logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Pendidikan    Sekolah    Laboratorium

Mengenal Alat Ukur Laboratorium Kimia


Ilustrasi alat ukur

Jika Anda berkeliling memasuki sebuah kawasan laboratorium kimia, Anda akan menemukan aneka macam jenis alat ukur. Berbagai peralatan untuk mengukur itu digunakan sebagai alat bantu ketika mengadakan segala aktivitas di laboratorium yang membutuhkan timbangan. Timbangan yang akurat sangat penting agar bahan-bahan yang akan dicampur bisa pas dan sesuai dengan reaksi yang diinginkan. Kalau timbangan tidak pas, maka reaksi yang akan terjadi ketika semua bahan dicampur, tidak akan sama dengan reaksi yang diinginkan atau tidak akan sama dengan teori.

Orientasi Tentang alat-alat di laboratorium Kimia

Para pelajar sekolah lanjutan pertama yang akan pertama kali masuk ke laboratorium Kimia harus diberi pelajaran seperti ini dahulu di dalam kelas sebelum diajak masuk ke laboratorium. Peralatan untuk mengukur itu ada baiknya ditunjukkan terlebih dahulu baik dengan gambar maupun dengan mempertontonkan alat ukur yang dimaksud. Dengan keterangan ini, diharapkan bahwa anak-anak akan sedikit memahami mana yang dimaksud dengan Beaker Glass atau Labu ukur.

Mereka pun paling tidak tahu kegunaan masing-masing peralatan. Setelah diberikan orientasi mengenai laboratorium Kimia dan alat-alat yang ada di dalamnya, barulah anak diajak mengunjungi laboratorium Kimia tersebut. Orientasi ini sangat penting karena tanpa adanya orientasi, ditakutkan anak-anak akan langsung menyentuh dan memegang berbagai peralatan yang mereka sendiri tidak tahu apakah peralatan itu akan berbahaya atau tidak.

Mereka juga harus tahu harga dari masing-masing alat dan bagaimana cara mendapatkannya. Kalau mereka tahu harga alat-alat yang ada di laboratorium itu mahal dan tidak mudah untuk mencari peralatan yang dimaksud, maka mereka akan berhati-hati dan tidka gegabah dalam melakukan berbagai kegiatan yang ada di laboratorium. Anak-anak yang senang bergurau, kadang kala tanpa sengaja menumpahkan bahan yang cukup berarti dalam percobaan yang diadakan di laboratorium Kimia. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan, maka orientasi ini menjadi sangat penting.

Guru Kimia sebaiknya telah mempersiapkan beberapa slide yang khusus dibuat untuk program orientasi laboratorium Kimia. Berbagai bahan yang biasa dipakai juga dipertontonkan terlebih dahulu termasuk percobaan-percobaan apa saja yanga kan dilakukan selama satu semester dan percobaan-percobaan apa saja yang telah dilakukan oleh murid-murid terdahulu. Dengan menunjukkan karya para senior, diharapkan bahwa ada gairah dari para siswa untuk melakukan hal yang sama atau bahkan melakukan hal yang lebih baik lagi.

Kimi memang tidak akan membuat semua murid atau siswa tertarik. Tetapi dengan orientasi ini, anak-anak mungkin akan tergoda dan mungkin akan jatuh cinta dengan aktivitas di laboratorium  Kimia yang akan mereka lakukan nantinya. Apalagi setelah melihat betapa banyaknya hal-hal dalam kehidupan sehari-hari yang akan menjadi lebih mudah, lebih lancar, dan lebih murah karena adanya penemuan yang berasal dari laboratorium Kimia.

Pembagian Alat Ukur

Secara garis besar alat-alat pengukuran ini terbagi menjadi dua yakni alat ukur teknis dan alat ukur analitis. Setiap orang yang beraktivitas di laboratorium Kimia harus tahu tentang pengetahuan dasar seperti ini. Tanpa mengetahui pembagian dari alat yang digunakan untuk mengukur, maka nantinya ditakutkan akan terjadi satu reaksi kimia yang mungkin akan membahayakan bagi keselamatan semua orang. Teknik mengukur atau menimbang juga sangat penting untuk diketahui.

Perbedaan utama terletak pada ketelitiannya. Yang bersifat  teknis ketelitiannya lebih rendah dibanding yang bersifat analitis. Sebagai contoh adalah alat ukur massa yakni timbangan. Di laboratorium Kimia, Anda akan menemukan sebentuk timbangan yang disebut dengan timbangan analitis. Ketelitiannya hingga mencapai nol koma gram dari zat yang diukur. Timbangan ini memang sangat luar biasa. Ketelitian yang cukup menakjubkan itu benar-benar akan mengukur berapa jumlah bahan yang dibutuhkan dalam setiap percobaan. Hasilnay pun akan mendekati sama dengan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh para pendahulu yang menemukan teori tertentu.

Sementara contoh timbangan teknis adalah timbangan yang biasa Anda temukan di laboratorium fisika. Zat yang ditimbang dalam ukuran yang besar sehingga tidak memerlukan sensitivitas alat yang tinggi.

Macam-Macam Alat Ukur Glass

Begitu juga jika Anda memperhatikan berbagai aneka peralatan glass yang ada di laboratorium Kimia. Anda akan melihat angka-angka penunjuk ukuran yang tertera pada dinding alat glass. Peralatan glass merupakan alat ukur yang rata-rata digunakan untuk mengukur volume. Cara mengukur volume ini harus diketahui dengan jelas. Tanpa mengetahui bagaimana mengukur volume, hasil yang diharapkan akan jauh meleset. Kalau ini terjadi, kesimpulan yang akan diambil akan berbeda dari teori.

Berikut beberapa macam peralatan glass yang berfungsi untuk mengukur volume:

1.  Beaker Glass

Nama lain alat ini adalah gelas piala. Bentuknya mirip dengan gelas yang bagian ujungnya didesain dengan corong penuang. Pada dinding alat ukur jenis ini juga terdapat ukuran volume mililiter yang bervariasi jumlahnya. Ada yang 5mL, 10 mL, 20 mL dan seterusnya. 
Fungsi utama dari alat ini untuk melarutkan zat atau sebagai wadah mereaksikan zat. Selain itu juga bisa digunakan untuk menampung dan mengukur volume larutan secara teknis.

2.  Labu Ukur

Labu ukur disebut juga labu takar. Alat glass yang satu ini memiliki bentuk yang agak unik. Di bagian bawah berbentuk bulat menyerupai labu, sementara di bagian atas sedikit memanjang. Ukuran alat ini terletak pada bagian atasnya. Karena bentuknya yang lebih cenderung berat ke bawah, membawa alat ukur ini haruslah hati-hati, yakni dengan menyangga bagian bawah alat. Teknik memegang alat inilah yang harus telah diketahui oleh para pelajar sebelum mereka menyentuh langsung Labu Ukur. Mungkin saja setahu ini mereka hanya tahu lewat gambar. Setelah melihat sendiri, pasti ada keinginan untuk menyentuh langsung alat tersebut.

Fungsi utama alat ini adalah untuk pengenceran larutan. Larutan yang pekat diencerkan dengan akuades tepat mengikuti garis putih melingkar yang terletak di bagian leher alat. Ukuran labu ukur bervariasi, ada yang kecil, sedang dan besar mencapai 1000 mL.

Teknik memutar dan kecepatan memutar juga harus dipelajari. Memang begitu banyak yang harus diberikan dalam masa orientasi sebelum siswa masuk dan langsung bersentuhan dengan berbagai peralatan yang ada di laboratorium Kimia.

3.  Gelas Ukur

Bentuk alat ini memanjang dengan bagian ujungnya dibentuk seperti corong. Sesuai namanya alat ini berfungsi untuk mengukur volume larutan yang akan direaksikan. Pada bagian dinding alat ini terdapat variasi ukuran, 10 mL, 20 mL, 50 mL dan seterusnya.

4.  Pipet Volume

Pipet volume merupakan pipet yang terbuat dari kaca kecil dan memanjang. Fungsinya untuk menyedot larutan dalam ukuran yang kecil. Untuk zat-zat yang tak berbahaya seperti akuades, penggunaannya bisa dihisap dengan mulut. Namun untuk zat-zat berbahaya digunakan karet penghisap.

Anak-anak harus mengetahui teknik menghisap agar tidak tertelan atau agar tidak membahayakan kesehatan mereka sendiri.

5.  Piknometer

Piknometer merupakan alat glass yang berfungsi untuk mengukur berat jenis suatu zat. Bentuknya cukup mungil dan rumit. Seperti botol kecil dilengkapi dengan tutup. Zat yang akan diukur berat jenisnya diubah terlebih dahulu ke dalam bentuk larutan, selanjutnya dimasukkan ke dalam alat ukur ini. Meski ukurannya mungil, jangan salah, benda ini memiliki harga yang cukup mahal. Biasanya peralatan glass semakin mungil dan semakin rumit bentuknya, harganya pun akan semakin mahal.

6.  Buret

Alat ini sebenarnya memiliki fungsi utama untuk proses titrasi. Bentuknya memanjang dan di bagian bawah didesain sedemikian rupa agar tetes larutan dapat  terkendali mengalir pada saat proses titrasi. Pada dinding buret terdapat ukuran mililiter sebagai ukuran berapa volume larutan standar yang terpakai untuk proses titrasi.

Ketika Melihat Langsung Alat Ukur

Ada baiknya anak-anak dipertontonkan semua alat ukur yang akan mereka gunakan nantinya. Memajang semua alat ukur yang digunakan di laboratorium Kimia sebelum digunakan dan sekali lagi menerangkan apa guna dan fungsi serta bagaimana cara kerja dan bagaimana menggunakannya, pasti akan menjadi pembahasan yang masih tetap menarik.

Kali ini, biarkan anak-anak yang menerangkan. Hal ini tentu selain akan melatih cara mereka menerangkan sesuatu, juga akan membuat anak yang tidak hadir di orientasi pertama, akan termotivasi untuk cepat beradaptasi.

Sudah lengkap semua informasi tentang alat ukur yang biasanya ada di Laboratorium Kimia. Cukup banyak, bukan? Semoga bermanfaat.

 

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Alat Laboratorium Sekolah
  • Penelitian Dasar
  • Kiat Sukses Usaha Warnet di Sekolah
  • Siapa yang Mau Belajar Bahasa Indonesia?
  • Mengenal Reaksi Kimia
  • Mengenal Jenis-Jenis Tikus Sebagai Hewan Percobaan
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA