logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Hobi    Koleksi    Tanaman Hias

Anggrek Hitam, Anggrek Langka yang Terancam Punah


Ilustrasi anggrek hitam

Keaneka ragaman bunga anggrek menjadi daya tarik dari bunga yang sebenarnya tumbuh liar ini, termasuk juga anggrek hitam. Pesona anggrek apapun jenisnya telah berhasil mencuri perhatian para wanita terutama dari golongan ekonomi menengah dan atas. Tidak mengherankan bila mendiang ibu Tien Soeharto – istri presiden ke-2 Indonesia Soeharto – membuat sebuah taman khusus untuk mengumpulkan dan membudidayakan berbagai jenis anggrek yang tumbuh di tanah air.  Sampai sekarang taman anggrek nusantara ini menjadi salah satu daya tarik dari kompleks Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta.

Berbicara tentang Anggrek Hitam (black orchid), sebenarnya tidaklah berwarna hitam seperti namanya. Perbedaannya dengan anggrek lain terletak pada lidahnya (labellum). Anggrek hitam memiliki labellum berwarna hitam, yang menjadi ciri khasnya sehingga disebut anggrek hitam. Dengan demikian ketika menyebut anggrek hitam maka sebenarnya hanya merujuk pada satu jenis anggrek yang bagian lidahnya berwarna hitam. Tentu saja dibanding anggrek lain, anggrek hitam ini memiliki pesona tersendiri.

Habitat Anggrek Hitam

Mungkin Anda termasuk yang belum pernah melihat Anggrek Hitam karena kelangkaannya. Anggrek ini berasal dari Kalimantan Timur. Biasanya hidup di hutan-hutan Kalimantan Timur. Namun sebenarnya telah diupayakan untuk dibudidayakan dengan membuat habitat yang sesuai dengan aslinya yakni pada pohon tua di dalam hutan Kalimantan Timur. Namun upaya tersebut tidak sepenuhnya berhasil, sehingga keberadaan anggrek hitam sebagai salah satu jenis anggrek langka belum tertanggulangi secara optimal.

Pada habitat aslinya, anggrek hitam menempel pada pohon-pohon tua (epifit), di dekat pantai atau daerah rawa dataran rendah, atau di dekat sungai hutan basah. Meskipun menjadi ciri khas flora Kalimantan Timur, anggrek ini juga dapat ditemui di tempat-tempat lain, seperti Mindanao dan Semenanjung Malaya, Pulau Luzon dan Pulau Samar Filipina.

Mungkin karena termasuk jenis anggrek yang langka, anggrek hitam menjadi buruan para penggemar anggrek untuk dikoleksi dan dibudidayakan. Sekalipun pada prakteknya termasuk tidak mudah untuk mengoleksi dan membudidayakan anggrek hitam ini.

Cara Hidup dan Ciri Khas Anggrek Hitam

Anggrek hitam sebenarnya tidak berbeda dengan jenis anggrek lainnya dalam hal penanaman. Mereka berkembang biak dengan biji atau bisa juga dengan cara dipisahkan dari umbi semunya. Tanaman ini hidup menempel pada tumbuhan lain (epifit). Umumnya, tumbuhan yang dijadikan tempat hidupnya berumur tua dan berada di daerah rawa. Dengan demikian pemindahan pada saat membudidayakan anggrek hitam ini harus membuat media tanaman yang sesuai dengan habitat aslinya. Bila tidak, maka tanaman anggrek hitam ini tidak akan bisa tumbuh dengan sempurna. Sementara di habitat aslinya pun yaitu di pedalaman hutan Kalimantan Timur, anggrek hitam ini sudah sulit ditemukan. Terutama karena telah terjadi perambahan hutam secara masif yang membuat pohon tua yang dijadikan tempat hidup anggrek hitam juga semakin jarang ditemukan.

Selain berlidah hitam, yang membedakan anggrek hitam dengan anggrek lainnya adalah baunya yang wangi semerbak. Biasanya, tanaman ini berbunga pada bulan Maret hingga Juni. Lengkap sudah keistimewaan anggrek hitam ini, sehingga menjadi anggrek istimewa terutama di mata para penggemar bunga anggrek tentu saja.

Terancam Punah

Anggrek hitam termasuk flora yang keberadaannya kian langka. Hal ini disebabkan, maraknya perdagangan anggrek hitam, dan penebangan liar serta kebakaran hutan yang hampir selalu terjadi tiap tahun. Banyaknya anggrek hitam yang diperdagangkan disebabkan oleh nilai ekonomisnya yang sangat tinggi. Para kolektor anggrek rela membayar mahal untuk bunga langka ini. Justru semakin langka anggrek hitam ini, nilai jualnya pun menjadi semakin tinggi.

Para pedagang anggrek yang biasa menjajakan anggrek di pinggir jalan seringkali mengelak telah mengambilnya dari hutan liar. Beberapa di antaranya beralasan bahwa mereka hanya mengambil anggrek hitam yang menempel pada pohon-pohon tua yang telah ditebang (tumbang). Jadi daripada tidak dimanfaatkan, mereka mengambilnya untuk dijual dengan harga tinggi. Tentu saja pada akhirnya bunga anggrek hitam ini akan semakin langka bila tidak diimbangi dengan upaya untuk membudidayakannya secara optimal. Sebab ketidak seimbangan antara permintaan dan persediaan inilah yang membuat tanaman anggrek hitam semakin langka.

Proteksi untuk Anggrek hitam

Tergiur dengan harga jualnya yang tinggi, membuat para pengrajin dan pedagang tanaman anggrek hitam selalu mencari cara untuk mendapatkannya. Ketika kepergok sedang memperjual belikan anggrek hitam ini, akan muncul beribu alasan sehingga mereka akan terbebas dari jerat hukum. Misalnya saja seringkali seorang pedagang beralasan bahwa mereka mengambil anggrek hitam ini dari penduduk yang tinggal di sekitar hutan. Menurut para pedagang ini, penduduk yang hidup di dalam dan di sekitar hutan banyak yang menjual anggrek disebabkan nilai ekonominya yang besar.

Mereka mengaku tidak mengambilnya langsung dari hutan dengan cara menebang pohonnya. Jadi masih ada pohon-pohon (sisa) yang dijadikan habitat hidup anggrek hitam ini. Tapi tentu saja alasan ini sungguh sebuah alasan yang mengada-ada, karena buktinya habitat anggrek hitam di hutan-hutan semakin hilang sehingga anggrek hitam pun akan semakin langka.

Dengan berbagai pertimbangan dan aspek penyelamatan dari kepunahan itulah, pemerintah telah memasukkan tanaman Anggrek hitam sebagai tanaman langka yang dilindungi. Menurut PP No. 7 tahun 1999, terdapat larangan memperjualbelikan anggrek ini secara bebas kecuali hasil budidaya. Meskipun begitu, perburuan dan perdagangan bebas anggrek hitam ini tetap marak terjadi.

Seperti juga yang terjadi pada berbagai tanaman dan hewan langka lainnya, kepunahan terjadi tidak semata-mata karena kegagalan perkembang biakan, melainkan bisa dipercepat dengan peran manusia baik secara langsung maupun tidak langsung. Peran manusia secara langsung adalah dengan mengambilnya secara tidak terkendali. Sementara peran manusia secara tidak langsung adalah dengan mengganggu dan menghancurkan habitat aslinya. Kedua aspek tersebut terjadi pada tanaman anggrek hitam sehingga semakin hari keberadaannya semakin sedikit.

Tentu saja kita berharap jangan sampai para kolektor tanaman anggrek hitam menjadi penyebab kepunahan anggrek hitam yang hidup di hutan-hutan dataran rendah Kalimantan. Begitu juga dengan para pedagang anggrek hitam, jangan hanya memikirkan segi keuntungan semata bahwa anggrek hitam bernilai jual tinggi. Bila hanya memikirkan kepentingan sendiri baik sebagai kolektor maupun sebagai penjual, pada akhirnya tanaman anggrek hitam ini tidak akan bisa diselamatkan.

Bila hal ini benar-benar terjadi maka pada akhirnya bangsa ini akan kembali kehilangan kekayaan yang semestinya menjadi salah satu kekayaan yang tak ternilai. Dan ini justru terjadi karena kepentingan segelintir orang yang hanya memikirkan kepentingan sendiri. Namun demikian pemerintah tetap harus terus-menerus melakukan kampanye tentang penyelamatan bunga anggrek hitam ini bila tidak mengharapkan suatu hari bunga indah ini akan benar-benar langka, lalu punah sebelum dilakukan berbagai upaya penyelamatan. Maka kekayaan flora nusantara yang menjadi kebanggaan itu pun satu demi satu hanya tinggal catatan dan foto semata.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Berkebun Anggrek Dendrobium
  • Jenis Penyakit Tanaman: Menyerang Akar Hingga Daun
  • Budidaya Tanaman Hias dalam Pot
  • Anggrek Cattleya, Sang Primadona
  • Bunga Telur, Hiasan Khas Pelaminan Pengantin Melayu
  • Jenis Tanaman Obat di Sekitar Rumah
  • Daun Anggrek Bulan Bisa Bicara
  • 29 Spesies Anggrek Langka yang Dilindungi
  • Keuntungan Budidaya Tanaman Bunga Matahari
  • Jenis Tanaman Berbahaya Yang Perlu Anda Ketahui
  • Manfaat Bunga Sepatu
  • Pengertian Tanaman dan Cara Hidupnya
  • Hiasi Halaman Anda Dengan Mawar
  • Anggrek Kalimantan: Cantik Tapi Kurang Populer
  • Bunga Tanjung: Dari Nama Tempat Hingga Obat
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA