logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Berita    Bencana    Bencana Alam

Artikel Tsunami, Menuliskan Hikmah di Balik Bencana


Ilustrasi artikel tsunami

Bencana tsunami yang meluluh lantakkan Aceh dan Mentawai telah menggerakkan banyak pena untuk menorehkan ide, gagasan dan inspirasi dalam tulisan. Ribuan artikel tsunami menghiasi media masa cetak dan elektronik. Kehadirannya bagaikan gelombang tsunami baru di dunia kreatif baca tulis.

Musibah atau bencana memang menyakitkan. Namun kehadirannya justru membuat hidup kita lebih berwarna. Tantangan dan kepahitan yang menyertainya membuat hati dan pikiran menggeliat mencadi solusi. Melatih kreatifitas dan kepekaan agar terus berkembang, tidak mati karena kenyamanan yang dinikmati selama ini.

Bencana  tsunami yang melanda daerah Aceh beberapa tahun silam mengagetkan semua kalangan masyarakat di Indonesia. Bencana yang begitu besar dan dasyat terjadi di era manusia yang beragama sains dan teknologi. Kehadiran bencana tersebut mengingatkan kita sebagai manusia untuk sadar bahwa masih ada kekuatan Tuhan Yang Maha Perkasa.

Tak pelak kejadian alam tersebut langsung dinamakan sebagai bencana nasional oleh presiden. Artinya seluruh anggota masyarakat dari Sabang hingga Merauke patut untuk bersimpati dan membantu saudaranya di Aceh. Bantuan pun datang dari segala penjuru, baik itu dalam bentuk barang hingga kedatangan langsung dari para relawan dari dalam dan luar negeri. Bencana ini membuat rakyat Indonesia bersatu untuk menanggung penderitaan dari rakyat Aceh yang terlanda musibah.

Sungguh pemandangan ini jarang disaksikan selama ini, rasa saling kasih dan menolong yang sudah terkikis oleh paham egois. Kini hadir kembali menghangatkan hubungan rakyat Aceh dengan orang luar wilayahnya. Perderitaan muslim di Aceh juga dirasakan oleh kaum muslimin di berbagai wilayah nusantara dan mancanegara. Ukhuwah islamiyyah kembali terajut dengan indah terlihat begitu sabar dan telatennya para relawan membatu meringankan perderitaan anak-anak yang kehilangan orang tua dan keluarganya.

Menggoreskan Inspirasi

Kepahitan bencana adalah lautan ide yang tiada bertepi. Banyak hikmah yang mengikuti setiap kepahitan dan derita. Bahkan tidak hanya bagi yang merasakan. Yang mendengar dan melihat pun berhak mendapatkan secercah ilmu dan hikmah di balik kepahitan tersebut.

Bencana yang meluluh lantakkan, harta, benda, hati bahkan jiwa kita adalah salah satu bentuk ujian pendidikan hidup yang harus dihadapi. Darinya kita menemukan banyak pelajaran hidup yang membuat kita semakin paham dan mengerti tujuan hidup yang sesungguhnya.

Oleh karena itu, tiada salahnya kita menorehkan setiap pelajaran yang di dapat menjadi sebuah artikel yang bisa dibaca oleh orang banyak. Artikel tsunami yang membuat orang mengerti, betapa begitu berlimpahnya kekuasaan dan kasih sayang Allah di balik musibah dahsyat tsunami yang melanda Aceh dan Mentawai.

Tidak hanya bagi yang merasakan secara langsung. Kita yang hanya melihat dan mendengar kedahsyatan musibah tsunami melalui media masa dan televisi pun bisa menemukan hikmah dari apa yang kita dengar dan lihat. Bahkan setiap lautan syukur kita atas keselamatan dari bencana adalah hikmah yang layak dituliskan agar lautan syukur tersebut tidak hanya menjadi milik kita.

Namun juga menjadi milik orang-orang yang berkesempatan membaca goresan tinta kita dalam setiap artikel inspirasi yang kita tulis. Artikel tsunami lautan inspirasi yang seharusnya membuat kita semakin melautkan syukur di hadapan Allah SWT.

Artikel tsunami yang mengangkat tema tentang hikmah di balik bencana seharusnya mampu menggetarkan hati siapa pun yang membacanya. Menitikkan air mata, melautkan syukur dan membuat kita semakin mengakui kemahaanNya. Dan tulisan tersebut termasuk dalam jajaran tulisan inspirasi.

Agar artikel tsunami yang kita tulis mampu menginspirasi pembacanya, maka artikel tersebut harus ditulis dengan hati dan penuh kejujuran. Tulisan harus alami tidak di buat-buat. Tulisan disusun sepenuh hati dengan pengamatan dan perenungan yang mendalam. Tadabbur dari setiap peristiwa selalu menghasilkan inspirasi yang mendalam.

Manfaat Menuliskan Hikmah di Balik Bencana

Kegiatan menuliskan hikmah yang kita peroleh dari setiap bencana atau musibah, baik yang dialami sendiri maupun orang lain memiliki banyak manfaat. Diantaranya yaitu;

1. Lebih mensyukuri nikmat

Menuliskan hikmah dibalik bencana adalah cara kita untuk berkhusnuzon (berpikiran positif) terhadap takdir yang ditetapkan oleh Allah. Menuliskan hikmah di balik bencana menuntun pikiran kita untuk melihat sisi positif dari setiap peristiwa yang kita ataupun orang lain lalui. Dan hal tersebut akan menuntun kita untuk lebih mensyukuri setiap nikmat yang ada.

Di dalam sebuah ayat Alquran dijelaskan bahwa segala ketetapan yang diberikan kepada manusia yang beriman itu merupakan sebuah kebaikan. Namun terkadang manusia ada yang tidak menerima cobaan atau ujian yang diberikan kepadanya. Sikap manusia yang ikhlas saat terjadi musibah maka dia harus bersabar, sebaliknya ketika dia berada dalam kondisi yang lapang penuh nikmat seharusnya bersyukur kepada Allah SWT.

Syukur dan sabar merupakan kunci sukses kehidupan seorang hamba di dunia ini. Tentu harus dibekali dengan iman dan takwa yang konsisten setiap saat. Banyak orang yang lupa akan agamanya saat dia berada dalam kenikmatan dunia yang menyenangkan, lupa bersyukur kepada Tuhan. Serta melakukan banyak perbuatan yang melanggar aturan agama. Manusia semacam ini akan rugi di akhirat nantinya. Sebab itu selayaknya sebuah musibah yang besar mampu mengingatkan hati seorang hamba terhadap Tuhan Semesta Alam.

2. Meningkatkan tawakal

Dengan menggali setiap hikmah di balik bencana membuat kita semakin bertawakal kepada Allah. Allah lah yang membuat skenario perjalanan hidup kita. Dan dia pasti lebih tahu, apa yang terbaik untuk kita.

Bekal tawakal kepada Allah membuat muslim akan kuat diterpa berbagai kesulitan dan ujian yang datang silih berganti. Dia akan menggantung semua permasalahan hidup kepada Tuhan, diawali terlebih dahulu dengan usaha yang terbaik. Merima takdir yang telah berlalu dalam hidup ini juga sebagian dari rasa tawakal yang perlu ditumbuhkan.

3. Terapi psikologis yang efektif

Menulis juga merupakan sarana terapi psikologi yang efektif. Dengan menuliskan prasangka-prasangka baik membuat jiwa kita dipenuhi oleh energi positif. Oleh karena itu banyak ahli psikologi yang akhirnya menjadikan kegiatan menulis dan mencurahkan isi hati dalam bentuk tulisan sebagai terapi bagi pasien yang mengalami depresi dan gangguan mental lainnya. 

4. Arti sebuah persaudaraan

Telah diuraikan tadi betapa bencana tsunami mampu mengikat kembali ukhuwah islamiyyah yang mulai dilupakan banyak orang. Orang-orang dari luar Aceh semisal dari Jawa, daerah Sumatera lainnya, Kalimantan, Sulawesi, ataupun luar negeri datang membantu para korban bencana tersebut.

Persaudaraan dalam hidup ini tidak dibatasi oleh perbedaan suku, bahasa, ataupun garis keturunan. Persaudaraan manusia lebih luas dari cakupan persaudaran ikatan kekeluargaan atau garis keturunan. Masyarakat yang telah kuat rasa persaudaraannya akan menjadi sebuah komunitas yang tak mudah untuk dipecah belah.

Menumbuhkan sikap saling percaya dan mencintai sesama bangsa Indonesia memang tidaklah mudah, apalagi saat ini era media komunikasi membangun persepsi pragmatis dan enak sendiri pada para audiennya. Namun sebagai bangsa yang besar, rakyat kita tidak boleh menyerah karena persatuan sangat penting untuk melanggengkan kedamaian di tanah air.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • May Day - Hari Buruh Jangan Ada Lagi Rusuh!
  • Banjir Lumpur Panas Sidoarjo yang Memprihatinkan
  • Global Warning - Peringatan Bersama Pentingnya Menjaga Bumi
  • Kliping Gempa Bumi - Sumatera Rawan Gempa Bumi
  • Gunung Toba - Petaka Terdahsyat Umat Manusia
  • Mempelajari Wedhus Gembel dari Museum Gunung Merapi
  • Kebakaran: Kebakaran Hutan Penghancur Ekosistem
  • Mewaspadai Serangan Rayap - ANNEAHIRA.COM
  • Pengertian Tanah Longsor
  • Kenapa Materi Tsunami Begitu Menghebohkan
  • Rumah Untuk Korban Tsunami Aceh
  • Tipe-tipe dan Akibat Gempa Bumi
  • Tsunami Jepang: Gempa Bumi dan Tsunami Sendai 2011
  • Banjir Baleendah yang Memprihatinkan
  • Seputar Peristiwa Tsunami Di Aceh
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA