logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Referensi    Ilmu Pasti    Arsitektur    Arsitektur Yunani

Menyapa Kemegahan Arsitektur Yunani

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Berbicara tentang arsitektur Yunani berarti menceritakan kemegahan dan kemewahan peradaban. Tidak percaya? Lihat saja bagaimana salah satu warisan arsitektur mereka yang hingga kini melegenda, yaitu Parthenon. Kuil yang didedikasikan bagi Dewi Athena ini berlimpah citrarasa estetik tingkat tinggi, di samping kecermatan luar biasa dalam tata bangunannya.

Selain Parthenon yang biasa juga dikenal dengan nama Acropolis of Athens, bangunan lain yang tak kalah megah adalah Archaeological Site of Delphi. Walaupun bangunan tersebut sebagian besar hanya tinggal reruntuhan, tak dapat menyembunyikan kemegahan tata rancangnya. Lalu, ada Epidaurus Theater. Teater terbesar yang dapat menampung lebih dari 15 ribu orang di Yunani pada saat itu.

Masih banyak lagi warisan arsitektur Yunani yang dapat dinikmati keindahannya hingga sekarang. Mencerminkan bagaimana masyarakat Yunani Kuno telah mengembangkan kemampuan luar biasa dalam membangun sesuatu yang menyiratkan keindahan. Memadukan beragam ilmu pengetahuan (science) dengan kepekaan seorang seniman.

Arsitek Yunani

Anehnya, pada masa itu (sekitar 1200 BC-700 BC), arsitektur tidaklah dianggap sebagai suatu "seni". Arsitek hanyalah seorang tukang yang ahli dan dipekerjakan oleh bangsawan atau orang kaya Yunani. Tidak ada prestise di masyarakat. Status sosialnya pun sama saja dengan pekerja kasar lain.

Seorang arsitek bertugas merancang bangunan serta menyewa tenaga kerja dan tenaga ahli untuk membangun sesuai rancangan yang telah dibuat. Mereka juga bertanggung jawab atas anggaran dan penyelesaian tepat waktu. Tidak ada bedanya dengan pemborong bangunan zaman sekarang. Bahkan, seorang arsitek genius, seperti Iktinos yang merancang Parthenon, namanya tidak dikenal sebelum abad ke-5 M. Ia lebih dikenal hanya sebagai seorang pedagang biasa.

Ciri Khas Arsitektur Yunani

Ketenaran arsitektur Yunani memang tak ada duanya. Bangsa Romawi ketika berkuasa pun banyak mengadopsi gaya Yunani pada rancangan bangunan mereka. Terutama, bangunan kuil untuk semua dewa bangsa Romawi yang hampir tak ada bedanya.

Bangunan Yunani dikenal dengan ciri khasnya berupa dadu atau kubus. Biasa juga berbentuk segi empat panjang dan dibuat dari batu gamping. Untuk bangunan-bangunan istimewa, lazimnya menggunakan batu pualam (marmer) berkualitas tinggi dan mahal yang didatangkan dari beberapa tempat tertentu di Yunani. Yaitu, dari Kota Attica dan beberapa pulau seperti Paros. Batu ini juga melimpah di pegunungan Hymettus dan Pentilicus dekat Athena di Yunani daratan.

Batu-batu tersebut dipahat dan dibentuk menjadi kolom dan balok. Suatu desain bangunan yang banyak ditemukan pada kuil-kuil dewa Yunani. Selain itu, iklim Yunani yang ramah (sejuk) membuat masyarakatnya menyenangi aktivitas di luar sehingga tempat publik mengambil bentuk panggung terbuka tanpa atap. Salah satu contohnya adalah Amphytheatre (tempat pertunjukan zaman Yunani dengan tempat duduk bertingkat).

Doric dan Ionik

Ada dua gaya utama dalam arsitektur Yunani, yaitu Doric dan Ionik. Kedua gaya ini mencerminkan kepercayaan mereka pada Doric dan Ionic dari zaman kegelapan. Gaya Doric dapat dikenal dari desain bangunan yang cenderung lebih keras dan formal (kaku), sedangkan Ionik lebih longgar dan bersifat dekoratif (banyak hiasan).

Untuk penyebarannya, gaya Doric digunakan di daratan Yunani hingga ke wilayah jajahan Yunani di Italia. Sementara itu, penyebaran gaya Ionik, meliputi Kota Ionia (sekarang pantai barat Turki) dan sebagian dari pulau Aegean.

Kedua gaya ini dapat terlihat jelas pada bangunan Parthenon. Di kuil suci tersebut, elemen Doric dan Ionik mendominasi sebagian besar arsitektur bangunannya. Mengekpresikan kepercayaan tinggi dari Kota Athena, kota termakmur saat itu.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Villa Isola dan Bangunan Kolonial Bergaya Art Deco di Bandung
  • Gempa Bumi dan Bangunan Runtuh
  • Arsitektur Rumah Kayu Daerah di Indonesia
  • Arsitektur Rumah Tinggal Gaya Bangun Rumah Persada
  • Mengenal Chichen Itza, Bangunan Lama Peninggalan Bangsa Maya
  • Negara-Negara Raja Bangunan Pencakar Langit
  • Desain Arsitektur Rumah: Gaya Rumah Minimalis, Tren Desain Rumah Pasangan Muda
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA