logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Kesehatan    Macam-Macam Penyakit    Batuk

Batuk Karena Alergi Udara Dingin


Ilustrasi alergi udara dingin

Apakah Anda sering terbatuk-batuk pada pagi hari di rumah Anda? Namun, ketika Anda sudah mulai beraktivitas di luar rumah pada pagi hari, batuk-batuk tersebut langsung hilang? Atau mungkin ketika Anda berada pada suasana udara dingin seperti di Puncak atau daerah gunung, Anda sering kali terbatuk-batuk? Apabila jawabannya adalah ya, kemungkinan besar Anda mengidap alergi udara dingin.

Batuk Karena Alergi Udara Dingin

Alergi terhadap sesuatu hal memang sangat memungkinkan terjadi pada setiap orang. Setiap orang mempunyai kapasitas tubuh yang berbeda-beda untuk tidak menjadi atau pun menjadi terlalu sensitif terhadap sesuatu hal yang spesifik. Tubuh bisa menjadi sangat sensitif terhadap sesuatu seperti debu, bulu binatang, udara dingin, atau berbagai jenis bakteria lainnya.

Ada berbagai macam hal yang dapat menyebabkan seseorang mengalami alergi terhadap suatu hal yang spesifik. Alergi bisa berasal karena faktor gen keturunan, gaya hidup yang kurang sehat, polusi, atau karena faktor usia.

Semua faktor tersebut menyebabkan kemampuan sistem pertahanan tubuh kita termutasi, sehingga menjadi lebih “terbuka” akan suatu hal yang spesifik yang menyebabkan gangguan pada tubuh kita.

Batuk alergi adalah sebuah reaksi dari tubuh akibat ketidaksanggupan tubuh untuk menerima zat-zat tertentu, misalnya saat tubuh tidak dapat menerima cuaca dingin ataupun debu. Bisa juga terjadi alergi terhadap makanan ataupun minuman, misalnya susu.

Batuk merupakan suatu refleks yang dihasilkan oleh tubuh melalui sistem pernapasan untuk menghilangkan segala partikel yang mengganggu dan sifatnya asing, seperti lendir, mikroba, debu, atau iritasi. Jadi, batuk merupakan sebuah refleks yang normal dan baik untuk memperingatkan tubuh terhadap ancaman sesuatu.

Batuk dengan jenis karena alergi ini dapat muncul karena kehadiran alergen yang kemudian memicu produksi lendir. Produksi lendir menjadi berlebihan dan memenuhi saluran pernapasan kemudian menghasilkan batuk.

Alergi merupakan sebuah proses yang dialami oleh tubuh untuk melawan penyebab alergi yang telah masuk ke dalam tubuh. Tentu saja hal ini tidak berkaitan dengan adanya virus, bakteri, ataupun infeksi lainnya. Alergi dapat hilang jika orangtua menjauhkan anak dari penyebab alergen, serta dapat juga memberikan obat anti alergi kepada anak. 

Demikian halnya dengan batuk yang disebabkan oleh alergi. Biasanya batuk berlangsung lama, dan dapat hilang timbul selama alergen masih ada dan tidak diatasi. Batuk jenis ini dapat timbul ketika ada alergen yang masuk ke dalam badan dan akhirnya dapat menimbulkan lendir yang berlebihan pada saluran pernapasan. Akibatnya, saluran pernapasan di penuhi oleh lendir dan akhirnya terjadilah batuk.

Dalam kasus alergi udara dingin, salah satu tindakan pencegahannya adalah dengan membuat tubuh Anda tetap hangat. Gunakanlah selalu pakaian hangat sebagai pelindung apabila Anda ingin bepergian ke tempat-tempat dengan suhu udara yang dingin.

Bagi Anda yang menggunakan AC ketika tidur di kamar, usahakanlah agar bisa terbangun pada sekitar jam 2 pagi untuk mematikan AC agar udara di kamar tidak menjadi terlalu dingin pada pagi harinya.

Rajinlah untuk berolahraga agar tubuh Anda selalu dalam kondisi bugar dan sehat. Hindarilah makanan yang mengandung bahan pengawet, penyedap rasa, atau pemanis buatan. Hindari pula kebiasaan meminum air dingin karena hal tersebut justru akan makin memperparah kondisi Anda.

Biasakanlah untuk selalu meminum air hangat. Air hangat bisa menjadi salah satu penyembuh batuk karena alergi terhadap udara dingin yang efektif dan bahkan tanpa biaya sama sekali. Adapun jenis batuk alergi adalah sebagai berikut.

  • Batuk berdahak. Biasanya anak yang sedang batuk dengan berdahak mempunyai bunyi grok-grok. Untuk mengurangi gejala yang ada Anda bisa memberikan air putih yang banyak pada penderita. Jangan lupa pula untuk menjauhkannya dari zat-zat yang menjadi pemicu batuk.
  • Batuk mengi. Seseorang yang memiliki batuk mengi ini, biasanya disertai dengan bunyi yang ngik-ngik. Anda patut waspada jika mempunyai batuk mengi karena ada indikasi asma. Bila disertai sesak napas, sediakan saja inhaler untuk meredakan sesaknya. Bila berlanjut segera hubungi dokter.

Batuk alergi biasanya disertai dengan demam, cenderung mempunyai dahak, terjadinya pun sering di siang hari ataupun pada malam hari. Untuk mengatasi gejala batuk ini, biasanya dokter akan memberikan obat anti alergi, anti histamin, atau obat batuk saja. Kemungkinan besar dokter tidak akan memberikan antibiotika karena batuk dengan jenis ini tidak timbul karena adanya infeksi bakteri. 

Perlu Anda ketahui, batuk bisa saja disebabkan karena faktor lain dan bukan hanya karena faktor alergi udara dingin. Ada baiknya bila Anda melakukan konsultasi kepada dokter pribadi Anda apabila batuk Anda tidak kunjung sembuh dan seringkali dalam frekuensi yang berbeda selain di pagi hari.

Pencegahan Penyakit Batuk

Batuk merupakan penyakit yang umum dan bahkan telah dianggap sebagai hal yang biasa terjadi dalam masyarakat. Namun, jangan sampai batuk disepelekan karena batuk bisa menjadi pertanda awal penyakit yang lebih kronis seperti, asma, bronchitis, atau gangguan paru-paru lainnya.

Sebenarnya tidak sulit untuk menangani penyakit batuk karena alergi . Dengan penanganan yang tepat dan telaten, Anda dapat menagtasi  batuk ini dengan bantuan dokter. Periksakan diri Anda ke dokter dan dokter akan memberikan penanganan tersendiri untuk jenis batuk ini.

Untuk kontrol ke dokter selanjutnya, maka dokter akan memeriksa bagaimana keefektifan obat yang kemarin di berikan. Jika baik, maka dokter akan meneruskan terapi pengobatan tersebut. Apabila batuk sudah berkurang, mulai membaik, dan jarang sakit, maka pengobatan akan sedikit demi sedikit dikurangi.

Namun, apabila Anda lebih menyukai pengobatan tradisional untuk mengatasi batuk alergi, ada beberapa hal yang dapat Anda jadikan obat bagi diri Anda. Biasanya, obat batuk alami lebih bersifat aman dan tidak menimbulkan efek samping karena tidak terbuat dari bahan kimia dan sintetis yang membahayakan. Berikut adalah beberapa contohnya.

1. Susu Kambing

Susu kambing sangat bagus untuk mengatasi batuk alergi. Cara untuk mengonsumsinya biasa saja, sebagaimana susu segar yang lain. Anda harus memasak susu kambing ini terlebih dahulu, agar tidak ada bakteria atau mikroba yang masuk.

Jangan kaget jika kemungkinan diri Anda akan muntah di awal. Namun, ini pertanda yang baik karena dengan muntah maka dahak-dahak akan keluar dengan sendirinya dan tenggorokan menjadi bersih.

2. Madu

Madu dikenal luas sebagai penyembuh alami batuk. Madu memiliki nilai gizi yang sangat tinggi dan sangat membantu kita untuk menjaga kesehatan. Gula yang terkandung dalam madu berbeda dengan gula biasa. Gula dalam kandungan madu lebih mudah untuk diserap oleh tubuh dan dapat menghasilkan energi. Inilah sebabnya mengapa madu sangat baik untuk meningkatkan vitalitas.

Madu juga dikenal baik untuk pencernaan kita. Selain itu, ada kandungan kalsium, natrium, besi, garam iodine, radium, vitamin A, vitamin B, dan lain-lain. Mengonsumsi sesendok madu tiga kali sehari dapat Anda lakukan untuk diri Anda yang sedang batuk. Madu akan membuat Anda berenergi, sehingga tubuh mampu melawan batuk yang menyerang.

3. Jeruk Nipis

Jeruk nipis mempunyai kandungan tinggi vitamin C dan dapat meredakan batuk. Untuk mengonsumsinya, campurkan 1 sendok makan jeruk nipis dengan 3 sendok makan madu, kemudian aduk rata. Minum larutan ini 3 kali sehari. Untuk anak-anak, takarannya adalah setengah sendok teh. Sedangkan jika Anda tidak mempunyai madu, Anda dapat menggantinya dengan kecap.

4. Kencur

Obat tradisional lainnya adalah kencur. Bersihkan rimpang kencur sebanyak 5 gram, kemudian parut dan campurkan dengan madu. Jika Anda suka, kencur dapat dikunyah setelah dibersihkan tanpa perlu diparut ataupun di haluskan terlebih dahulu. Anda dapat memberikan ramuan ini kepada anak Anda sebanyak 2 kali ataupun 3 kali sehari. 

5. Jahe

Obat tradisional lainnya yang dapat Anda konsumsi adalah jahe. Jahe memiliki kelebihan sebagai penghangat badan. Oleh karena itu, jahe dapat pula melegakan tenggorokan di saat batuk. Untuk itu, bersihkan jahe kemudian haluskan dan saring sarinya. Rebus sebentar lalu tambahkan gula atau madu jika suka. Konsumsilah sebanyak 3 atau 2 kali untuk diri Anda yang sedang batuk.

Oleh karena itu, utamakan pola hidup sehat dengan berolahraga secara teratur. Jagalah pola makan Anda, sehingga Anda dapat menghindarkan diri dari penyakit batuk karena alergi udara dingin. Semoga bermanfaat.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Mengatasi Batuk Anak Balita Secara Alami
  • Penanganan Untuk Sakit Batuk
  • Mengobati Batuk Berdahak Secara Alami
  • Macam penyakit batuk
  • Mengenal macam-macam batuk
  • Mengobati Batuk Berdahak Pada Bayi
  • Ramuan Obat Batuk Kering Tradisional
  • Kecanduan Kandungan Rokok Bikin Sial
  • Tips Mengobati Batuk Kering
  • Waspadai Batuk Darah Akibat TBC
  • Cara Alami Mengobati Batuk Pada Bayi
  • Mengenal Batuk 100 Hari
  • Aneka Tips Mengobati Batuk
  • Mengenal Penyakit Batuk Kering
  • Pencegahan Penyakit Batuk Berdahak
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA