Alat Laboratorium Sekolah

Adalah suatu investasi yang tidak sedikit untuk menyiapkan alat laboratorium sekolah. Mencetak output sekolah yang benar-benar siap sesuai tujuan pendidikan yang ditempuhnya memang memerlukan biaya banyak dan diperlukan kesungguhan semua komponen yang terlibat dalam proses sekolah tersebut.
Proses pendidikan yang hanya mengandalkan teori di meja, anak didik hanya mencatat teori tersebut, juga dipandang tidak akan menghasilkan penanaman suatu konsep pendidikan effektif. Apalagi, untuk ilmu-ilmu pengetahuan dan teknologi.
Bahkan, ilmu sosial pun mestinya harus melibatkan komponen aplikatif untuk mempraktikkan atau menguatkan suatu ilmu agar benar-benar masuk dalam pengetahuan anak didik. Laboratorium sekolah adalah jawaban tepat untuk menunjang proses pendidikan dan penanaman suatu ilmu kepada anak didik.
Alat Laboratorium Biologi
Di sekolah menengah umum jurusan biologi misalnya, diperlukan laboratoium yang mempunyai alat-alat, seperti mikroskop, gelas ukur, tabung reaksi, zat-za kimia seperti asam asetat, alkohol, specimen-specimen, lensa-lensa optik. Tensi meter juga diperlukan untuk mengukur tekanan darah seseorang.
Alat Laboratorium Fisika
Bagi jurusan Fisika, di samping kebutuhan alat-alat laboratorium seperti di laboratorium Biologi, diperlukan alat-alat praktik elektronika. Untuk melatih anak memahami konsep elektronika, diperlukan komponen-komponen elektronika sebagai bahan pengajaran. Misalnya, resistor dengan berbagai ukuran, kapasitor, pcm, transistor berbagai tipe, lampu LED, trafo, solder, timah.
Alat Laboratorium Sekolah Kejuruan
Anak-anak kejuruan membutuhkan lebih banyak peralatan laboratorium untuk praktek dan memperdalam teori kejuruan. Jurusan Teknik Mesin, membutuhkan laboratorium ilmu bahan dengan alat-alat sebagai berikut.
- Tensil meter untuk menguji kekuatan bahan-bahan logam maupun nonlogam, seberapa besar kekuatan tariknya.
- Impact meter adalah alat untuk menguji seberapa besar material ferro maupun nonferro mempunyai kemampuan tekanan dan kekuatan tekanan kejut.
- Hardness meter adalah alat untuk menguji kekerasan suatu bahan.
- Braighness meter adalah alat untuk mengetahui seberapa besar kejernihan suata bahan.
- Humidity tester adalah alat untuk menguji atau mengukur kelembapan suatu ruangan ataupun suatu bahan.
- Desible meter adalah alat untuk mengukur tingkat kebisingan.
Di samping itu, kebutuhan mesin-mesin perkakas merupakan alat praktik di bidang teknik mesin yang mutlak diperlukan. Di antaranya, mesin bubut, mesin milling, mesin sekrap, mikroskope micron, dan mesin las.
Peralatan fabrikasi, seperti mesin las listrik, las acetilyn, dan las TIG, akan sangat bagus jika dimiliki. Alat-alat ukur mekanik, seperti jangka sorong, dial indicator, dan mikro meter, diperlukan untuk melatih agar anak mahir dalam membaca dimensi.
Untuk jurusan elektronika, di era teknologi informasi yang semakin canggih ini, peralatan informasi teknologi seperti antenna parabola, wifi, komputer, osciloscope, tang amphere, dan multy tester, harus disiapkan.
Semakin lengkap alat-alat praktik yang tersedia di suatu laboratorium, biasanya akan menghasilkan anak didik yang semakin mumpuni pula. Dengan penerapan anak didik seperti ini, pasaran kerja akan sangat terbuka lebar.






