logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Kesehatan    Macam-Macam Penyakit    Artikel Umum Macam-Macam Penyakit    Alergi Susu Sapi Pada Bayi

Serba Serbi Alergi Susu Sapi pada Bayi

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Alergi susu sapi adalah reaksi tertentu pada bayi yang muncul akibat pemberian susu sapi. Alergi ini muncul sekitar tahun 370 masehi. Akhir-akhir ini mulai marak kembali penelitian terhadap penyakit ini. Hal tersebut dipicu oleh alergi susu sapi yang dianggap sebagai minuman atau makanan penyebab alergi yang paling sering pada bayi atau anak-anak.

Deteksinya harus dilakukan sejak dini sebelum terlambat dan bertambah parah. Anda tentu tidak mau buah hati Anda menderita karena alergi susu sapi ini, bukan? Oleh karena itu kami akan informasikan serba-serbi alergi susu sapi pada bayi untuk Anda. Hal ini dapat menambah pengetahuan Anda dan tentunya berguna untuk Anda para ibu.

Tanda-Tanda Alergi Susu Sapi pada Bayi

  • Muntah yang disertai kesulitan bayi Anda untuk menelan.
  • Diare lebih dari dua kali dalam sehari dan berlangsung lebih dari 5 hari, kadang disertai adanya darah pada feses.
  • Rewel karena perut bayi Anda sakit karena alergi susu sapi ini.
  • Timbul bercak-bercak merah pada kulit bayi.
  • Sering buang gas yang tentunya disertai gejala lainnya.
  • Terganggunya pernafasan bayi disertai dengan keluarnya ingus yang banyak.
  • Lambannya pertambahan berat badan, bahkan tidak ada pertambahan sama sekali.
  • Pertumbuhannya terhambat karena kekurangan gizi, akibatnya bayi Anda menjadi lesu dan lemah.

Cara Mengatasi

Alergi susu sapi akan hilang ketika anak sudah berusia tiga tahun. Untuk mengatasinya hanya dengan memberikan susu kedelai sampai terjadi toleransi pada susu sapi ini, dan menghindari susu sapi atau makanan berbahan susu sapi tentunya.

Kandungan yang terdapat pada susu sapi yang menyebabkan alergi adalah lactalbumin bovine serum albumin (BSA), casein, dan yang paling sering adalah lactoglobulin. Alergi ini sering menyerang saluran cerna, kulit, dan saluran nafas.

Reaksi jangka pendek biasanya terjadi anafilasksis dan gatal. Jangka panjangnya biasanya yang terjadi adalah penyakit dermatitis (eksim pada kulit), astma, dan gangguan pada saluran pencernaan.

Alternatif Susu Pengganti

Jika Alergi susu sapi ini terjadi maka alternatif yang bisa Anda pilih untuk mengganti susu sapi, atau susu formula dari susu sapi yaitu sebagai berikut.

  • Air Susu Ibu (ASI). Ini adalah susu terbaik yang disarankan untuk bayi Anda yang alergi susu sapi. Pemberian ASI secara klinis sudah terbukti dapat mencegah alergi di masa yang akan datang. Tetapi bagi ibu yang diet susu sapi, terkadang dapat membuat anaknya mengalami alergi susu sapi. Oleh karena itu, sebaiknya ibu tidak melakukannya.
  • Susu formula dari kedelai, susunya bebas laktosa cocok untuk anak atau bayi yang mengalami alergi terhadap protein dari susu sapi. Susu ini mengandung protein tinggi setara dengan susu sapi.
  • Susu ektensif hidrolisa, susu ini berbahan dasar protein berfungsi untuk mencegah alergi pada bayi.
  • Susu formula dari sintesi asam amino, berbahan dasar susu formula hipoalergenik. Rasanya biasanya lebih enak dan lebih bisa dikonsumsi oleh sebagian besar bayi, namun sayang harganya sangat mahal.
Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Saat Kencing Terasa Sakit
  • Kelainan dan Penyakit pada Sistem Reproduksi Wanita
  • Penyakit Asam Urat dan Pengobatannya
  • Pencegahan, Pengobatan, dan Penyebab Penyakit DBD
  • Penyebab Autis : Misteri yang Coba Diungkap
  • Macam-Macam Penyakit pada Telinga
  • Mahalkah Biaya Operasi Amandel?
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA