logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Keluarga    Anak-Anak    Anak

5 Tips Mengasuh Anak Kembar


Ilustrasi anak kembar

Mengasuh anak kembar membutuhkan seni dan tantangan tersendiri. Oleh karenanya persiapkan diri untuk kejutan-kejutan yang akan terjadi pada anak yang kembar Anda.

 

Beberapa hal yang biasanya terjadi pada anak yang kembar adalah hubungan dan ikatan batin yang erat pada sehingga mereka seringkali mengidentikkan dirinya sama dengan kembarannya. Inilah yang membuat mereka seolah menjadi satu seperti kehilangan dirinya sendiri.

 

Memiliki Anak Kembar

 

Memiliki anak yang kembar mungkin ada sebuah anugerah, karena memang begitulah sejatinya kehadiran seorang anak adalah anugerah dalam kehidupan orang tuanya. Begitu juga dengan keberadaan anak yang ternyata dilahirkan lebih dari satu yaitu dua.

 

Definisi anak yang kembar adalah anak yang ketika dilahirkan tidak hanya berjumlah satu, namun lebih dari satu. Fenomena anak yang kembar yang paling banyak ditemukan atau terjadi adalah anak dilahirkan berjumlah dua. Namun, juga ada beberapa peristiwa langkah dimana seorang ibu melahirkan anak sampai lima atau bahkan sembilan. Namun hal ini memang sangat jarang untuk ditemukan di dunia ini.

 

Anak yang dilahirkan kembar biasanya berasal dari sel telur yang sama. Hal ini akan menjadikan si anak menjadi kembar identik. Segala hal yang ada di dalam diri mereke kebanyakan juga sama. Seperti raut wajah, postur tubuh, atau bahkan sampai sikap dan perilaku.

 

Namun hal ini tidak selalu berlaku untuk anak yang kembar. Ada juga yang kembar namun hanya memiliki kesamaan dalam hal fisik saja. dalam hal sikap dan perilaku mereka memiliki perbedaan yang bahkan sampai ada yang bertolak belakang.

 

Hal ini dapat disebabkan oleh banyak sebab, selain faktor bawaan atau genetika. Lingkungan serta pola pendidikan yang diberikan orang tua kepada mereka akan sangat memberikan pengaruh terhadap bagaimana tumbuh kembang anak.

 

Memiliki anak yang kembar terkadang memang menghadirikan efek dilematis dalam kehidupan orang tuanya. Setelah rasa bahagia yang datang akibat diberikannya anugerah anak yang kembar ini, masalah akan muncul dalam proses perawatan dan pengasuhan anak yang kembar ini.

 

Mengasuh anak memang bukanlah sebuah hal yang mudah untuk dilakukan. Butuh banyak pengorbanan waktu dan juga tenaga. Karena dalam masa pengasuhan anak ini yang harus diberikan kepada anak adalah pelayanan. Orang tua harus dapat memberikan dan menyediakan segala hal yang diperlukan untuk si anak.

 

Mengasuh anak memang adalah sebuah hal yang mengueas tenaga. Bahkan dapat dikatakan sebagai hal yang melelahkan. Apalagi ketika anak sudah tidak lagi hanya dapat berbaring, anak sudah mulai melakukan banyak gerakan dimana memerlukan banyak pengawasan maka ada tugas tambahan bagi si orang tua.

 

Mengasuh anak yang kembar akan memberikan beban dan pengorbanan yang ganda. Layaknya memang mengasug dua bayi di saat yang bersamaan maka akan butuh lebih banyak tenaga dibandingkan hanya mengasuh satu bayi saja. Karenanya, tantangan terbesar dalam mengasuh anak yang terlahir kembar adalah memperlakukan mereka sebagai dua individu yang berbeda satu sama lain.

 

Mengasuh Anak Kembar

 

Seperti yang telah disebutkan bahwa mengasuh anak yang kembar akan ada perbedaan dibandingkan dengan mengasuh seorang bayi saja. ada beberapa hal yang patut diperhatikan dalam melakukan hal ini. Berikut ini lima tips mengasuh anak yang kembar yang dapat Anda terapkan pada anak-anak Anda.

 

Buat Kesepakatan dengan Suami

 

Kedua orang tua, baik ibu maupun ayah sebaiknya mempunyai pola pengasuhan dan pendidikan yang sama pada anak-anaknya. Jika tidak ada kesepakatan antara keduanya, bisa jadi ibu dan ayah memberikan dua hal yang berbeda yang membingungkan anak atau malah membuat anak mendapatkan peluang untuk memilih yang paling mereka sukai saja.

 

Ada baiknya sejak awal Anda sudah menyepakati bagaimana mengasuh anak yang kembar Anda. Tetapkan tujuan bersama bahwa anak-anak semestinya tumbuh menjadi dua pribadi yang unik dengan kelebihan masing-masing, meskipun mereka terlahir kembar.

 

Kadangkala, orang tua yang memperlakukan anak yang kembar dengan istimewa justru membuat anak yang kembar susah berkembang kepribadian dan keunikannya. Pola pengasuhan orang tua juga kadang menguatkan mereka untuk tumbuh identik satu sama lain sehingga sulit menjadi pribadi yang tunggal. Apalagi secara psikologis mereka memiliki kedekatan karena sejak dalam kandungan sudah bersama.

 

Kesepakatan ini juga dapat berupa bagaimana ibu dan ayah membagi waktu ketika mengasuh si anak. Karena memang secara nyata jarang ada orang yang mampu untuk mengasuh dua anak sekaligus walaupun memang tak menutup kemungkinan ada saja beberapa orang yang secara kesempatan dan tuntutan harus melakukan hal ini.

 

Kesepakatan ini berupa misalnya ketika ibu sudah merasa capek maka ayah dapat untuk menggantikan ibu mengawasi atau menjaga si anak. Dengan kerja sama antara kedua orang tua ini maka rasa lelah yang akan ada dapat sedikti terkurangi.

 

Tidak Selalu Memberikan dan Mengenakan Barang yang Sama

 

Rasanya menyenangkan melihat anak yang kembar mengenakan pakaian yang sama persis. Tetapi tahukah Anda bahwa kebiasaan ini sebenarnya kurang bijaksana?

 

Memberikan dua barang yang sama persis membuat mereka diperlakukan sama satu sama lain. Karenanya, janganlah selalu membelikan atau memberikan pakaian, sepatu, atau apapun yang sama.

 

Bedakan kepemilikan barang-barang tersebut. Jadi masing-masing anak memiliki barang milik pribadi. Ajak mereka bertanggung jawab terhadap barang-barang yang mereka miliki.

 

Memberikan Kebebasan untuk Memilih Aktivitas yang Disukai

 

Anak yang kembar seringkali sulit berpisah dari kembarannya. Oleh karenanya, latihlah mereka untuk tidak selalu bersama sejak kecil. Berilah ruang untuk masing-masing individu misalnya dengan memberikan kamar terpisah, lemari terpisah, dan juga kegiatan yang berbeda.

 

Cobalah berbagai kegiatan dan biarkan mereka menentukan mana yang paling mereka sukai tanpa tergantung pada apa yang disukai kembarannya. Berikan pengertian bahwa melakukan aktivitas yang disukai meskipun tidak sama dengan kembarannya bukan sesuatu yang salah. Doronglah mereka untuk berteman dengan anak-anak lain, bukan hanya bersama kembarannya.

 

Mengajarkan Untuk Bertanggung Jawab Terhadap Kesalahan Mereka Sendiri

 

Apabila salah satu anak membuat kesalahan, berikan punishment untuk anak yang bersalah. Bersikaplah adil pada mereka. Bisa jadi hal ini membuat salah satu anak yang tidak dihukum ikut merasa sedih.

 

Namun pada akhirnya dia akan bisa memahami bahwa meskipun dia sedih, hukuman itu memang sudah seharusnya diterima kembarannya karena kesalahannya. Dan dia tidak perlu merasa bertanggung jawab karena kesalahannya itu apabila memang tidak ikut melakukan kesalahan.

 

Tidak Mengistimewakan Si Kembar Dengan Anak yang Terlahir Tunggal

 

Tips mengasuh anak yang kembar ini juga sebaiknya juga dilakukan dengan memperhatikan anak lainnya apabila Anda mereka mempunya kakak atau adik yang terlahir tunggal.

 

Jangan mengistimewakan anak yang kembar dibandingkan anak tunggal, misalnya dengan selalu menegur dia jika berbuat kesalahan dan membiarkan si kembar jika berbuat hal yang sama.

 

Dengan bebrapa tips di atas maka usaha pengasuhan bayi yang dilahirkan kembar dapat dilakukan dengan ringan. Karena memang Tuhan Yang Maha Esa telah memberikan nikmat tambahan ini kepada orang tua para bayi yang telah lahir kembar maka tentunya Tuhan juga akan menyertai para orang tua ini kemampuan untuk dapat mengurusi dan mengasuh anak yang kembar ini.

 

Memang akan terasa rasa lelah yang lebih, namun dengan keyakinan yang tinggi serta semangat yang tak selalu padam pula maka segala rintangan dan kesulitan juga akan dapat dengan mudah dileawati.

 

Satu hal lagi yang tak boleh untuk dilupakan adalah selalu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar selalu usaha yang dilakukan diberikan kemudahan dan kemampuan. Hal ini akan memberikan sugesti tersendiri di dalam hati kedua orang tua untuk memang benar-benar bisa dan mampu melewati masa pengasuhan ini.

 

Setelah bayi telah berkembang dan tumbuh lebih besar maka anak telah dapat memiliki rasa tanggung jawab terhadap dirinya sendiri. Di masa inilah tenaga fisik yang dikeluarkan menjadi lebih berkurang. Karena mereka sudah dapat untuk melakukan beberapa hal dengan diri mereka sendiri dan tak butuh banyak bantuan.

Sampai di titik inilah seakan usaha  keras yang telah dikeluarkan terbayarkan dengan melihat perkembangan dan pertumbuhan anak yang kembar. Dan orang tuapun dapat lebih mensyukuri kehadiran anak kembar di antara kehidupan mereka.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Waspadai Anak Susah Tidur
  • Tips Mendidik Anak agar Menjadi Anak Soleh
  • Arti Dari Sebuah Nama Seseorang
  • Konsultasi Anak Usia Dini
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA