logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Agama & Kepercayaan    Kristen    Injil

Mengenal Alkitab Injil


Ilustrasi alkitab injil

Dalam kehidupan, diperlukan sebuah aturan agar hidup menjadi lebih teratur. Batasan mana yang baik dan mana yang tidak, menjadi sangat jelas. Sebuah kepercayaan kemudian diyakini sebagai aturan dasar dalam kehidupan. Kita mengenal ada lebih dari satu sistem kepercayaan di dunia ini. Islam, Kristen, Buddha, dan Hindu.

Masing-masing kepercayaan tersebut memiliki pedoman dan panduan. Sebuah pedoman yang kemudian dikenal dengan sebutan kitab suci. Islam dengan Al-Qur’annya, Hindu dengan Vedhanya, Buddha dengan Tipitakanya, dan Kristen dengan Injilnya.

Secara luas, kita-kitab suci tersebut memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Tidak terkecuali Alkitab Injil. Meskipun berbeda, pada dasarnya, semua agama, semua kitab berisi tentang ajaran kebaikan. Tentang bagaimana menjadi manusia yang baik untuk diri sendiri, lingkungan dan Tuhannya.

Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru dalam Alkitab Injil

Alkitab Injil adalah tulisan yang menggambarkan kehidupan, kematian, dan kebangkitan Yesus. Istilah Injil umumnya merujuk pada empat Injil kanonik, yaitu Injil Matius, Injil Markus, Injil Lukas, dan Injil Yohanes.

Namun, istilah ini biasa juga digunakan untuk merujuk pada tulisan-tulisan nonkanonik, seperti Injil Ibrani dan Injil Tomas. Istilah Injil kadang digunakan untuk menyebut pesan-pesan dalam keempat Injil atau keseluruhan Perjanjian Baru.

Penyebutan Injil sebenarnya hanya untuk empat kitab pertama yang ada di dalam Perjanjian Baru. Karena, Alkitab terdiri dari Perjanjian Baru dan Perjanjian Lama. Menurut sejarah, mengapa dinamakan perjanjian, karena pada saat diturunkan, ada sebuah "perjanjian" antara Allah dari bangsa Israel dengan umat manusia. Kemudian dilanjutkan dengan perjanjian antara Yesus dan seluruh umat manusia.

Secara umum diketahui, bahwa Alkitab terdiri dari dua perjanjian. Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Dalam Alkitab, bahasa yang digunakan untuk menulis Perjanjian Lama adalah bahasa Ibrani, sementara Perjanjian Baru ditulis dalam bahasa Yunani.

Dalam Alkitab Injil, terdapat pembagian antara Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Ada sekitar 39 buku atau kitab Perjanjian Lama dan 27 Perjanjian Baru. Selain kitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, ada sebuah kitab bernama Deuterokanonika. Jumlah kitab tambahan ini berbeda untuk masing-masing umat Kristen, yang terdiri dari Protestan dan Khatolik.

Ada perbedaan yang cukup besar antara Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Terutama dari isi kitab. Kitab Perjanjian Lama terdiri dari 5 bagian. Masing-masing adalah Kitab Taurat yang terdapat pada 5 kitab, Kitab Sejarah pada 12 kitab, Kitab Puisi pada 5 kitab, Kitab Nabi-nabi Besar pada 5 kitab, serta Kitab Nabi-nabi Kecil pada 12 kitab, yang jika dijumlahkan seluruhnya ada 39 kitab.

Berbeda dengan Perjanjian Lama, Perjanjian Baru terdiri dari Kitab Injil yang terdapat pada 4 kitab, Kitab Sejarah pada 1 kitab, Surat-surat Rasuli pada 21 kitab, dan Kitab Wahyu pada 1 kitab. Sama, jika dijumlahkan, jumlah keseluruhannya adalah 27 kitab.

Dalam masing-masing kitab, ada pasal dan ayat yang membedakan. Pasal yang paling panjang adalah Pasal Mazmur. Ada sekitar 150 pasal. Selain Mazmur, ada juga Pasal Yohanes, Yudas, Obaja dan Filemon.

Penyusunan kita-kitab yang ada di Alkitab Injil dilakukan secara semi kronologis. Disusun berdasarkan peristiwa yang terjadi. Terutama yang ada pada Kitab Sejarah. Kronologis kejadian disusun berdasarkan peristiwa yang terjadi secara berurutan. Anda tidak bisa membaca Kitab Kejadian sebelum Kitab Keluaran. Karena Anda tidak mengetahui latar belakang cerita dari kitab tersebut.

Pembagian kronologis peristiwa dalam kitab ini dilakukan dalam kurun waktu yang cukup lama. Para tokoh Gereja adalah sosok utama di balik penyusunan kita-kitab pada Alkitab Injil ini.

Alkitab Injil dan Etimologi

Istilah Alkitab Injil berasal dari bahasa Arab. Kata ini merupakan derivasi dari kata dalam bahasa Yunani euangelion (eu- "baik", angelion- "pesan" atau "kabar"). Penutur bahasa Inggris menyebutnya Gospel, derivasi dari bahasa Inggris Kuno gōd-spell (kabar baik).

Sebelum penulisan Injil pertama (Markus, sekitar 65 - 70 M), Rasul Paulus telah menggunakan istilah Injil ketika memberi peringatan kepada orang-orang di gereja Korintus: Dan sekarang, saudara-saudara, aku mau mengingatkan kamu kepada Injil yang aku beritakan kepadamu dan yang kamu terima, dan yang di dalamnya kamu teguh berdiri (1 Korintus 15:1).

Hipotesis Tentang Urutan Penulisan Alkitab Injil

Umumnya, Alkitab Injil Markus diyakini sebagai Injil pertama. Namun, saat ini beberapa ilmuwan yakin bahwa Injil Ibrani atau Injil Matius Asli ditulis lebih awal. Menurut hipotesis dua sumber, penulis Injil Matius dan Injil Lukas menggunakan Injil Markus sebagai salah satu sumber Injil mereka.

Sumber lain yang digunakan Matius dan Lukas yang isinya tidak ditemukan dalam Injil Markus dikenal dengan nama dokumen Q (Dari bahasa Jerman: Quelle, berarti "sumber"). Para ilmuwan meyakini dokumen tersebut merupakan dokumen tertulis.

Sebaliknya, hipotesis dua Injil, menyatakan bahwa Rasul Matius menulis Injil Matius, kemudian Lukas menulis Injil Lukas (dengan menggunakan Injil Matius sebagai sumber utama), dan baru diikuti oleh Injil Markus yang ditulis oleh Markus.

Teori ini menggunakan bukti internal (seperti struktur kalimat) dan bukti eksternal (seperti kesaksian dari gereja awal), sedangkan hipotesis dua sumber terutama bersandar pada bukti internal.

Tiga Injil pertama (Matius, Markus, dan Lukas) disebut Injil Sinoptik karena memiliki kesamaan peristiwa, ajaran, dan bahkan bahasa. Kata sinoptik berasal dari gabungan kata dalam bahasa Yunani, syn = bersama, dan opsis = melihat. Maksudnya, isi dari Injil Matius, Markus, dan Lukas dapat dilihat berdampingan.

Dalam risalahnya, James R. Edwards, seorang pendeta dan cendekiawan dari Amerika, mengajukan teori bahwa kemungkinan Injil Ibrani merupakan Injil pertama yang ditulis. Injil tersebut merupakan sumber Injil-Injil kanonik.

Berbagai Pendapat Tentang Masa Penulisan Alkitab Injil

Perkiraan tahun penulisan Injil kanonik sangat beragam. Akan tetapi, hanya ada sedikit sekali bukti untuk setiap pendapat. Kitab Injil yang berasal dari abad keempat tidak lengkap. Sementara dari masa sebelumnya, bahkan hanya penggalan-penggalan dan kutipan-kutipan yang masih bertahan.

Berikut ini perkiraan masa penulisan empat Alkitab Injil kanonik.

  • Markus, sekitar 68 - 73 M, atau 65 - 70 M.

  • Matius, sekitar 70 - 100 M, atau 80 - 85 M. Beberapa ilmuwan konservatif berpendapat Injil Matius ditulis sebelum 70 M, terutama yang tidak menerima pendapat bahwa Markus merupakan Injil yang pertama kali ditulis.

  • Lukas, sekitar 80 - 100 M. Sebagian besar ilmuwan berpendapat sekitar 85 M, atau sekitar 80 - 85 M.

  • Yohanes, sekitar 90 - 100 M, atau 90 - 100 M. Mayoritas ilmuwan berpendapat Injil ini ditulis bertahap, sehingga tidak ada tahun penulisan yang pasti.

Alkitab Injil Kanonik dan Injil Nonkanonik

Dari banyak Injil yang ditulis pada masa awal agama Kristen, hanya empat yang diterima sebagai bagian dari Perjanjian Baru atau kanonik. Gereja Katolik, di bawah kepemimpinan Paus Innosentius I pada peralihan abad kelima mengakui kanon Alkitab yang mencakup empat Injil, yaitu Injil Matius, Injil Markus, Injil Lukas, dan Injil Yohanes.

Pengakuan tersebut sebelumnya telah dilakukan pada sejumlah sinode regional, yakni Konsili Roma pada 382 M, Sinode Hippo pada 393 M, dan dua Sinode Karthago pada 397 M dan 419 M.

Selain empat Injil kanonik, ada beberapa Alkitab Injil yang tidak diterima sebagai kanon. Injil-Injil non-kanonik tersebut antara lain, Injil Ibrani, Injil Tomas, Injil Petrus, Injil Yudas, dan sebagainya.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Ayat-Ayat Alkitab untuk Pernikahan
  • Ayat Alkitab Sebagai Teman Berpikir
  • Beberapa Ayat Alkitab Tentang Kasih
  • Mengenal Alkitab Bahasa Ibrani
  • Aplikasi Alkitab untuk Blackberry
  • Kumpulan Ayat Alkitab Favorit : Salah Satu Metode Perenungan
  • Beberapa Ayat-Ayat Emas Alkitab Tentang Rezeki
  • Yuk, Mengenal Alkitab
  • Ayat Alkitab untuk Kartu Ucapan berbagai Event
  • Beberapa Ayat Emas Alkitab untuk Beragam Kondisi
  • Bible Reader, Alkitab Handphone
  • Mengenal Penulis Alkitab
  • Mengenal Alkitab Digital
  • Alkitab Elektronik, Perangkat Ibadah yang Simpel
  • Kumpulan Ayat Alkitab Pernikahan
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA