logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Hiburan    Musik    Musik Rock

Pengaruh Musik Rock pada Arti Punk


Ilustrasi arti punk

Arti punk sebenarnya adalah sebentuk aksi protes dari para pemuda London terhadap permasalahan sosial yang terjadi di tengah-tengah mereka. Punk “dilahirkan” di sebuah negara besar, Inggris.

Kebebasan manusia dalam mengekspresikan sesuatu memang tidak mengenal batas. Selama manusia tersebut nyaman dan meyakini bahwa hal itu tidak merugikan orang, tampaknya hal apa pun akan menjadi sangat menyenangkan. Salah satu bentuk kebebasan berekspresi yang  kita kenal sekarang ini adalah punk.

Pada awalnya mereka merupakan kelompok yang terlahir karena budaya. Komunitas punk adalah mereka kaum pekerja yang terdeskriminasi oleh keadaan sosial dan pihak pemerintahan yang dinilai tidak berpihak sama sekali terhadap kaum kecil. Namun perlahan, mereka kemudian menuangkan kekecewaannya terhadap keadaan sosial, khususnya permasalahan ekonomi pada bentuk yang lebih luas.

Mereka kemudian mulai mengidentifikasikan diri dengan cara menciptakan berbagai gaya berpakaian yang cenderung urakan, gaya bermusik yang bernada keras dengan kata-kata sederhana, namun tidak jarang juga sangat tajam. Semua itu mereka lakukan sebagai bentuk protes terhadap keadaan yang tidak berpihak kepada kaum kecil.

Arti Punk dengan Bergaya

Gaya punk yang pada awalnya dianggap urakan pada akhirnya justru terkenal di kalangan masyarakat luas. Terutama gaya berpakaian, potongan rambut dan pola tingkah laku yang terkesan ekstrem. Mereka dengan sangat berani mencukur habis rambut dan hanya menyisakan pada bagian tengahnya. Bagian tengah rambutnya juga dibentuk  sedemikian rupa hingga menyerupai sirip ikan.

Belum lagi tambahan berbagai warna mencolok yang semakin menambah kesan ekstrem pada kepala mereka. Gaya rambut seperti itu dikenal dengan nama mohawk. Gaya rambut seperti itu, ternyata terinspirasi dari gaya suku Indian yang merupakan suku asli dari negara adidaya Amerika.

Selain mohawk mereka juga memperkenalkan gaya potongan rambut ala feathercut. Lagi-lagi dengan warna yang terang dan menarik perhatian siapa pun yang melihatnya.

Punk yang memang sudah terkesan ekstrem dengan gaya rambutnya, ternyata masih belum puas hanya dengan hal itu. Mereka kemudian menciptakan gaya berpakaian yang berbeda dari manusia kebanyakan.

Pakaian kegemaran mereka adalah jaket kulit, celana berbahan denim yang ketat, baju yang semakin lusuh justru semaklin “canggih”. Ditambah dengan sepatu model boots, aksesoris berupa rantai dan spike, yaitu aksesoris berupa kalung atau gelang yang berbentuk seperti duri landak, entahlah, yang jelas aksesoris tersebut tidak kalah ekstrem dengan model rambut mereka.

Gaya berpakaian tersebut mereka jaga guna memperkuat image anti kemapanan dan anti sosial. Semua itu akibat dari keadaan yang mereka anggap sangat tidak berpihak pada mereka. Gaya punk yang seperti itu, mau tidak mau berakibat pada arti punk di masyarakat yang menjadi buruk. Mereka sering dianggap kaum perusuh, pemabuk berat, dan begundal yang bisanya hanya membuat rusuh.

Namun, pendapat seperti itu sepertinya juga tidak adil bila ditujukan pada semua anak Punk. Banyak di antara mereka yang justru berkarya dan melakukan hal baik dalam hidupnya.

Mereka  menciptakan berbagai lagu yang bernada “protes”. Mereka banyak bercerita tentang ketidakpuasan mereka terhadap keadaan politik, sosial, ekonomi, ideologi, dan agama. Dan lagu-lagu yang mereka hasilkan juga tidak kalah diminati oleh banyak masyarakat luas.

Mereka bergaya punk bukan karena “ingin menjadi jelek”, tapi sebatas pada sarana mengekspresikan diri yang ingin bebas dalam bergaya. Mereka bergaya dengan caranya sendiri, ala kebebasan. Kebebasan anak Punk tergambarkan dalam motto atau slogan mereka yang berbunyi we can do it  ourselves.

Musik Rock Cerminan Anak Punk

Musik rock sering menjadi cerminan musik anak punk karena genre musik tersebut beraliran keras atau cadas. Musik rock adalah jenis musik yang mulai dikenal pada tahun 50-an.

Akar dari musik rock ini adalah dari rhythm and blues dan musik country dari tahun 40-an sampai 50-an dengan berbagai pengaruh lainnya juga. Kemudian, musik rock ini mengambil gaya dari berbagai musik lainnya, termasuk musik rakyat, jazz, dan musik klasik.

Musik rock mempunyai musik yang khas dari gitar listrik atau gitar akustik, dan satu lagi dengan adanya penggunaan back beat yang sangat kentara pada rhythm section dari gitar bass dan drum, kibor atau organ, piano, atau synthesizer.

Terkadang, selain alat musik di atas, penggunaan saksofon dan harmonika bergaya blues digunakan sebagai instrumen musik solo. Di dalam bentuk murninya, musik rock mempunyai tiga chords, backbeat yang konsisten dan mencolok, dan melodi yang menarik.

Seiring dengan perkembangannya, musik rock mulai dikenal di seluruh dunia, salah satunya adalah di Indonesia. Akan tetapi, awal kemunculan musik rock di Indonesia tidak sepenuhnya diterima di Indonesia karena musiknya yang keras dan cadas, serta identik dengan anak-anak punk.

Padahal, di negara asalnya, musik rock sangat dihargai dan diakui eksistensinya di dunia musik. Penikmat musik rock juga adalah semua kalangan. Hal tersebut belum bisa terjadi di Indonesia.

Hanya sebagian orang saja yang dapat menerima musik rock sebagai musik yang berkualitas. Eksistensi musik rock di Indonesia memang harus dibangkitkan dan mengubah citra musik rock menjadi salah satu musik yang berkualitas.

Orang-orang yang salah mengartikan musik rock sebagai musik anak punk harus dihapuskan karena hal tersebut secara tidak langsung merusak nilai musikalitas musik rock itu sendiri.

Perkembangan musik di Indonesia pun mulai mengalami penurunan karena kualitas musik yang semakin rendah. Musik-musik dari barat yang mempunyai kualitas musik yang bagus, kurang direspon oleh masyarakat Indonesia karena banyaknya musik yang merakyat atau easy listening.

Fenomena kemunculan grup penyanyi atau sering disebut boyband, sudah merajalela industri tanah air. Tidak kalah dengan grup pria, grup wanita juga banyak bermunculan, yaitu dengan membentuk grup girlband.

Akan tetapi, apakah dengan bermunculannya musisi baru ke belantika musik Indonesia dapat menjadi tolok ukur bahwa musik Indonesia semakin berkualitas? Bagaimana hal tersebut bisa terjadi, itu kita tanyakan pada diri masing-masing, sebagai penikmat musik.

Persaingan yang terjadi di belantika musik Indonesia semakin ramai dan ketat. Orang-orang yang terjun ke dunia musik semakin banyak. Jenis musik yang sedang eksis pada saat itu apa, langsung digeluti. Hal tersebut mendapat kesan bahwa orang-orang yang bermunculan ke dunia musik hanya ikut-ikutan saja atau hanya sekadar numpang eksis.

Setelah jenis musiknya sudah tidak laku lagi atau hilang di pasaran, maka hilang pula ke eksisannya di dunia musik. Hanya pada saat itu saja munculnya, setelah itu hilang tanpa bekas.

Berbeda dengan musisi yang memang benar-benar mempunyai bakat di dunia musik. Mereka menciptakan sebuah lagu dengan penuh perhitungan, mulai dari pembuatan lirik lagu sampai musiknya. Bukan semata-mata karena ikut-ikutan saja.

Hal tersebut membuat eksistensi musisi tersebut di belantika musik Indonesia bertahan cukup lama dan tetap dikenang oleh masyarakat umum. Bandingkan dengan musisi baru yang hanya ikut-ikutan eksis saja, kemunculannya hanya sebentar di belantika musik Indonesia dan hilang begitu saja.

Berdasarkan penjelasan tersebut, kita dapat melihat bagaimana efek dari banyaknya kemunculan musisi baru yang hanya numpang eksis saja. Kualitas musik Indonesia semakin berkurang, baik dari liriknya ataupun musiknya.

Miris sekali melihat belantika musik di Indonesia diramaikan oleh musik-musik yang kurang berkualitas. Selera musik masyarakat Indonesia semakin menurun. Begitu juga banyaknya musisi baru yang membuat lagu dengan lirik yang tidak pantas atau tidak bermoral.

Berbeda jauh sekali dengan lagu-lagu nasional atau lagu band-band barat yang lirik lagunya berisi motivasi hidup. Tapi, lagu nasional sudah jarang sekali diperdengarkan, sedangkan lagu luar hanya orang-orang tertentu saja yang menyukainya.

Maraknya bermunculan musisi lokal yang eksis di belantika musik Indonesia, tidak membuat musisi asing menjadi sepi penggemar. Hal tersebut dapat kita lihat dengan banyaknya penonton yang datang ke acara konser-konser musisi luar.

Musik yang lebih berkualitas dan vokal yang berkualitas juga, menjadikan lagu barat tetap eksis di belantika musik Indonesia. Tidak sedikit musisi luar yang mengadakan konser di Indonesia, hampir setiap bulannya ada musisi asing yang konser di Indonesia.

Mereka mengadakan konser di Indonesia bukan semata-mata mencari eksistensi, tapi memang banyak penggemar mereka yang ada di Indonesia. Para musisi asing dipanggil ke Indonesia karena banyaknya orang yang meminta mereka untuk konser di Indonesia.

Dengan band-band rock yang konser di tanah air ini, diharapkan dapat mengubah pandangan negatif masyarakat Indonesia tentang musik rock adalah musik anak punk. Arti punk juga bukan berarti negatif, tapi itu hanyalah sebuah istilah.

Tolong di SHARE :
Tweet
Artikel Terkait
  • Saparua, Saksi Pergerakan Musik Metal dan Bandung Underground
  • Blink 182, Salah Satu Ikon Musik Punk Rock
  • Komunitas Punk Indonesia
  • Slash: Konsistensi Pengayuh Dawai Elektrik
  • Melirik Kreativitas Anak Punk Rock Jalanan
  • Menyimak Dunia Punker Melalui Bunga Hitam Band - ANNEAHIRA.COM
  • Sejarah Metallica
  • Rock - Aliran Musik Keras
  • Catatan Sejarah Netral Band
  • Tentang Netral Band Indonesia
  • Lagu Power Metal Band INdonesia
  • Sejarah dan Band-band Klasik Rock Indonesia
  • Fenomena Punk Jalanan dan Genre Musiknya
  • Menonton Acara Punk
  • Ciri Khas Lagu Jamrud
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Komp. Buah Batu Regency Blok A2 No.9
Bandung Jawa Barat - INDONESIA