logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Hobi    Memasak   

Aneka Kue Kering Sebagai Kudapan Favorit di Hari Raya


Ilustrasi aneka kue kering

Aneka kue kering atau cookie diciptakan secara tidak sengaja. Pada saat itu pembuat kue di Belanda menggunakan secuil adonan untuk mengetes panasnya oven, sebelum memasukkan seluruh adonan. Dalam bahasa Belanda, cuilan kecil adonan itu disebut "kokje", yang artinya "kue kecil".

Ketika cuilan adonan tersebut matang dengan bagus, maka mereka mendapat ide untuk membuat kue-kue kecil dengan adonan bercitarasa manis yang dipanggang dalam ukuran sekali makan. Maka, jadilah aneka kue kering yang bermacam-macam bentuk.

Selain di Belanda, di Amerika, aneka kue kering atau cookies mulai populer sejak tahun 1930. Seorang pemilik penginapan di Massachusetts kehabisan kacang untuk membuat kue. Ia tak kehabisan akal, ia mengambil sebatang cokelat dan mencacahnya menjadi potongan-potongan kecil. Kemudian ia mencampur cincangan cokelat tersebut dengan adonan kue yang terdiri dari mentega, gula, dan tepung. Kemudian memanggangnya. 

Tak disangka-sangka, tamu-tamu yang disuguhi kue-kue itu menyukainya. Penginapan itu pun menjadi terkenal dan mendapat julukan baru, yaitu "The Tol House Cookie". Sampai sekarang kue yang dinamai "chocolate chip cookie" tersebut masih disukai dan menjadi cemilan klasik di Amerika.

Cookie memang makanan yang cocok untuk kudapan. Di Amerika 95,2% dari rumah tangga yang ada, mengonsumsi jenis kue ini untuk dessert atau kudapan. Dan melalui survey, diketahui pula bahwa Amerika mengonsumsi lebih dari 2 milyar kue per tahunnya, atau itu berarti sekitar 300 keping kue untuk setiap orang per tahunnya. Luar biasa.

Di Inggris kudapan manis sejenis kue kering ini mulai dikenal di abad ke-19. Masyarakat Inggris mulai memasukkan kue sekali suap ini ke dalam rutinitas minum teh sehari-hari mereka. Di Inggris, mereka menyebutnya sebagai biskuit atau roti manis.

Apakah Kue Kering itu?

Pada dasarnya adonan aneka kue kering sama dengan adonan cake atau roti. Campurannya terdiri dari tepung terigu, mentega, gula, dan/atau telur, diberi bubuk pengembang (baking powder).

Berbeda dengan cake atau roti, tekstur kue kering lebih rapuh dan garing karena mengandung kadar lemak yang lebih tinggi. Aneka kue kering dengan kualitas yang baik akan terasa ringan dan rapuh, tapi cukup keras untuk menahan isian.

Rahasia kue kering yang enak tergantung pada cara pembuatannya terutama saat membuat adonan. Usahakan waktu pada saat mencampur bahan-bahan untuk membentuk adonan tepat lamanya. Tidak terlalu cepat, apalagi teralalu lama karena akan menyebabkan adonan kue kering menjadi keras.

Aneka Kue Kering untuk Perayaan Hari Besar

Dalam setiap perayaan hari besar, acara makan-makan sudah menjadi acara khusus. Makanan, mulai dari yang ringan sampai yang berat, tampak terhidang. Tak ketinggalan aneka kue kering atau cookies yang terhidang menjadi suguhan atau menjadi makanan penutup.

Dalam perayaan hari besar umat Islam, seperti Idul Fitri atau Lebaran, tradisi membuat kue beberapa hari sebelum hari H tiba, sudah menjadi budaya tersendiri. Di Indonesia sendiri, ada beberapa jenis kue "wajib" yang seolah-olah sudah menjadi ciri khas sebagai kue lebaran, yaitu sebagai berikut. 

1. Kue Nastar

Kue kering dengan adonan manis yang diisi dengan selai nanas. Seiring dengan berkembangnya zaman dan semakin kreatifnya para pembuat kue dalam berkreasi menciptakan resep-resep baru, sekarang banyak varian dari kue nastar ini, seperti kue nastar stroberi, nastar nanas keju, nastar anggur, nastar kurma, dll.

2. Kue Putri Salju

Kue Putri Salju ini terbuat dari bahan dasar kue kering dengan cita rasa tidak terlalu manis. Setelah kue matang barulah ditaburi oleh tepung gula halus. Kue ini menjadi favorit anak-anak karena rasanya yang manis dan reyah di mulut.

3. Kue Kastangels atau Stik Keju

Keju berbahan dasar campuran mentega, tepung, telur, dan keju ini berasal dari Belanda. Jika ingin hasilnya lebih enak, campuran bahan keju dalam adonan biasanya menggunakan keju edam. Kemudian setelah dibentuk, kue ditaburi dengan keju parut. 

4. Kue Lidah Kucing

Kue ini mempunyai bentuk yang khas. Bentuknya panjang dan pipih, persis lidah kucing. Rasanya yang manis dengan tekstur yang kering, sangat disukai anak-anak. Tak mengherankan jika kue ini pun menjadi salah satu jenis macam kue yang menjadi favorit anak-anak.

Tentu saja di setiap daerah, selain aneka kue kering tersebut yang sudah identik dengan sebutan kue lebaran, ada kue-kue tradisioanl lain yang menjadi ciri khas suguhan lebaran. Seperti di daerah Jawa Barat yang terkenal dengan kue sagon, kue satu, dan kue semprong.

Selain itu, masih ada aneka kue kering klasik yang sekarang sudah sangat jarang dijumpai, seperti kue kenari, kue domino, kue semprit, dan spekulas.

Selain Lebaran, tentu saja ada perayaan hari besar yang sudah pasti diwarnai dengan berbagai hidangan, yaitu Natal. Sampai tahun baru tiba, biasanya umat Nasrani masih menyediakan suguhan makanan untuk menjamu tamu-tamu yang datang berkunjung. Ada beberapa kue Natal yang populer dari berbagai negara yang menarik, seperti berikut ini.

1. Gingerbread

Kue bercita rasa jahe ini diciptakan sejak gula dan rempah-rempah dapat dibawa kembali ke Eropa oleh tentara perang salib. Kemudian Ratu Victoria dan Pangeran Albert menetapkan bahwa gingerbread menjadi salah satu ikon tradisi natal.

2. Fattigmann

Kue kering tradisional dari Norwegia. Sudah ada sejak abad pertengahan. Kue ini digoreng dengan menggunakan lemak tawar.

3. Krumkake

Kue tradisional dari Norwegia ini juga sudah berumur ratusan tahun. Pada awal penciptaannya, Krumkake dipanggang di atas besi tipis dekoratif dengan api terbuka. Tapi, di zaman modern, kue berbentuk lembaran-lembaran tipis ini dibuat dengan menggunakan setrika listrik atau dipanggang di atas kompor. Teksturnya yang renyah akan langsung hancur pada gigitan pertama.

4. Pepparkakor

Kue tipis, kering, dan renyah bercita rasa jahe ini berasal dari Swedia. Dicetak dalam bentuk bunga dan hati yang menjadi ciri khasnya.

5. Pfeffernusse

Kue tradisional yang berasal dari Skandinavia. Adonannya dicampur dengan rempah-rempah dengan aroma yang kuat.

6. Resposteria

Kue ini bentuknya seperti shortbread yang dimasak dengan cara dipanggang sebentar, kemudian dicelupkan dalam larutan gula kayu manis. Kue ini biasaya dinikmati bersama kopi atau cokelat panas khas Meksiko.

7. Sandbakalse

Kue ini juga berasal dari Norwegia. Mulai diciptakan sejak abad ke-19. Adonannya ditekan dalam cetakan-cetakan kaleng kemudian dipanggang.

8. Springerle

Kue tradisional ini berasal dari Jerman Selatan, tepatnya daerah Bavaria. Di Austria pun kue ini menjadi ciri khas natal. Adonan kue terdiri dari gula, tepung, dan telur yang dicampur dengan adas manis, sehingga menghasilkan rasa yang khas. Walaupun bentuknya sederhana seperti persegi panjang atu bulat, cetakan springerle mempunyai bagian cekung yang dekoratif. Kue yang sudah lepas dari cetakan akan memiliki motif timbul di permukaannya. Antik.

9. Sugar Cookies

Kue ini populer dengan nama Amish atau kue gula Nazaret, diambil dari tempat tinggal Moravia di Nazaret, Jerman. Moravia adalah pencipta kue ini pada pertengahan abad 18.

Kue bertekstur renyah ini biasanya dicetak dalam berbagai bentuk khas ikon natal, seperti tongkat gula-gula, pohon natal, manusia salju, santa claus, ornamen natal, rusa, dan kereta saljunya, dll. Kemudian di permukaannya dilapisi oleh larutan gula berwarna putih seperti salju yang disebut icing. Setelah diberi lapisan icing, kue dihias lagi dengan gula berwarna-warni. Pada tahun 2001, negara bagian Pensylvania mengadopsi kue nazaret ini menjadi kue resmi negara.

Kue Kering dan Kesehatan

Sudah bukan rahasia lagi, jika setiap makanan yang dimasak dengan cara dipanggang, akan membangkitkan kandungan lemak jenuh jahat, yang menyebabkan tingginya kadar kolestorel dalam makanan tersebut. Mengudap aneka kue kering secara berlebihan dengan bahan dasar dari tepung, telur, mentega, dan gula, disinyalir dapat meninggikan kadar kolesterol dalam tubuh, yang dapat menyebabkan penyakit turunannya seperti jantung, penyempitan pembuluh darah, hingga stroke.

Selain itu, kandungan gula yang tinggi pada kue-kue bercita rasa manis, dapat menyebabkan obesitas dan sangat tidak dianjurkan bagi para penderita diabetes. Untuk meminimalisasi akibat buruk dari aneka kue kering, pilih kue-kue yang berbahan dasar gandum atau kedelai. Sekarang produk-produk dengan bahan dasar tersebut sudah banyak di pasaran.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Berkreasi dengan Resep Kue Nastar
  • Aneka Resep Kue Sus
  • Cara Membuat Kue dari Ketela
  • Kumpulan Resep Kue
  • Resep Black Forrest - Beda Nama, Beda Rasa, Penampakan Serupa
  • Aneka Kue Kering Berbahan Kacang
  • Penjelasan Lengkap tentang Kursus Kue
  • Cara Membuat Donat yang Nikmat dan Beda
  • Asyiknya Menghias Kue Tart Sendiri
  • Membuat Resep Kastengel
  • Resep Kue Putri Salju - Kreasi Lezat Penghias Lebaran
  • Resep Brownies Kukus Lezat
  • Budayakan Resep Kue Basah Khas Nusantara
  • Cara Pembuatan Donat
  • Cara Membuat Tape Spesial
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA