Antropologi Budaya, Cabang Ilmu Sosial
Manusia sebagai makhluk sosial tentunya tidak terlepas dari yang namanya budaya. Manusia bisa dikatakan sebagai makhluk yang berbudaya, yaitu yang berakal budi dan memiliki pengetahuan tentang bahasa, agama atau kepercayaan, adat istiadat, kebiasaan, hukum atau norma yang berlaku di sekitar lingkungan tempat tinggalnya.
Antropologi budaya atau juga biasa disebut antropologi sosial budaya erat kaitannya dengan hal tersebut. Cabang ilmu sosial ini mempelajari tentang hubungan manusia dengan apa yang menjadi pola hidup yang berkembang, seperti cara berperilaku, nilai-nilai, dan tradisi di sekitarnya dan menurun ke generasi-generasi selanjutnya.
Dalam pendekatan dan penerapan ilmu antropologi budaya, ada beberapa cabang ilmu lain yang mendukungnya. Di antaranya sebagai berikut.
Filsafat
Logika berpikir yang menjadi dasar ilmu filsafat dipergunakan dalam pendekatan antropologi budaya suatu wilayah.
Sosiologi
Merupakan bagian dari ilmu filsafat yang mempelajari tentang masyarakat termasuk hubungan antara manusia satu dan manusia lainnya baik secara individu maupun kelompok.
Psikologi
Sebagai subdisiplin ilmu antropologi, psikologi menjembatani kepribadian individu dengan kebudayaan yang melingkupi lingkungan hidup masyarakat. Proses mental seperti emosi, kemampuan kognitif, cara pandang, dan motivasi yang terbentuk di suatu lingkungan masyarakat akan berpengaruh pada penerimaan budayanya.
Ekonomi
Cabang ilmu sosial ini memberikan pengaruh yang sangat kuat dalam mempelajari kebiasaan masyarakat dalam melakukan kegiatan ekonomi seperti produksi, distribusi, konsumsi barang dan jasa serta manajemen pendapatan.
Politik
Dalam kehidupan sehari-hari masyarakat mengenal bahkan melakukan politik. Seperti misalnya dalam adat kebudayaan di suatu wilayah tertentu, ada ketua adat yang menjadi pembuat keputusan, decision maker, dalam menentukan regulasi atau aturan yang berlaku atas sukunya. Politik lebih mengacu kepada pemerintahan yang mengepalai dan mengatur negara.
Linguistik
Ilmu kebahasaan ini merupakan pendekatan yang cukup efektif terhadap pemahaman adat, budaya, dan kebiasaan dalam pola hidup yang berkembang di suatu masyarakat. komunikasi termasuk di dalamnya di mana terjadi interaksi antarkelompok manusia sehingga timbul hubungan timbal balik yang saling mempengaruhi satu sama lain.
Antropologi budaya juga membahas tentang akulturasi budaya, yaitu bercampurnya dua budaya menjadi satu tanpa meninggalkan ciri khas budaya lama.
Akulturasi budaya merupakan proses sosial yang biasa terjadi ketika ada satu atau lebih unsur kebudayaan asing mencoba masuk ke kebudayaan sekelompok masyarakat tertentu.
Lambat laun budaya asing tersebut dapat diterima, namun unsur kebudayaan lama dari kelompok itu tidak hilang dan tetap dipertahankan.






