logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Referensi    Ilmu Pasti    Fisika

Angin - Kawan dan Lawan Manusia


Ilustrasi angin

Tiupan semilir angin terasa menyejukkan di tengah siang hari bolong yang menyengat. Angin betulan tentunya, bukan berasal dari penyejuk udara yang biasa dipasang di ruangan-ruangan yang ada di perkotaan sekarang ini.

Kadang, angin terasa mengerikan juga membahayakan, jika tiupannya tak lagi semilir. Ketika tiupan angin menerpa pepohonan dengan dahsyatnya dan merobohkan pepohonan tersebut. Bahkan, tiupan dahsyatnya dapat menerbangkan semua yang ada di sekitarnya. Di Amerika, tiupan dahsyat angin dikenal dengan nama Tornado, merupakan badai yang dapat menghancurkan dan merusak daerah yang dilaluinya.  

Alat untuk mengukur kecepatan tiupan angin disebut dengan anemometer. Biasanya, menggunakan sensor berupa putaran baling-baling atau sejenis cangkir bertangkai. Akan tetapi, kadang dilakukan pengukuran kecepatan angin tingkat tinggi dengan menggunakan sinyal ultrasonik yang mempunyai kecepatan yang tersebar.

Gelombang yang ada di permukaan lautan dapat digunakan pula sebagai prakiraan kecepatan angin yang bertiup di sekitar permukaan lautan. Satelit Pencitraan Bumi (geostationary imagery) digunakan pula sebagai alat untuk menentukan prakiraan tiupan angin pada atmosfer Bumi, berdasarkan sejauh mana awan bergerak dari satu citra ke citra lainnya.

Ilmu yang mempelajari angin disebut dengan Teknologi Angin. Fokus pembahasan ilmu ini adalah mempelajari akibat yang ditimbulkan angin pada bangunan dalam suatu lingkungan, seperti gedung, jembatan, dan seluruh bentuk bangunan hasil karya manusia.

Definisi Angin

Secara teoretis, angin adalah gas yang mengalir dalam volume yang sangat besar. Angin tak hanya terdapat di permukaan Bumi saja, angin juga terdapat di ruang angkasa. Jika di permukaan Bumi, angin merupakan udara bergerak dalam volume yang sangat besar, di ruang angkasa dikenal ada yang disebut dengan angin matahari dan angin antar-planet. Angin matahari adalah gas atau partikel matahari yang bergerak menuju ruang angkasa. Sedangkan, angin antar-planet adalah cahaya yang berasal unsur-unsur kimia yang berubah menjadi gas dan bergerak dari atmosfer planet ke ruang angkasa.

Tiupan angin disebabkan oleh perbedaan tekanan udara sehingga menimbulkan pergerakan udara bertekanan tinggi ke udara bertekanan rendah. Secara umum, tiupan angin dalam volume yang sangat besar ditimbulkan oleh adanya perbedaan panas antara daerah yang berada di garis ekuator dan daerah-daerah yang berada di kutub Bumi. Rotasi planet-planet juga dapat menjadi salah satu penyebabnya. Sedangkan, di daerah dekat dengan permukaan Bumi, gesekan-gesekan yang terjadi dengan atmosfer Bumi mengakibatkan tiupan angin semakin melemah menuju daerah dengan tekanan udara lebih rendah.

Jenis-jenis Angin

Kita mengenal jenis-jenis tiupan angin. Beberapa di antaranya adalah berikut ini.

  • Angin tropik,  pola angin yang bertiup di daerah sekitar ekuator dari arah timurlaut (berasal dari Bumi bagian utara) dan tenggara (berasal dari Bumi bagian selatan). Salah satunya dikenal dengan nama angin monsoon.
  • Angin barat, angin yang bertiup di daerah di antara 35-65 derajat garis bujur dan bertiup dari darah barat ke timur kemudian ke arah utara bagian belakang daerah subtropis.
  • Angin timur, angin yang bertiup dari daerah bertekanan udara tinggi di kutub (Utara dan Selatan) menuju daerah bertekanan udara rendah di sekitar bagian barat Bumi.
  • Angin darat dan angin laut, angin yang bertiup dari darat ke laut (angin darat) dan angin yang bertiup dari laut ke darat (angin laut), akibat adanya perbedaan temperatur di atas permukaan laut sehingga mengakibatkan adanya perbedaan tekanan udara.  
  • Angin di sekitar pegunungan, ditimbulkan oleh adanya perbedaan temperatur di sekitar pegunungan, semakin tinggi permukaan gunung (dari atas permukaan laut) temperaturnya semakin berkurang sehingga terjadi perbedaan tekanan udara.

Angin Munsoon

Angin Munsoon atau muson merupakan angin yang berhembus secara periodik, yaitu minimal tiga bulan. Periode angin muson antara periode yang satu dengan periode lainnya, polanya akan berlawanan dan berganti arah secara berlawanan setiap enam bulan atau setengah tahun.

Pada umumnya, saat setengah tahun pertama, berhembus angin darat yang kering, lalu setengah tahun berikutnya, berhembus angin laut yang basah. Matahari berada di belahan langit selatan pada bulan Oktober sampai April sehingga Benua Australia lebih banyak mendapat pemanasan matahari dari Benua Asia.

Hal ini menyebabkan Australia memiliki pusat tekanan udara rendah (depresi), sedangkan di Asia memiliki pusat-pusat tekanan udara tinggi (kompresi). Akibatnya, arus angin dari Benua Asia menuju ke Benua Australia. Di Indonesia sendiri, angin ini adalah angin musim Timur Laut di belahan bumi Utara dan angin musim Barat di belahan bumi Selatan.

Angin ini melalui Samudera Pasifik dan Samudera Hindia sehingga banyak membawa uap air. Oleh karena itulah, di Indonesia pada umumnya terjadi musim penghujan. Seluruh wilayah Indonesia diliputi oleh musim penghujan. Namun, penyebarannya tidak merata, yakni semakin ke arah timur, curah hujan akan semakin kecil karena kandungan uap airnya semakin sedikit.

Matahari berada di belahan langit utara pada bulan April sampai Oktober sehingga menyebabkan Benua Asia Lebih panas diandingkan Benua Australia. Oleh karena itu, di Asia terdapat pusat-pusat tekanan udara rendah, sedangkan si Australia terdapat pusat-pusat tekanan udara tinggi. Akibatnya, terjadi perpindahan angin dari Australia menuju Asia. Angin munson atau angin muson terbagi menjadi dua, yakni Munson Barat atau lebih dikenal dengan Angin Musim Barat dan Munson Timur atau lebih dikenal dengan Angin Musim Timur. 

Pemanfaatan Angin

Energi yang ditimbulkan oleh angin dapat dimanfaatkan oleh manusia sehingga menunjang kehidupan manusia sehari-hari. Pemanfaatan angin di antaranya adalah untuk:

  • transportasi, angin digunakan untuk transportasi perairan menggunakan kapal dan transportasi udara. Meskipun sekarang ini gerakan kapal laut dan kapal udara dilengkapi pula oleh mesin-mesin mutakhir, angin tetap memberikan peranan besar untuk transportasi perairan dan udara.  
  • sumber tenaga, angin dapat digunakan sebagai sumber tenaga listrik seperti banyak dibangun di negara-negara Eropa, dengan membangun instalasi turbin yang digerakkan oleh angin dan juga pabrik penggilingan yang digerakkan oleh angin.
  • rekreasi, angin dipakai juga untuk melakukan sarana rekreasi populer (seperti paralayang, berlayar) atau menerbangkan balon udara.

Pemanfaatan Energi Angin di Indonesia

Di Indonseia, pengembangan lebih lanjut pemanfaatan tenaga angin sebagai sumber energi bukanlah hal yang tidak mungkin. Terlebih, potensi angin yang melimpah di kawasan pesisir Indonesia, tetapi jumlah total kapasitas terpasang dalam sistem konversi energi kurang dari 800 kilowatt.

Pada umumnya, kecepatan angin di wilayah Indonesia di bawah 5,9 meter per detik yang dianggap kurang memadai untuk membangun pembangkit listrik. Tapi, hal itu bukan berarti tidak bermanfaat. Beberapa tathun yang lalu, lima unit kincir angin pembangkit dengan kapasitas masing-masing 80 kilowatt (kW) teah dibangun di Indonesia. Pada 2007, dibangun tujuh unit tambahan di empat tempat dengan kapasitas sama, yaitu Pulau Selayar tiga unit, Sulawesi Utara dua unit, dan Pulau Nusa Penida, Pulau Bali, dan Bangka Belitung.

Pemerintah sudah mulai mengembangkan PLTB (Pembangkit Listrik Tenaga Bayu). Namun, sebelum mengembangkannya, harus dilakukan pemetaan potensi angin di Indonesia. Sampai saat ini, belum ada pemetaan komprehensif di Indonesia karena pengembangannya memerlukan biaya besar.  

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Penurunan Permukaan Tanah dalam Tinjauan Ilmu Fisika Tanah
  • Memanfaatkan Energi Surya
  • Berkenalan dengan Energi Nuklir
  • Sumber Energi Cahaya Matahari dan Altenatif
  • Jenis dan Proses Pembentukan Batuan
  • Aplikasi Hukum Gauss: Penghitungan Medan Listrik
  • Mikroskop dan Fungsinya
  • Pemanfaatan Energi dan Cara Mengatasi Pemanasan Global
  • Fisika Gasing: Hukum Kekekalan Momentum Sudut dan Torsi
  • Bidang Kajian Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam
  • Energi Angin, Penerapan Fisika Mekanika
  • Mengenal Alur Siklus Hidrologi secara Alami
  • Mengenal Energi Ionisasi
  • Sumber Energi Angin dan Kincir Angin
  • Fisika Dasar Tentang Panas
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA