alat pengeluaran. Maksud dari fungsi sebagai alat pengeluaran yaitu sebagai saluran untuk mengeluarkan urine dari tubuh.
c. Kelenjar kelamin
Kelenjar kelamin yang terdapat pada alat reproduksi manusia yaitu berfungsi untuk memproduksi getah-getah kelamin. Terdapat bermacam-macam kelenjar kelamin yang ada pada alat reproduksi pria, yaitu terdiri atas:
- Vesikula seminalis
Terdapat beberapa sebutan lain dari vesikula seminalis yaitu kantung mani, dan kantung semen. Vesikula seminalis memiliki jumlah sepasang yang terikat menjadi satu kantong. Fungsi dari dinding vesikula seminalis, yaitu untuk menghasilkan getah yang berwarna kekuningan.
Getah yang berwarna kekuningan ini, banyak mengandung zat getah kelamin, yang berfungsi untuk mencukupi kebutuhan makanan pada sel-sel sperma.
Sehingga produksi sel-sel sperma dapat tumbuh dan berkembang dengan baik karena bantuan dari zat getah kelamin.
- Kelenjar prostat
Kelenjar prostat merupakan kelenjar yang menghasilkan getah yang nantinya dapat dialirkan ke saluran sperma.
- Kelenjar cowper (bulbouretra)
Kelenjar cowper akan menghasilkan getah berupa lendir yang nantinya akan dialirkan ke uretra. Ketika terjadi kopulasi, semen akan dikeluarkan dari uretra. Semen berasal dari sperma yang dihasilkan oleh testis yang telah bercampur dengan getah-getah yang berasal dari kelenjar kelamin.
Alat reproduksi pada pria akan berfungsi secara normal ketika seorang pria berusia 14 tahun. Di usia tersebut, seorang pria memang sedang mengalami masa puber. Masa puber merupakan masa yang dialami seorang pria remaja untuk mengikuti proses pendewasaan.
Alat Kelamin pada Wanita
Terdapat beberapa bagian alat kelamin pada wanita. Di sini akan diuraikan tentang bagian-bagian dari alat reproduksi pada wanita yaitu sebagai berikut:
1. Alat Reproduksi Wanita Bagian Luar
Alat reproduksi wanita bagian luar yaitu terdiri atas vulva, labium, saluran urine dan saluran kelamin. Uraian dari alat reproduksi wanita bagian luar yaitu sebagai berikut:
a. Vulva
Vulva merupakan suatu celah yang terletak di alat kelamin pada wanita.
b. Labium
Labium yang terletak di alat kelamin wanita yaitu labium mayor dan labium minor. Labium mayor merupakan sepasang bibir besar yang yang membatasi vulva dan terletak di bagian luar. Di depan labium mayor terdapat klitoris yang dapat berereksi karena terdapat jaringan erektil. Sedangkan labium minor merupakan sepasang bibir kecil yang membatasi vulva dan terletak di bagian dalam.
c. Saluran urine (uretra)
Saluran urine merupakan salah satu saluran yang bermuara di dalam vulva.
d. Saluran kelamin (vagina)
Saluran kelamin merupakan salah satu saluran yang bermuara di dalam vulva. Saluran vagina merupakan saluran yang paling akhir dari saluran kelamin. Di bagian lubang vagina terdapat lipatan yang menutupi sebagian lubang, yang disebut dengan selaput darah (himen).
2. Alat Reproduksi Wanita Bagian Dalam
Alat reproduksi wanita bagian dalam terdiri atas indung telur (ovarium), tuba fallopi (ovidak), rahim (uterus), dan vagina. Uraian dari bagian dalam alat reproduksi pada wanita yaitu sebagai berikut:
a. Ovarium (indung telur)
Sepasang ovarium yang dimiliki oleh wanita berbentuk seperti telur. Ovarium terletak di rongga badan, sebelah kanan dan kiri tulang kemudi, dan juga terletak di daerah pinggang. Ovarium berfungsi untuk menghasilkan sel telur.
b. Tuba fallopi (ovidak)
Tuba fallopi merupakan saluran memanjang yang berfungsi sebagai tempat terjadinya pembuahan.
c. Rahim (uterus)
Rahim merupakan organ yang terletak di puncak vagina dan berbentuk seperti buah pir. Rahim berfungsi sebagai tempat berkembangnya embrio menjadi janin.
d. Vagina
Vagina merupakan salah satu alat reproduksi wanita sebelah luar. Fungsinya sebagai jalan untuk melahirkan bayi.
Nah, itulah beberapa informasi mengenai alat kelamin pada manusia. Semoga bisa menambah wawasan Anda.



