Artikel Puasa: Nikmat & Manfaat Puasa
Sebagai umat Islam, kita pasti mengenal istilah puasa. Apakah arti puasa? Artikel puasa ini akan membahasnya secara singkat.
Puasa berarti tidak makan dan tidak minum dari subuh hingga maghrib. Bukan hanya menahan lapar dan haus saja, puasa juga menahan hawa nafsu dan menjaga perilaku. Pada saat puasa, kita mengontrol segalanya, mulai dari makanan dan minuman yang masuk ke tubuh, hingga emosi dan perilaku kita.
Nikmatnya Berpuasa
Kapan puasa dilaksanakan? Setiap bulan Ramadhan tiba umat Islam menyambutnya dengan gembira. Pada saat itu, kita akan berpuasa selama satu bulan lamanya. Bagun pada malam hari untuk melaksanakan sahur dan meniatkan diri untuk berpuasa dari subuh hingga maghrib tiba. Ketika azan maghrib berkumandang, mereka yang berpuasa akan senang dan gembira. Saatnya berbuka puasa.
Setelah menahan lapar dan haus selama seharian dengan menemui banyak godaan, dapat menamatkan puasa hingga magrib adalah sesuatu yang menyenangkan. Ketika siang hari akan terasa sangat haus dan lapar, melihat apa pun akan terasa enak. Namun, jika waktunya buka sudah tiba, dahaga dan lapar itu akan hilang hanya dengan meneguk segelas air. Rasanya nikmat sekali dan merasa itu pun sudah mengenyangkan.
Islam mengajarkan kita untuk tidak berlebih-lebihan dalam segala hal. Dengan puasa, kita diajarkan untuk tidak berlebihan. Dengan makan dan minum secukupnya, menahan hawa nafsu dan perilaku kita di hadapan orang-orang.
Idealnya, ketika berpuasa kita bukan hanya menahan lapar dan haus saja, tetapi juga hawa nafsu, menjaga emosi dan perilaku. Namun demikian, pada kenyataannya kita sering menjalankan puasa hanya baru sebatas menahan lapar dan haus, agak sulit ketika dihadapkan harus menahan hawa nafsu yang berkaitan dengan emosi dan perilaku yang juga pasti berkaitan dengan emosi. Hanya saja dengan berpuasa hal itu akan bekurang porsinya, ketika kita emosi dan menyadari sedang puasa, ada kontrol untuk tidak mengeluarkan emosi tersebut.
Tak heran jika Allah menyiapkan pahala yang besar bagi hambanya yang menjalankan puasa. Apalagi, puasa di bulan Ramadhan yang sifatnya wajib bagi setiap umat Islam. Dengan demikian, bukan berarti di luar bulan Ramadhan kita tidak boleh berpuasa lho.
Ada banyak puasa sunat yang bisa kita kerjakan di luar Ramdhan, seperti puasa Senin-Kamis yang biasa dilakukan oleh Rasul tercinta, Muhammad Saw. Puasa Nabi Daud, biasanya dilakukan selang seling, hari ini berpuasa esoknya tidak. Puasa Syawal dilakukan setelah Hari Raya Idul Fitri, dan masih banyak lagi puasa sunat lainnya.
Puasa Menyehatkan Badan
Selain dapat mengontrol makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh, puasa juga menahan hawa nafsu, emosi, dan perilaku. Namun, ada satu manfaat lain dari ibadah ini yang kadang luput dari perhatian: puasa itu menyehatkan.
Subhanallah, dari 12 bulan Allah memberi kita satu bulan untuk berpuasa. Itu artinya, Allah mengajak kita untuk memberi kesempatan kepada perut, terutama lambung, untuk beristirahat dari kewajibannya mengolah makanan. Ibaratnya, lambung itu mesin yang harus diistirahatkan dan dibersihkan.
Jika pada hari tidak berpuasa kita bisa makan apa saja dan di waktu kapan saja, pada saat berpuasa hal itu lebih teratur. Kita makan sehari dua kali, yaitu pada saat sahur dan buka. Dan, yang pasti kita tidak akan berlebihan memakan makanan karena biasanya kapasitas perut pun akan terasa lebih cepat kenyang saat berpuasa. Hal itu akan baik untuk kesehatan tubuh kita.






