Alat Musik
Ilustrasi alat musik
Pada saat sebuah kelompok musik atau band bermain, menghasilkan nada-nada yang harmonis, kita baru sadar bahwa semua itu keluar dari sejumlah alat musik. Memang benar bahwa alat musik merupakan sebuah instrumen yang dibuat dan dimodifikasi dengan tujuan menghasilkan musik yang indah. Pada intinya, segala sesuatu yang menghasilkan suara dan dengan cara tertentu dapat diatur, bisa disebut alat musik. Karena itulah alat musik berbeda nama dan jenisnya tergantung kepada bahan yang digunakan dan bagaimana cara memainkannya. Dilihat dari bagaimana cara memainkannya, alat musik dibagi menjadi alat musik tiup, alat musik petik, alat musik gesek dan alat musik pukul. Apabila dilihat dari apa bahan dasar dan bagaimana alat musik tersebut menghasilkan nada, dikenal ada alat musik diatonis dan alat musik pentatonis.
Untuk menambah perbendaharaan anda tentang alat musik baik itu dilihat dari bahan dasarnya, cara memainkannya atau bagaimana alat musik itu menghasilkan nada, di bawah ini akan coba dibahas sejumlah alat musik terutama yang telah populer. Tentu saja pembahasan ini belum sempurna, sehingga anda sendiri boleh menambahkannya berdasarkan pengetahuan dan kajian anda sendiri, sehingga menjadi lengkap.
Alat Musik Berdasarkan Sumber Bunyi
Berdasarkan bagaimana alat musik menghasilkan bunyi atau suara atau nada, dikenal berbagai jenis nama alat musik, antara lain idiofon, kordofon, aerofon, membranofon dan elektrofon.
Yang dimaksud dengan alat musik yang termasuk jenis idiofon adalah sumber bunyi atau nada yang dihasilkan alat musik tersebut berasal dari bahan dasar pembuatannya, apakah terbuat dari kayu, bambu atau bahan lain. Nama alat musik yang termasuk kategori idiofon antara lain kolintang, drum, angklung, bongo, dan kabasa.
Lalu, apa yang dimaksud alat musik kordofon ? Alat musik yang termasuk jenis kordofon adalah alat musik yang sumber bunyinya atau nadanya berasal dari dawai. Jadi, seluruh alat musik yang memiliki dawai, dikatakan termasuk kategori alat musik kordofon. Alat musik yang termasuk jenis kordofon antara lain gitar, bass, biola, sitar, piano, dan kecapi. Kenapa piano termasuk kordofon padahal tidak terlihat ada dawainya ? Mungkin begitu pertanyaan anda, tapi harap diketahui bahwa tuts dari sebuah piano sedemikian rupa terhubung dengan dawai yang terletak di dalam badan piano tersebut.
Jenis ketiga adalah alat musik aerofon. Sebuah alat musik dikategorikan sebagai alat musik aerofon apabila sumber bunyi dari alat musik tersebut berasal dari udara yang berhembus pada rongga tertentu, sehingga sedemikian rupa dapat menghasilkan nada-nada tertentu apabila dimainkan. Alat musik yang termasuk ke dalam kategori aerofon ini antara lain terompet, mus, harmonika, dan trombone.
Lalu, apa yang dimaksud dengan alat musik jenis membranofon ? Sesuai dengan namanya yaitu membran, jadi alat musik yang termasuk ke dalam kategori membranofon ini adalah seluruh alat musik yang menghasilkan bunyi atau nada berasal dari membran atau selaput yang terdapat pada alat musik tersebut. Alat musik yang termasuk kategori ini antara lain tifa, kendang, rebana, drum, dan tam-tam.
Dan terakhir, jenis alat musik yang berdasarkan kepada sumber bunyi atau nada yang dihasilkannya adalah kategori elektrofon. Alat musik yang termasuk kategori elektrofon ini adalah seluruh alat musik yang menghasilkan sumber bunyi berasal dari tenaga listrik (elektronik) dengan teknis tertentu. Alat musik jenis elektrofon ini antara lain keyboard, gitar listrik, bass listrik.
