Seni Arsitektur Romawi

Sama halnya dengan bangsa Yunani, bangsa Romawi menyembah banyak dewa, polytheis. Dewa tertingginya adalah Yupiter yang didampingi oleh permaisurinya, Yuno. Sebagai bangsa penakluk, orang Yunani menyebut dirinya Putra Mars (Dewa Perang) dan Justita (Dewi Keadilan). Kebudayaan Romawi menyumbangkan banyak ilmu dan pengetahuan. Beberapa di antaranya adalah arsitektur bangunan.
Arsitektur romawi dalam membuat bangunan menggunakan teknik yang belum dikenal oleh bangsa Yunani dan masih digunakan oleh bangsa-bangsa sesudahnya, termasuk di zaman sekarang, yaitu teknik cor beton. Seni bangunan yang didirikan oleh bangsa Romawi tidak hanya berfungsi sebagai bangunan peribadatan keagamaan, tetapi sebagai bangunan yang bersifat keduniawian, yaitu sebagai berikut.
Kuil
Kuil adalah bangunan yang didirikan untuk memuja dewa-dewa. Gaya arsitekturnya adalah gaya Yunani, Doria, Ionia, dan Korintia. Namun, dikembangkan lagi oleh bangsa Romawi. Perbedaan kuil Romawi dan Yunani adalah sebagai berikut.
- Kuil Romawi pilarnya hanya terdapat di depan bangunan.
- Disesuaikan dengan kul Vesta (kuil bundar).
- Lantainya tinggi dan terdapat tangga pada bagian depannya.
- Galur tiang kadang dibuat dan kadang tidak.
- Pada langit-langit, digunakan cella (cekung).
Istana dan Rumah Bangsawan
Peninggalan yang ditemukan hanya dalam bentuk gambar, sedangkan bangunannya tidak ditemukan. Peninggalan rumah ditemukan di bekas Kota Herculaneum dan Pompeji. Bentuk arsitekturnya terdiri dari ruang muka yang luas dan dikelilingi kamar-kamar. Di tengah ruangan, terdapat implivium, yaitu kolam tempat menampung air hujan yang di atasnya terbuka.
Basilika
Basilika adalah bangunan besar dengan bangunan berbentuk tapal kuda yang berfungsi sebagai pengadilan atau pasar. Terdapat ruangan yang digunakan untuk galeri sebagai tempat pameran lukisan.
Teater
Bagunan teater Romawi dibangun dengan cara Yunani. Bedanya, teater Romawi tidak dibangun di atas lereng bukit.
Amphi Teater
Amphi teater digunakan untuk pertunjukan para gladiator. Terdapat ruangan bawah tanah. Tempat duduk amphi teater berbentuk lingkaran.
Forum Romanum
Forum romanum adalah ruang yang berfungsi sebagai tempat berkumpulnya masyarakat Roma untuk mengambil keputusan.
Triumphal Arch (Gerbang Kemenangan)
Adalah monumen untuk memperingati kemenangan pahlawan yang gugur di medan perang.
Makam
Makam rakyat ditandai dengan nisan-nisan kotak di dinding sebagai tempat penyimpanan abu. Deretan nisan tersebut dinamakan culumbrium.
Circus Maximus
Circus Maximus adalah tempat untuk pacuan kuda yang dibagi oleh tembok rendah (spina) dan dihiasi dengan relif lomba.
Thermen
Thermen adalah tempat pemandian umum. Di ruangan bawah tanahnya dibuat ruangan untuk menyalakan api yang digunakan untuk memanaskan air. Di dalam thermen, terdapat kolam, kamar mandi, ruang istirahat, ruang untuk memijat, ruang diskusi.
Limes
Limes adalah benteng pertahanan. Yang terkenal adalah Lemes Hadrianus yang dibuat oleh Kaisar Hadrianus.






