logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Referensi    Ilmu Sosial    Ilmu Pendidikan

Apa itu Pendidikan menurut Pandangan Beberapa Pihak


Ilustrasi apa itu pendidikan
Apa itu pendidikan? Begitu pentingkah pendidikan bagi kehidupan sehingga dimanapun dan kapanpun, bahkan dengan siapapun kita ngobrol seringkali pendidikan menjadi topik pembicaraan yang hangat. Kita memang secara terus menerus mendapatkan pertanyaan dan selalu menggantung jawaban sebab pendidikan memang sebenarnya tidak perlu dipertanyakan lagi. Pendidikan bukan dimaksudkan untuk mendapatkan pekerjaan.

Ikhlas Menuntut Ilmu

Kalau pendidikan hanya diniatkan untuk mendapatkan pekerjaan yang baik dengan gaji yang besar, maka pendidikan hanya akan melahirkan orang yang gila kerja tanpa ada hati. Pola pikirnya seharusnya adalah bahwa dengan pendidikan yang baik yang berdasarkan keikhlasan dalam menuntut ilmu, pekerjaan itu akan hadir sendiri karena ketrampilan didapat juga dengan dorongan untuk memberikan yang terbaik. Orang-orang yang menuntut ilmu dengan dasar ikhlas ini akan menjadi tidak hanya pekerja yang baik.

Mereka akan menjadi pekerja dengan hati. Pekerja seperti inilah yang akan memberikan kontribusi yang maksimal. Ia akan selalu melakukan yang terbaik karena ia tahu bahwa apapun yang dilakukannya adalah bentuk ibadah kepada Khaliknya. Tidak mudah mendapatkan orang seperti ini. Pendidikan yang diberikan kepadanya adalah pendidikan yang mengasah dan menumbuhkan hati, jiwa, dan raganya. Kurikulum yang dijalankan tidak hanya kurikulum yang menyangkut bagaimana otaknya berkembang.

Pendidikan itu bagaimana membuat hati menjadi pilot bagi otak dan raganya. Hati yang memimpin ini akan menjadi hati yang selalu dekat kepada Sang Pencipta. Ketika ia merasa dekat dengan Sang Maha Segalanya itu, maka ia akan selalu berpikir bagaimana memberikan yang terbaik kepada diri dan orang-orang  yang ada di sekitarnya serta lingkungannya yang lebih luas. Ia tidak akan menjadi benalu apalagi menjadi pengrusak.

Baginya jangankan menjadi pengganggu, bila ia tidak bermanfaat saja, maka ia akan hilang dari peredaran orang-orang yang diharapkan hadir di dunia ini. Perasaan dan pendapat seperti ini akan mengarahkan orang menjadi orang yang baik dunai akhirat. Inilah tujuan pendidikan yang sesungguhnya. Jadi, kalau pendidikan hanya mengutamakan angka dan tidak melihat jiwa serta hati, tunggulah hasilnya adalah orang-orang yang akan memakan orang lain.

Dunia akan dianggap sebagai hutan rimba. Orang akan saling terkam dan tidak akan ada lagi kedamaian di dunia ini. Semuanya ingin merasa dirinyalah yang menjadi pemenang dan yang lain harus menjadi pecundang. Keegoisan yang tercipta dalam dunia pendidikan akan membuat orang berlomba dalam mengejar kekayaan dan kemakmuran dunia tanpa memikirkan bahwa malaikat maut itu melihat dan mengintip manusia sebanyak 70 kali sehari semalamnya.

Menumbuhkan Kecerdasan Hati

Pendidikan yang menumbuhkan kecerdasan hati adalan pendidikan yang mengajarkan bahwa kecerdasan yang sesungguhnya adalah ketika hati selalu ingat mati. Bila kematian adalah motivasi utama untuk bergerak sebanyaknya dalam mengumpulkan amal, maka hati akan mencari cara melakukan kebajikan. Suatu bangsa yang dipenuhi oleh produk pendidikan dengan karakter seperti ini, akan mendapatkan para pekerja yang disiplin dan berprestasi.

Motivasi mereka sangat jelas dan mereka sangat tahu ke mana diri mereka akan berlabuh. Kemakmuran pasti akan tercapai karena penghuni negara itu adalah orang-orang baik yang kenal Tuhannya dan tahu bagaimana menjalankan amanah dalam hidup yang sebenarnya. Tidak mudah untuk mendapatkan konsep pendidikan agar bisa mendapatkan hasil yang seperti itu. Hanya kalau manusia mau mengikuti tuntunan yang telah diberikan oleh manusia paling mulia di dunia, Rasulullah.

Rasulullah telah terbukti mampu mendidik para sahabatnya menjadi umat terbaik di bumi ini. Inilah didikan yang luar biasa yang seharusnya ditiru. Selanjutnya, untuk ketrampilan yang dibutuhkan, kurikulum bisa menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Misalnya, pengetahuan dan ketrampilan berbahasa diberikan secara langsung dan tidak harus dicekok dengan berbagai bahasan teori pada tingkat dasar. Pada tingkat lanjutan, baru diberikan yang sesuai dengan kebutuhannya.

Diskusi dan Bukan Debat

Pendidikan untuk saat sekarang memang seharusnya tidak perlu diperdebatkan lagi. Hal paling urgen harus kita lakukan adalah melakukan pembenahan dan perombakan jika perlu terhadap berbagai aspek pendidikan di negeri ini.Dan, pertanyaan apa itu pendidikan seharusnya tidak perlu dilontarkan sebab yang terpenting adalah bagaimana pendidikan itu?

Pendidikan adalah sebuah proses, maka pertanyaan yang paling signifikan untuk menanyakan keberadaan pendidikan adalah bagaimana proses pendidikan dapat dilakukan untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia kita. Masalah pendidikan ini hendaknya didiskusikan dan bukan diperdebatkan.

Pendidikan adalah Sebuah Proses
Sebagai sebuah proses, maka keberadaan pendidikan dalam kehidupan kita adalah sesuatu yang sangat dekat dan bahkan dapat kita katakan sebagai bagian integral dari kehidupan kita. Setiap saat, diri kita selalu melaksanakan kegiatan pendidikan dan pembelajaran, baik melalui pendampingan oleh personal, maupun pendampingan dari alam.

Oleh karena konsepnya pendidikan itu adalah sebuah proses, maka setiap saat jawaban atas apa itu pendidikan juga mengalami perubahan. Atau setidaknya dalam hal ini kita menjumpai bahwa pengertian pendidikan terus mengalami perubahan sebab pendidikan adalah bagian integral kehidupan. Dan, sebagai bagian integral, maka sudah pasti pendidikan tidak dapat terlepas dari kondisi yang ada di sekitarnya.

Beberapa Pengertian Pendidikan
Untuk memperjelas pengertian dasar dari pendidikan, maka kita coba untuk memberikan uraian dasar mengenai pendidikan sebagai berikut:

* Pendidikan adalah proses atau kegiatan belajar mengajar yang dilakukan antara pengajar (guru) dengan yang diajar (anak didik) untuk mendapatkan suatu pengetahuan yang diinginkan dan diharapkan dapat menjadi satu bekal untuk masa depan yang lebih baik.

* Pendidikan adalah proses atau kegiatan belajar mengajar di sekolah, yang dilakukan antara guru dengan muridnya untuk meningkatkan kecerdasan pada murid yang akan menjadi sumber daya manusia dan penerus kehidupan bangsa.

* Pendidikan adalah proses pembelajaran yang dilakukan secara langsung maupun tidak langsung antara seseorang maupun beberapa orang yang dengan sengaja atau tidak disengaja melaksanakan kegiatanpembelajaran baik di ruangan maupun secara terbuka dengan tujuan menambahkan ilmu pengetahuan kepada seseorang yang belum memahami konsep pengetahuan atau pendidikan yang diharapkannya.

Dari konsep dasar yang kita uraikan secara sederhana di atas, maka kita dapat mengetahui bahwa konsep yang menurut kita sangat mendekati dengan konsep dasar pendidikan adalah konsep yang ketiga. Konsep ini yang mendekati konsep ideal dari pendidikan. Hal ini didasarkan pada beberapa kenyataan, bahwa:

* Pendidikan dilaksanakan secara langsung dan atau tak langsung
* Pendidikan dilaksanakan secara perseorangan atau golongan
* Pendidikan dilaksanakan di dalam ruangan maupun terbuka
* Pendidikan dilaksanakan untuk menambahkan wawasan kepada yang belum mengetahui akan wawasan itu.

Dengan memperhatikan penjelasan di atas, maka kita mengetahui bahwa pendidikan tidak hanya dilaksanakan dalam sekolah saja. Pada saat kita bermain juga termasuk belajar sebab tujuan bermain juga untuk menambahkan wawasan.

Pada saat kita masih  kecil orangtua atau orang orang di sekitar membantu kita berjalan, dan itu juga termasuk pendidikan. Hal ini karena pada saat kita melakukan itu, kita dilatih untuk menambahkan wawasan dalam mengetahui cara belajar berjalan.

Definisi Pendidikan menurut Pandangan Barat, Islam, dan Muhammadiyah
* Menurut Barat
Usaha sadar dan terencana yang dilakukan untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran dengan tujuan agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya secara "jasmani". Pada pandangan ini, kita memposisikan  manusia sebagai manusia atau memanusiakan manusia sebab pada saat itu kita menerapkan konsep Cerdas dan mencerdaskan

* Menurut Islam
Bahwa pendidikan seharusnya diisi dengan upaya pengembangan moral dan akhlak dengan tujuan untuk mencerdaskan setiap ummat. Pandangan ini selain menempatkan manusia sebagai manusia, juga bertujuan melakukan langkah langkah cerdas dan mencerdaskan yang dilandasi dengan  akhlak atau moral mulia.

* Menurut Muhammadiyah
Dalam pandangan Muhammadiyah, pendidikan adalah Ilmu yang bertujuan untuk mencerdaskan ummat dan bersedia berjuang untuk kemajuan masyarakatnya. Pandangan ini merupakan kolaborasi atau perpaduan dari kedua pandangan sebelumnya  dengantetap memposisikan manusia sebagai manusia dengan konsep memanusiakan manusia, yaitu melaksanakan langkah cerdas yang mencerdaskan dengan dilandasi akhlak baik serta bersedia berjuang untuk kemajuan masyarakat.

Dengan memperhatikan berbagai definisi yang telah kita uraikan di atas, setidaknya kita memahami pengertian pendidikan dan pertanyaan apa itu pendidikan dapat terjawab secara utuh.

Tolong di SHARE :
Tweet
Artikel Terkait
  • Mengenal Teori Pengelasan
  • Mengenal Pewarna makanan
  • Bahaya Zat-Zat dalam Rokok
  • Tembakau: Sejarah dan Industrialisasinya
  • Contoh Pidato tentang Pendidikan Seputar Hari Pendidikan Nasional
  • Mencari Peluang Beasiswa Belajar Luar Negeri
  • Cara Mengolah Data Mentah Statistik
  • Pengertian Masyarakat dan Ilmu yang Mempelajarinya - ANNEAHIRA.COM
  • Pengertian Penulis dalam Dunia Kepenulisan
  • Sejarah, Cara Kerja Sinar Laser dan Fungsinya
  • Nefrotik Sindrom, Akibat Kerusakan Ginjal
  • Guru Tidak Profesional vs Guru Profesional
  • Komunikasi Pendidikan untuk Orangtua
  • Halaman Awal Kehidupan
  • Kambing Etawa: Jenis Kambing Unggul dari India
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Komp. Buah Batu Regency Blok A2 No.9
Bandung Jawa Barat - INDONESIA