Alat Musik Berdasarkan Cara Memainkannya
Seperti telah disebutkan sebelumnya bahwa alat musik juga bisa dibedakan berdasarkan bagaimana cara memainkan alat musik tersebut. Kategori pertama kalau dilihat bagaimana cara memainkannya, ada alat musik tiup. Alat musik tiup menghasilkan suara jika kolom udara di dalamnya digetarkan. Tinggi rendahnya nada dari alat musik jenis ini ditentukan oleh frekuensi gelombang yang dihasilkan sesuai dengan panjang kolom udara dan bentuk instrumen. Sementara, timbre alat musik tiup dipengaruhi bahan dasar dan konstruksinya. Contoh alat musik ini, yaitu suling dan terompet.
Kemudian yang kedua adalah jenis alat musik pukul. Alat musik pukul menghasikan suara jika dipukul atau ditabuh. Alat musik pukul terbagi menjadi dua macam, yaitu bernada dan tidak bernada. Bahan-bahan dan bentuk instrument akan menentukan suara yang dihasilkan. Contoh alat musik pukul, yaitu kolintang (bernada), drum (tidak bernada), dan bongo (tidak bernada).
Jenis alat musik ketiga berdasarkan cara memainkannya adalah alat musik gesek. Alat musik gesek ini menghasilkan suara jika dawai digesek. Tinggi rendahnya nada pada alat musik gesek bergantung pada panjang pendeknya dawai. Contoh alat musik gesek yaitu, biola.
Dan terakhir jenis alat musik yang berdasarkan bagaimana cara memainkannya adalah alat musik petik. Sesuai dengan namanya, alat musik petik ini menghasilkan suara jika dawai dipetik. Tinggi rendahnya suara yang dihasilkan bergantung pada panjang pendeknya dawai. Contoh alat musik petik, yaitu gitar.
Alat Musik Tekan
Sebenarnya, jenis alat musik ini tidak termasuk kategori mana pun. Akan tetapi, cara memainkannya dengan cara ditekan, menjadi bagian dari sistem penghasil bunyi yang diinginkan. Alat musik tekan mempunyai tiga jenis, yaitu menekan untuk memukul, menekan untuk meniup, dan menekan untuk mengaktifkan sistem elektronik. Alat musik ini contohnya piano akustik (chordofon pukul), organ akustik (aerofon), accordion, dan alat musik elektronik yang memakai keyboard (papan kunci).
Alat Musik Elektronik
Alat musik jenis ini menghasilkan suara tiruan dari alat musik aslinya (akustik). Synthesizer termasuk perangkat alat musik elektronik yang menggunakan papan kunci (keyboard). Sementara, alat musik elektrik dipakai untuk alat musik yang dilengkapi dengan komponen elektronik. Cara memainkan alat musik ini sama dengan alat musik akustik. Contoh alat musik ini, yaitu gitar elektrik, bass elektrik, dan drum elektrik. Alat-alat musik elektronik ini baru bisa dimainkan apabila ada sumber tenaga yang berasal dari listrik (eletronik). Tanpa bantuan sumber tenaga dari listrik ini maka alat musik elektronik tidak akan bisa menghasilkan suara atau nada sesuai dengan yang dikehendaki. Karena itulah alat musik ini dinamakan alat musik elektronik karena terdapat rangkaian elektronik yang diciptakan untuk meniru bunyi aslinya dan bisa berfungsi manakala ada sejumlah tenaga listrik untuk membantu mengaktifkannya.
Single Band
Pekembangan teknologi digital yang pesat menyebabkan lahirnya perangkat musik dengan kegunaan yang efisien dan efektif, seperti alat musik single band. Alat musik ini sangat praktis digunakan karena dapat dimainkan oleh satu orang. Di dalam alat musik ini terdapat irama, beragam suara, dan fasilitas simple recording. Ada dua merek yang menguasai pasar jenis alat musik ini, yaitu Yamaha dan Roland.
Seperti layaknya sebuah band, alat ini mampu menghasilkan berbagai suara dari alat musik yang berbeda dan bisa dimainkan oleh satu orang. Di dalamnya terdapat fasilitas merekam sejumlah alat musik dan apabila tombolnya diaktifkan maka ia secara langsung mengikuti nada-nada yang dimainkan oleh operator atau pemainnya. Di masyarakat kita alat musik single band ini lebih dikenal dengan nama organ tunggal. Pemainnya memang tunggal atau seorang, tapi mampu menghadirkan suara atau nada seperti layaknya sebuah band yang dimainkan oleh beberapa orang dengan satu alat musik.
Dewasa ini, single band menjadi primadona bagi orang-orang yang menginginkan hiburan praktis.

