Arti Menulis sebagai Motivasi Lebih
Ilustrasi arti menulis
Menulis atau profesi menulis bagi sebagian masyarakat kita merupakan pekerjaan yang sering dipandang sebelah mata. Orang merasa bahwa menulis tidak dapat dijadikan profesi dan tidak memiliki masa depan yang cerah. Padahal jika ditelusuri lebih mendalam,Arti Menulis begitu besar terutama demi kemajuan bangsa dan negara.
Motivasi dan Arti Menulis
Apapun yang kita lakukan dalam hidup ini pasti didorong oleh suatu motivasi. Motivasilah yang menjadi penggerak utama kita dalam bertindak, begitu pula halnya bagi seorang penulis. Ada banyak motivasi yang mendorong seseorang untuk menjadi penulis. Terdapat arti menulis yang begitu besar bagi mereka. Setiap penulis yang berbeda pasti akan memiliki motivasi dan tujuan yang berbeda pula.
Begitu besar arti menulis bagi seorang penulis, bahkan tak jarang mereka berani berkorban untuk memegang teguh idealisme mereka dalam menulis. Beberapa motivasi dan arti menulis bagi seorang penulis profesional adalah sebagai berikut:
- Sarana kritik. Melalui tulisan-tulisan, para penulis ingin menggambarkan sisi yang berbeda yang dapat mereka lihat dari kebijaksanaan yang dikeluarkan aparatur negara. Namun sayangnya tak jarang penulis-penulis seperti ini harus siap berhadapan dengan aparat hukum apalagi jika tulisan yang mereka buat berisi kritik yang cukup pedas untuk penguasa negeri ini.
- Berbagi informasi. Ada juga penulis yang senang berbagi. Biasanya penulis tipe ini akan menulis sesuai dengan bidang yang mereka kuasai. Penulis ini kebanyakan adalah penulis-penulis yang memiliki profesi lain. Misalnya seorang dokter, praktisi hukum, staf pengajar, ahli komputer, dan bidang profesi lainnya.
- Sumber penghasilan. Banyak pula penulis profesional yang menjadikan bidang menulis sebagai profesi. Namun sayang, iklim di negara kita tidak memberikan tempat yang baik untuk para penulis ini. Budaya membaca dan merasa pentingnya membaca belum terlalu besar di negara kita. Walau demikian, dari tahun ke tahun, semangat untuk membaca sudah semakin meningkat. Tak heran jika banyak penulis yang benar-benar bergelut di bidang ini untuk menghidupi diri dan keluarganya.
Menulis Sebagai Profesi yang Menghasilkan
Tidak ada salahnya Anda mengambil bidang menulis sebagai profesi. Banyak pula penulis kita yang telah sukses dari menulis. Contoh yang cukup mudah dilihat adalah Andrea Hirata. Berikut ini adalah beberapa hal yang harus Anda perhatikan untuk membuat tulisan menjadi sumber penghasilan:
- Disiplin dalam menulis. Sama seperti pekerjaan lainnya, pekerjaan menulis juga perlu ketekunan dan disiplin diri. Anda akan bisa menjadi penulis profesional dengan menaati poin pertama ini.
- Banyak-banyaklah menimba ilmu. Menimba ilmu menjadi modal utama untuk menulis. Andrea Hirata adalah seorang yang gemar membaca tulisan dan buku orang lain. Hal ini akan memberikan dampak positif bagi kemampuan menulis.
- Bergabung dengan berbagai komunitas. Banyak komunitas penulis yang dibentuk baik itu secara online maupun offline. Ikutlah dalam beberapa komunitas kepenulisan untuk menimba ilmu dan mengasah kemampuan Anda dalam menulis.
- Kirim tulisan sebanyak mungkin. Supaya menulis bisa menjadi profesi dan menghasilkan uang, Anda harus mengirimkan tulisan Anda ke sebanyak mungkin media. Namun Anda harus tetap memilih dan menyaring setiap tulisan yang akan dikirim ke penerbit supaya sesuai dengan visi penerbit yang bersangkutan.
Itulah sedikit tips yang bisa Anda jalankan untuk menjadi seorang penulis yang profesional. Janganlah berhenti menulis karena begitu besarnya arti menulis yang Anda lakukan bagi perkembangan dunia ini.
Menulis Sastra Serius
Sejak dulu, karya sastra yang bersifat serius selalu tampil secara ideal dengan mengusung berbagai landasan ideologi dan pergumulan dengan perdebatan budaya. Namun, Anda tetap bisa memilih menulis sastra serius sebagai pilihan Anda dalam dunia kepenulisan.
Arti menulis dalam ranah karya sastra yang serius tentu tidak bisa lepas dari keseharian masyarakat di dalam ruang lingkup budaya. Sastra serius secara tidak langsung merupakan representasi yang bisa mendekati keberadaan dunia saat ini, baik dari segi sosial, budaya, politik, dan lain sebagainya yang memengaruhi kehidupan manusia.
Sastra serius tidak keluar sebagai imajinasi pengarang belaka, melainkan sebuah pemikiran yang dilontarkan oleh penulis melalui imajinasinya. Pemikiran tersebut disuguhkan bukan untuk mendoktrin atau membujuk pembaca untuk mengikuti paham ideologi tersebut, melainkan untuk saling mengkritisi sesuatu hal yang sedang dicarikan kebenarannya.
Pada dasarnya, sastra serius pun melakukan pencurahan mengenai isi hati dan pikirannya. Sama seperti sastra jenis lain yang juga membawa tujuan tertentu yang bersifat moralis kepada pembacanya. Namun, penyajian dari karya sastra serius mungkin akan lebih dramatis dan ideal ketimbang penyajian jenis sastra lainnya, terutama sastra popular.
Hal-hal yang diperlukan dalam menulis sastra serius pun tentu akan berbeda dengan hal-hal yang diperlukan dalam menulis sastra popular. Dalam hal pertama, penulis perlu memperhatikan mengenai ide yang disampaikannya agar bisa terkumpul dengan baik dan bisa ditangkap secara baik pula oleh pembaca.
Ide yang masih terbentuk dalam pecahan perlu dipikirkan kembali agar menjadi ide yang sudah bulat dan mapan untuk disampaikan kepada pembaca. Hal ini disebabkan oleh ide yang terpecah-pecah akan merangsang pembaca untuk berpikir ke sana ke mari sehingga pesan moral yang hendak disampaikan tidak diterima oleh pembaca secara utuh.
Selain ide perasaan dan pemikiran, penulis juga bisa memberikan sedikit mengenai informasi dan pengetahuannya lewat tulisannya itu. Namun, perlu Anda ingat bahwa pengetahuan dan informasi yang disampaikan haruslah bisa dibuktikan secara ilmiah karena menulis sastra bukan berarti Anda bisa membual sekehendak hati.
Bentuk ide yang disampaikan oleh penulis karya sastra serius ini akan menjadi suatu ciri atau karakter yang khas dari penulis. Dengan demikian, Anda bisa menjadi penulis yang dikenal oleh pembaca karena kekhasan dari ide-ide yang disampaikan atau yang tertuang dalam karya sastra yang Anda buat.
Menulis Sastra Popular
Seperti yang sudah disebutkan di atas, sastra popular jauh lebih ringan dibandingkan dengan sastra serius karena Anda bisa mendramatisasi beragam kejadian menarik sesuai dengan idealisasi pembaca. Anda bisa mengembangkan karakter tokoh yang memang biasa diidam-idamkan oleh pembaca, dan juga bisa memberikan alur yang mudah ditebak meskipun penyajiannya disampaikan dengan menarik.
Beragam tulisan popular sangat laku di pasaran karena kemasannya yang meanrik, ringan, dan memberikan hiburan yang tidak membuat pembacanya untuk terus berpikir mengenai konotasi yang disampaikan oleh pengarang.
Hal ini bisa jadi merupakan bukti bahwa animo masyarakat terhadap keinginan membaca pemikiran masih sangat kurang. Namun, Anda bisa menjadikan arti menulis menjadi tetap bermakna tinggi ketika Anda menulis sebuah karya sastra popular.
Anda bisa tetap membuat suasana romantis, komedian, atau apa pun namun tetap memperhitungkan hal-hal logis yang juga sangat diperhitungkan dalam bidang sastra serius. Hal ini akan menajdi nilai plus bagi Anda sebagai penulis karya sastra popular.
Pemahaman popular di sini juga perlu diraut kembali agar bisa menghasilkan karya yang tidak hanya menghibur pembacanya, tapi juga emmberikan berbagai pengalaman, informasi, pengetahuan, dan beragam hal lainnya yang memang layak untuk diperbincangkan dan dipikirkan oleh masyarakat pembaca.
Dengan demikian, tidak akan ada lagi pembedaan mengenai kualitas antara sastra serius dengan sastra popular karena keduanya sama-sama memiliki dua nilai yang khas dalam karya sastra, yakni bermanfaat dan menghibur.

