logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Hiburan    Artis / Selebritis    Rapor Buruk Artis Luar

Tren Artis Bunuh Diri


Ilustrasi artis bunuh diri

Hingar-bingar dunia keartisan telah membuat banyak mata di seluruh pelosok negeri memimpikan ikut tenar bak artis yang terlihat kehidupannya begitu menyenangkan. Sungguh tiada disangka, ternyata dunia artis yang penuh dengan keglamoran, persaingan, hingar-bingar, dan tekanan jam tayang membuat kehidupan para artis seringkali mengalami stres yang cukup hebat. Bahkan, kita mungkin pernah mendengar tentang berita artis bunuh diri. 

Penyebab Trend Artis Bunuh Diri

Tak banyak yang menyadari, kehidupan para artis yang kadang terlihat ‘wah’ ternyata banyak menyisakan luka menganga. Hingga bukanlah suatu hal yang mengherankan jika ternyata banyak yang tidak kuat menghadapi tekanan hidup dan akhirnya banyak artis bunuh diri.

Seringkali tindakan artis bunuh diri di beberapa belahan dunia mempunyai banyak motif penyebabnya. Sebuah tindakan mengakhiri kehidupan sendiri tanpa bantuan orang lain atau kita sebut bunuh diri kadang dimulai dari rasa amat bersalah yang dalam karena merasa tidak mampu mencapai apa yang dicita-citakan. 

Artis bunuh diri kadang juga bisa dipicu perasaan malu yang teramat besar yang membuatnya tidak mampu membangun kepercayaan diri kembali. Sifat tertutup dan tiadanya teman dekat yang mampu mendengarkan keluh kesahnya, membuatnya rentan melakukan bunuh diri. Sehingga berdasarkan evaluasi tentang penyebab artis bunuh diri adalah karena adanya egoistic suicide atau bunuh diri karena urusan pribadi.

Secara umum, motif artis bunuh diri adalah sebagai berikut:

  1. Dilanda rasa putus asa yang mendalam hingga dalam taraf depresi yang cukup berat.
  2. Tekanan lingkungan, fans juga papararazi yang menguak kehidupan pribadi mereka yang mungkin jauh dari tindakan bermoral. Hal ini karena perasaan malu yang didukung kepribadian tertutup yang mereka miliki.
  3. Gangguan psikologis yang mengarah pada penyakit gila. Bisa jadi hal ini karena faktor keturunan ataupun karena ketidakmampuan mengelola emosi negatif.
  4. Turunnya pamor mereka akibat faktor usia dan persaingan karier di dunia hiburan yang begitu ketat. Bagaimanapun, dunia artis di masa kini bak persaingan bisnis di masa pasar bebas. Siapa yang kuat, maka dialah yang bertahan. Dunia keartisan seringkali tak ramah meskipun terlihat memukau indah dari kejauhan.
  5. Ketenaran mereka sebagai artis tidak diikuti dengan kematangan dalam ilmu dan kekuatan iman. Saat ini, sangat dimungkinkan untuk tenar menjadi artis dengan masa yang amat singkat dan cara yang tidak rumit.
  6. Himpitan ekonomi seiring berkurangnya ketenaran membuat mereka tidak siap meninggalkan dunia hiburan yang penuh keglamoran. Artis-artis yang beranjak tua kadang sudah mulai tidak menarik di dunia hiburan. Masa ketenaran seorang artiskadang hanya sekejab saja. Para artis yang tidak sadar untuk mempersiapkan masa-masa sulit dalam ekonomi mereka akibat turunnya pamor sebagai suatu hal yang umum dalam hukum alam menjadikan mereka frustasi. 
  7. Penderitaan karena penyakit yang terus menerus. Dunia artis yang dipenuhi dengan kebebasan dalam gaya hidup sering menjadikan para artis akhirnya mengalami penderitaan AIDS dan pecandu narkoba.

Dari beberapa peristiwa artis bunuh diri yang terjadi, ditemukan bahwa sebagian besar artis bunuh diri adalah artis wanita. Sebagai makhluk yang perasaannya mudah menjadi sensitif, para artis wanita ini bisa jadi merasa stres karena penderitaan batinnya sebagai efek dari perasaan patah hati, putus asa karena masa depannya kelihatan suram, sedangkan batinnya kosong tanpa cahaya iman kepada Tuhan yang memberikan kesempatan kehidupan kepada manusia.

Sebagai artis yang dikenal masyarakat, para artis ini biasanya bukan orang yang tertekan secara ekonomi. Mereka mungkin punya uang, kehidupan yang mewah, punya kedudukan, punya nama tenar, diidolakan orang, namun ternyata mereka tidak berbahagia. 

Hal-Hal Lain Yang Memicu Artis Bunuh Diri

Hidup dalam kontrak kerja menjadikan para artis hidup dengan tuntutan waktu yang penuh pada pekerjaan mereka. Hal ini seringkali membuat mereka tidak mempunyai waktu yang bebas untuk kehidupan pribadi. Ini karena mereka memiliki jadwal pekerjaan yang cukup padat, belum lagi tuntutan manajemen artis dari agensi agar mereka menjaga citra sebagai artis.

Bahkan dalam rangka memuluskan karier para artis, ada agensi yang begitu tega menentukan dengan siapa sang artis diperkenankan untuk berkencan. Semua hal ini membuat mereka merasa lelah sebagai artis dan lebih memilih bunuh diri.

Pergaulan dan sex bebas yang seringkali menyertai kehidupan glamor para artis memungkinkan mereka mengalami pelecehan seksual ataupun kekerasan seksual. Tekanan keadaan ini seringkali membuat para artis bunuh diri terutama yang wanita.

Kekerasan seksual ini juga seringkali dihubungkan dengan teknik untuk memperlancar karier mereka sebagai artis. Bahkan, ada agensi artis yang benar-benar tidak punya rasa kemanusiaan dengan memaksakan para artis mereka untuk menjual diri pada kolega-kolega rumah produksi  yang menaungi para artis tersebut.

Fenomena Artis bunuh diri paling banyak terjadi pada artis Korea. Menurut ahli psikologi, hal ini terjadi akibat budaya “Yan” yang dianut masyarakat, yaitu sikap untuk tetap tabah dan diam meskipun orang Korea sedang dalam keadaan marah.

Apalagi para artis yang menjadi figur masyarakat, tentu konsep pencitraan ini dilakukan dengan lebih ketat, mengingat seringnya berita negatif dalam bentuk gosip yang menimpa mereka. Ketidakmampuan para artis ini untuk bertahan menghadapi kondisi yang sulit membuat artis bunuh diri karena merasa putus asa.

Karakter tertutup yang dimiliki para artis kadang menyebabkan mereka malu jika hal pribadi mereka diketahui oleh orang lain. Kadang mereka tak punya sahabat untuk berbagi, sedangkan untuk pergi ke psikolog ataupun pergi ke psikiater mereka teramat malu.

Faktor agama dan kepercayaan pada Tuhan juga bisa memicu tindakan artis bunuh diri. Dunia artis yang penuh keglamoran dan menjunjung tinggi sekularisme amat menentukan tindakan ini.

Paham sekularisme yang memisahkan kepentingan kehidupan dunia dengan kehidupan beragama menjadikan para artis kadang kurang mempercayai keberadaan Tuhan dalam menentukan takdir kehidupan mereka. Dalam keadaan frustasi, mereka tidak mampu merasakan kasih sayang Tuhan dalam cobaan hidup yang mereka alami.

Faktor kepercayaan akan adanya reinkarnasi yaitu sebuah perjalanan kehidupan kembali setelah kematian juga mendorong tindakan artis bunuh diri. Kepercayaan ini membuat para artis yang berniat bunuh diri mempunyai kecenderungan untuk mengharapkan kehidupan yang lebih baik  pada  kehidupan  mereka setelah mati, daripada yang mereka alami saat ini.

Cara Mengurangi Tren Artis Bunuh Diri

Trend artis bunuh diri harus segera diatasi. Sangat mengkhawatirkan jika terjadi artis bunuh diri sedangkan kecenderungan para fans juga penggemar para artis meneladani sikap para idolanya. Berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi tren artis bunuh diri ini.

  • Perlu edukasi dan juga motivasi diberikan kepada segala lapisan masyarakat untuk kuat menjalani segala problema kehidupan. Bahwa bunuh diri bukanlah sebuah jalan yang terang untuk menyelesaikan permasalahan. 
  • Hendaknya media massa tidak lantas membuat hiperbola berita artis bunuh diri, yang menjadikan tindakan peniruan pada masyarakat juga para artis junior lainnya. Trend artis bunuh diri di Korea sempat disinyalir terinspirasi oleh peristiwa artis bunuh diri yang bernama Lee Eun Joo.
  • Lebih ditingkatkan tindakan edukasi keagamaan agar keimanan para artis meningkat. Kepercayaan yang melekat di dalam hati sebenarnya adalah pilar paling utama dalam mengendalikan dan mencegah tindakan artis bunuh diri. Peristiwa tidak dibenarkan oleh agama, terutama dalam ajaran Islam.
  • Para pemilik Production House (PH) hendaknya juga menyediakan jasa psikiater untuk mengurangi stress di kalangan artis yang merena naungi.
  • Para pemilik Production House (PH) hendaknya lebih manusiawi dalam menangani para artis.
  • Masyarakat yang sedang bercita-cita menjadi artis harus mempersiapkan mental dan spiritual agar siap menghadapi tantangan kehidupan pada dunia artis. Jangan sampai ketika cita-cita mereka menjadi artis terkabul, mereka lantas menjadi artis bunuh diri.

Fenomena artis bunuh diri ini tentu bukanlah hal yang dapat dibanggakan. Kita sebagai orang awam hendaknya menyikapinya dengan bijak. Bukan hanya artis saja, orang awam juga ada yang bunuh diri karena tidak tahan menghadapi tekanan hidup. Yang penting kita harus selalu berpegang teguh kepada Tuhan dalam menghadapi kehidupan yang naik turun.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Mengapa Banyak Artis Korea yang Bunuh Diri?
  • Arti Buka Baju Sebagai Sebuah Kejujuran
  • 5 Keluarga Artis Hollywood Kontroversial
  • Artis-artis Cantik yang Mengumbar Keseronokkan
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA