logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Kesehatan    Macam-Macam Penyakit    Artikel Umum Macam-Macam Penyakit    Alergi Susu

Gejala dan Penanganan Alergi Susu

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Susu terdiri dari campuran air, protein, karbohidrat, laktosa, mineral, lemak, dan zat-zat lainnya. Alergi susu terjadi bila tubuh bereaksi terhadap protein dalam susu sapi, yaitu kasein dan whey.

Alergi susu lebih banyak menyerang anak-anak. Namun orang dewasa juga dapat tiba-tiba mengalami alergi susu ketika menginjak usia 30-an atau 40-an. Alergi ini seringkali dapat hilang dengan sendirinya ketika tubuh sudah tidak menganggap kasein dan whey sebagai musuh. Penderita alergi susu biasanya juga alergi terhadap makanan tertentu.

Gejala Alergi Susu

Alergi muncul ketika alergen (penyebab alergi) memasuki sistem tubuh. Gejala alergi susu terbagi menjadi 3 reaksi.

1.    Reaksi kulit:

  • Ruam kemerahan
  • Gatal-gatal
  • Eksim
  • Pembengkakan pada bibir, lidah, mulut atau wajah

2.    Reaksi perut dan saluran cerna:

  • Nyeri abdomen dan kembung
  • Diare
  • Muntah
  • Kram

3.    Reaksi hidung dan saluran pernapasan:

  • Hidung berair
  • Bersin
  • Mata kemerahan dan gatal
  • Batuk
  • Napas tersengal

Produk yang Mengandung Protein Susu

Protein susu juga terdapat pada berbagai makanan. Oleh karena itu, penderita harus membiasakan diri mencermati label makanan. Makanan yang mengandung protein susu antara lain:

  • Susu bubuk, mentega, krim, keju, yoghurt, es krim, krimer, puding, topping, kue basah, roti, pancake, wafel, produk sereal, wafer, dan kue kering.
  • Semua makanan yang mengandung kasein. Dalam label makanan, kasein dapat berupa: casein, caseinate, rennet casein, zinc caseinate, calcium caseinate, ammonium caseinate, hydrolyzed casein, magnesium caseinate, potassium caseinate, iron caseinate, sodium caseinate, dan sodium caseinate solids.

Sumber Kalsium untuk Penderita Alergi Susu

Susu terkenal akan kandungan kalsiumnya. Namun, bila Anda alergi terhadap susu, Anda dapat memilih makanan lain dengan kandungan kalsium tinggi. Misalnya brokoli dan sayuran hijau lainnya, seafood, buah-buahan kering, susu kedelai, tahu, almond, kacang-kacangan, salmon, dan sarden.

Penanganan Alergi Susu

Cara menangani alergi susu yang paling tepat adalah dengan menghindari pencetusnya, yaitu protein susu. Seorang ibu yang menyusui bayi penderita alergi susu akan diberikan diet khusus oleh dokter. Jika bayi masih alergi, maka air susu ibu diganti dengan susu formula hipoalergenik yang berbahan protein hidrolisa atau tanpa kandungan asam amino.

Pengobatan terhadap alergi susu dilakukan dengan menggunakan:

  • Epinephrine, digunakan bila reaksi alergi berlangsung parah. Jika disuntikkan akan bekerja seperti bronchodilator.
  • Antihistamin, misalnya diphenhydramine, cetirizine, dan sebagainya.
  • Kortikosteroid. Untuk mengurangi pembengkakan dan gejala alergi lainnya. Kortikosteroid juga tersedia dalam bentuk salep kulit.
Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Alergi Kulit Pada Bayi
  • Akibat Minuman Keras yang Membahayakan
  • Hindari Penyakit Kanker Otak
  • Penyebab Munculnya Macam Macam Penyakit
  • Bayi Alergi: Gejala dan Penanganannya
  • Amankan Payudara dari Serangan Penyakit Kanker
  • Waspadai Obesitas pada Anak-anak
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA