Manfaat, Contoh, dan Tips Menulis Artikel Kenakalan Remaja - ANNEAHIRA
Ilustrasi artikel kenakalan remaja
Artikel kenakalan remaja adalah artikel yang secara khusus mengungkapkan kenakalan remaja, contoh kasus, hal-hal yang harus diwaspadai, solusi dan penanganan kenakalan remaja. Artikel kenakalan remaja banyak dimuat di berbagai media cetak atau media elektronik, menandakan betapa banyaknya permasalahan, kenakalan dan dampaknya pergaulan yang salah bagi remaja.
Artikel kenakalan remaja menjelaskan kesalahan yang dibuat oleh remaja dalam lingkungan pergaulannya baik yang disengaja ataupun akibat ketidaktahuannya. Jika kita membaca artikel kenakalan remaja, sebagai orang tua kita akan banyak prihatin dan menyesalinya mengapa remaja banyak yang terjerumus ke dalam perilaku negatif.
Pentingnya Membaca Artikel Kenakalan Remaja
Remaja yang secara umum berada dalam situasi pembentukan karakter serta menemukan jati dirinya, sering kali terjebak dalam pergaulan yang berdampak negatif. Terkadang remaja tidak menyadarinya apa yang telah mereka perbuat itu salah dan merugikan masa depannya.
Mereka para remaja kebanyakan tidak berpikir panjang sebelum melakukan sesuatu sehingga akibatnya mereka banyak tidak siap jika ternyata perbuatannya harus mereka tebus dengan penyesalan berkepanjangan serta masa depan.
Untuk itulah diharapkan para remaja juga mau mengikuti perkembangan berbagai media serta mengikuti artikel kenakalan remaja yang banyak memberikan contoh kasus beserta solusinya. Dengan mengikuti artikel kenakalan remaja diharapkan remaja dapat mencontohi hal-hal positif dan sekaligus dapat dijadikan cermin untuk tidak melakukan kesalahan yang sama.
1. Remaja Korban Lingkungan dan Teknologi
Artikel kenakalan remaja yang banyak kita baca dan lihat di berbagai media, merupakan uraian tentang kenakalan remaja yang secara umum selalu meningkat tajam serta jenis kenakalan yang dilakukan remaja. Remaja pada saat sekarang ini, ternyata banyak melakukan kenakalan yang muncul sebagai dampak teknologi modern berupa telepon genggam dan Internet.
Melalui telepon genggam, akses internet menjadi mudah. Hal ini mengakibatkan remaja yang mulai sekolah tingkat SMP/ SMA/SMK bahkan mahasiswa mulai bebas mengakses video porno, akhirnya diam-diam mereka jadi malas belajar karena teracuni pornografi serta tidak sedikit pula yang mempraktikkannya yang berimbas pada seks bebas.
Banyak kasus para pelajar harus drop out dari sekolah karena hamil dan harus menikah. Banyak pula yang melakukan aborsi di kalangan mahasiswa. Kondisi demikianlah contoh kasus yang banyak terjadi pada remaja modern yang salah memanfaatkan teknologi. Lingkungan yang kurang peduli dengan remaja dan seolah membiarkan serta memberi kesempatan pada mereka untuk melakukan kesalahan.
2. Kesadaran bahwa Kenakalan Remaja adalah Tanggung Jawab Bersama
Banyaknya artikel kenakalan remaja yang mengungkap kenakalan remaja adalah sebuah ancaman bagi bangsa. Agar masalah ini tidak semakin buruk dan berkembang bentuk kenakalan dari remaja, maka hal ini menjadi tanggung jawab bersama. Peran orang tua dalam menjalin komunikasi yang baik dengan anak usia remaja penting, membekali anak dengan iman yang bagus dan kuat.
Lingkungan masyarakat yang lebih luas juga harus peduli dengan remaja, bukan hanya memusuhi atau semakin mendukung, tetapi membantu membatasi remaja untuk tidak berbuat nakal. Misalnya para pengelola hotel atau tempat hiburan lainnya memberi batasan dan aturan yang jelas bagi pelajar atau remaja.
Pemerintah juga diharapkan serius menegakkan keadilan dan hukum yang memungkinkan memberikan celah pada remaja untuk berbuat nakal. Misalnya saja menegakkan hukum yang adil dan konsisten para pelaku kejahatan yang berhubungan dengan narkoba yang dapat merusak mental generasi bangsa. Jika semua pihak ikut bertanggung jawab, niscaya artikel kenakalan remaja di berbagai media juga akan semakin berkurang yang menandakan menurunnya kenakalan remaja.
Contoh Artikel Kenakalan Remaja
Artikel kenakalan remaja tidak hanya ditujukan kepada orang tua dan pemerhati sosial, tetapi juga kepada remaja itu sendiri. Dengan membaca artikel tentang kenakalan remaja, diharapkan remaja menyadari dan menghindari tindak kenakalan remaja yang merugikan dirinya dan orang lain.
Inilah salah satu artikel kenakalan remaja yang diambil dari kumpulan-makalah-artikel.blogspot.com. Karena ditujukan untuk remaja, artikel ini memiliki gaya bahasa yang lugas dan khas anak muda.
KENAKALAN REMAJA
Setelah kita kemarin cerita soal pelecehan seksual terhadap remaja, ngga ada salahnya kalo kita memundurkan pembicaraan - kenakalan remaja. Yang pasti yang satu ini worth it banget buat dibahas, gila aja makin hari makin marak perilaku menyimpang yang dilakukan oleh remaja!
Ada tawuran, ngelakuin seks bebas, narkotika, alkohol, dan sebagainya. Oke, Helda udah nyebutin frasa kenakalan remaja satu kali, sebenarnya apa sih kenakalan remaja itu? Apa cuma nakal-nakal, sedikit nakal atau kenakalan (baca: terlalu nakal)? Kata pakar-pakarnya nih, kenakalan remaja itu bisa didefinisikan sebagai perilaku menyimpang atau tingkah laku yang tidak dapat diterima sosial sampai pelanggaran status hingga tindak kriminal. (Kartono, 2003).
Apa kenakalan remaja itu hanya mencakup tindakan-tindakan yang akan membawa kita ke dalam bui, Helda? Jawabannya tidak! Silakan perhatikan definisi kenakalan remaja yang sudah disebutkan di atas tadi. Sekarang… Kenapa seorang remaja bisa terjun ke dunia “kenakalan remaja” dan bagaimana kita sebagai remaja bisa menghadapinya? Berikut penjelasannya, tentunya berdasarkan perspektif seorang remaja.
Balik ke definisi awal kenakalan remaja - suatu tindakan menyimpang/tidak dapat diterima sosial. Nah, pertanyaannya: kenapa remaja melakukan pemberontakan? Ada 3 hal yang berperan penting dalam hal ini, yaitu keluarga, pergaulan, dan remaja itu sendiri.
1. Keluarga
Yang paling rentan ini nih (walau di poin ketiga yang akan dibahas berikut adalah kuncinya)! Kenapa ngga? Gimana jadinya anak atau remaja di masa depan, ditentukan oleh cara didik orang tua. Nah, cara mendidik ini yang menjadi satu hal yang masih dipertanyakan, sebenarnya gimana sih? Helda aja masih bingung, hehe, ya iya lah. Tapi, satu hal yang perlu diingat adalah: seimbang. Otoriter atau istilah lebih halusnya tegas, permisif serta demokratisnya haruslah sesuai kadar.Ketika orang tua otoriter, maka yang kita sebut sebagai kenakalan remaja akan muncul dalam artian ingin memberontak. Sementara kalo ortu permisif, remaja malah akan mencari-cari perhatian dengan segala tingkah lakunya yang kemungkinan besar menjurus ke kenakalan remaja. Bahkan orang tua yang demokratis sekalipun, Helda saja sebagai remaja ngga bisa menjamin akan menggunakan kebebasan namun bertanggung jawab dari paham demokratis ini. Karena…
2. Pergaulan
Yup! Pergaulan remaja. Tekanan teman bahkan sahabat, apakah itu yang namanya rasa solidaritas, ingin diterima, dan sebagai pelarian, benar-benar ampuh untuk mencuatkan kenakalan remaja yaitu perilaku menyimpang yang dilakukan oleh remaja. Kalo di dalam keluarga, remaja memberontak atau mencari perhatian yang menjurus ke tindakan kenakalan remaja demi orang tua. Nah ini, malah ke kebutuhan yang lain! Yup! Teman, sabahat dan diterima dalam pergaulan yang merupakan suatu kebutuhan.
3. Remaja Itu Sendiri
Pada hakikatnya apa yang dilakuin oleh seorang remaja ketika mencoba menarik perhatian dari ortu terlebih lagi teman, adalah untuk memuaskan diri remaja itu sendiri. Memuaskan di sini bukan hanya dalam arti negatif aja yah. Namun, demi memuaskan obsesinya itu - sering malah ‘keterlaluan’ dan ‘berlebihan’!
Bukankah apa pun yang terjadi kalo memang remaja tersebut punya ‘hati yang besar’ menyadari bahwa dia tidak akan bisa mendapatkan ‘perhatian itu’, pasti dia bisa untuk tidak terperosok ke dalam jurang kenakalan remaja.
Postingan ini hanyalah pelengkap untuk postingan berikutnya. Tadi kan kita sudah bahas mengenai kenakalan remaja, yang udah disebutin bahwa keluarga itu berperan penting. Helda pikir rata-rata remaja sekarang hidup dalam keluarga berantakan atau broken home, orang tuanya sering bertengkar, dan bahkan bercerai.
Aku Bangga Jadi Remaja dari Keluarga Broken Home! Semoga artikel kenakalan remaja ini dan artikel-artikel berseri dari blog remaja yang dijanjikan bisa membuat remaja menghadapi dan melawan tindakan menyimpang yang ngga ada gunanya…
Menulis Artikel Kenakalan Remaja
Setelah memahami manfaat dan melihat contoh artikel kenakalan remaja, kini saatnya Anda membuat sendiri artikel tentang kenakalan remaja. Caranya mudah, ikuti saja langkah-langkah berikut ini:
-
Pilih topik yang spesifik. Tema artikel Anda adalah kenakalan remaja, jadi pilihlah sebuah topik tentang itu yang lebih spesifik. Hindari memilih topik yang terlalu luas karena pembicaraan dalam artikel akan menjadi terlalu lebar. Misalnya, bahaslah tentang remaja dan narkotika, bahaya pornografi bagi remaja, dan sebagainya.
-
Lakukan penelitian kecil-kecilan. Caranya, manfaatkan koneksi internet untuk mencari informasi dan data akurat tentang kenakalan remaja. Media cetak dan media massa lainnya juga bisa menjadi sumber informasi yang baik. Ini perlu dilakukan agar artikel tidak asal-asalan dan tidak berisi.
-
Tentukan sudut pandang. Misalnya, jika Anda mau menulis tentang geng motor remaja, tentukan sudut pandang Anda dalam melihat masalah tersebut, apakah setuju, tidak setuju, ragu-ragu, dan sebagainya.
-
Buat kerangka tulisan. Kerangka artikel berisi kalimat inti setiap paragraf dan pembagian pembahasan yang ideal. Misalnya, di sub-judul pertama Anda fokus pada penyebab kenakalan, sub-judul kedua terhadap fenomena kenakalan, dan sub-judul ketiga terhadap solusi yang Anda tawarkan.
-
Tentukan sasaran pembaca dan gaya penulisan. Misalnya, jika sasaran pembaca adalah kalangan remaja, penggunaan gaya bahasa yang lugas dan tidak kaku patut digunakan.
-
Mulailah menulis sesuai kerangka yang telah dibuat.
Artikel kenakalan remaja Anda bisa dipublikasikan di jejaring sosial, di blog pribadi, atau dikirimkan ke media massa. Selamat menulis!

