logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Hiburan    Artis / Selebritis    Sensasi Selebritis Luar

Artis Selebritis: Tingkah Laku Hingga Konspirasi Kematian John Lennon


Ilustrasi artis selebritis
Artis selebritis atau selebritas selalu saja mampu membuat banyak orang paling tidak meliriknya. Penampilan mereka yang berbeda, bakat mereka yang terasah, kehidupan yang sedikit berbeda dengan orang kebanyakan, ditambah dengan propaganda media, semuanya membuat selebritas menjadi berita yang menarik. Bayangkan saja kalau apapun yang mereka perbuat bisa menjadi berita yang menyedot jutaan mata membaca atau membicarakannya. Jangankan ia main di film baru, temannya lupa bayar makan di restoran, sang artis bisa kena getahnya.

Gelegar Selebritas

Ada memang beberapa artis yang menciptakan sensasi bagi dirinya sendiri agar ia masuk berita atau paling tidak menjadi bahan pembicaraan. Kalau ia dibicarakan orang, artinya ia dikenal dan dianggap menarik. Jangan heran kalau artis yang penuh sensasi ini malah semakin ngetop dan laku. Bahkan ia bisa tampil setiap hari di televisi. Ada yang tampil beberapa kali di beberapa stasiun televisi. Hebat sekali. Pundi-pundinya semakin penuh.

Lihat apa yang terjadi dengan Dewi Perssik, Julia Perez, Nikita Mirzani. Semuanya adalah contoh selebritas sensasional. Mungkin saja mereka tidak berusaha membuat sensasi, namun, akhirnya mengikuti sensasi itu dan entah sengaja atau tidak sengaja mereka malah membuat api semakin tinggi. Tentu saja hal ini semakin membuat pemburu berita senang. Mereka akan meminta konfirmasi dan akan menunggu si artis sejak pagi hingga pagi lagi.

Artis yang berasal dari Indonesia saja dibuat seperti itu, apalagi artis dari Hollywwod. Paparazzi malah lebih gila lagi menguntit para artis yang dianggap mempunyai nilai jual sangat tinggi ini. Peristiwa seorang paparazzi yang tertabrik sebuah mobil hingga meninggal dunia, menjadi sesuatu yang harus diperhatikan. Sang paparazzi mengira bahwa yang mengendarai mobil mewah milik Justin Bieber itu adalah sang artis sendiri. Ia mengejarnya. Sayang ia tertabrak mobil lainnya.

Ketika Lady Diana dari Inggris masih hidup, ia pun harus main kucing-kucingan dengan para awak media. Hingga akhirnya ia pun meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan akibat dikejar oleh paparazzi. Ia tidak sendirian dalam peristiwa itu. Ada Doddy Al Fayed yang juga meninggal di tempat di dalam mobil mewah mereka. Kisah ini tentu saja sangat mengejutkan dan sangat menyedihkan. Kematian Lady Diana ini mengundang kontroversi namun akhirnya semua harus mengakui kalau kecelakaan itulah yang telah menyebabkan kematian sang puteri yang begitu dicintai banyak orang.

Kalau ingin menjadi seorang artis yang dipuja, memang siap dibicarakan dan siap digosipkan. Lelaki yang sebenarnya adalah anak kandung saja bisa dikira pacar. Lalu dibuatkan kisah yang menarik tentang keduanya. Awalnya misalnya judul arikelnya, ‘Si artis anu tertangkap basah bersama dengan seorang laki-laki’. Berita ini diberi bumbu tentang kisah cinta si artis sebelumnya dan tidak lupa juga gambaran laki-laki yang dibawa oleh sang artis.

Setelah ada pernyataan resmi dari sang artis, barulah beritanya dibuat dengan lebih menis dan menyatakan bahwa sang artis bersama dengan adiknya. Sudah berapa artikel yang hadir karena keberadaan sang artis yang terlihat dekat dengan keluarganya itu. Herannya, penonton senang saja melihat dan membaca berita ringan yang belum tentu memberikan manfaat tersebut. Tetapi itulah para penggemar. Mereka akan berkorban apapun bagi para artis yang disenanginya.

Ariel NOAH yang telah nyata berbuat tidak senonoh saja masih dicinta oleh banyak orang. Sungguh luar biasa kekuatan yang dimiliki oleh para artis ini. Itulah mengapa ketika ada artis yang tersangkut  narkoba, BNN cepat-cepat menangkap sang artis. BNN takut para penggemar sang artis akan ikut menjadi pemakai narkoba. Aksi meniru perbuatan para artis ini memang sangat mengerikan. Mulai dari cara berpakaian yang tidak pantas hingga cara bicara dan kata-kata yang diucapkan oleh mereka.

Panutan dan Tuntunan

Kata-kata yang disebut dengan bahasa alay, bahasa cadel, kalau dahulu ada bahasa slang baru, semuanya dimulai oleh para artis cukup terkenal. Selanjutnya diikuti oleh para penggemar mereka hingga masyarakat bosan dan tidak menggunakannya lagi. Setelah itu akan muncul tren baru yang juga dimulai oleh para artis. Penggunaan celana pendek juga berasal dari artis wanita yang tidak sadar dan tidak malu memamerkan tubuhnya. Bisa saja mereka dikatakan menjual tubuhnya demi uang. Belum lagi pergaulan mereka yang bebas. Jarang ada artis yang benar-benar menjaga diri dari semua hal yang dilarang. Mereka semua terlihat menikmati kebersamaan dengan orang-orang yang non mahramnya.

Peristiwa menghebohkan

Peristiwa menggemparkan terjadi di depan apartemen tua di Dakota, New York, pada 8 Desember 1980 malam. John Lennon, bintang rock paling terkenal, terbaring setengah sadar dengan empat lubang peluru menembus punggungnya. Beberapa menit sebelum peristiwa nahas itu terjadi, John dan istrinya, Yoko Ono, sedang berjalan pulang kembali ke apartemennya. Ketika sampai di depan apartemen, tiba-tiba terdengar suara memanggil. Sejurus kemudian, terdengar suara pistol menyalak beberapa kali. Selebritas dunia ini pun langsung roboh bersimbah darah.

Dengan tenang, Mark David Chapman, kemudian duduk di anak tangga. Pembunuh John ini tidak mencoba melarikan diri. Ketika polisi datang dan menangkapnya, dia sedang membaca The Carthcer in the Rye, sebuah novel karangan JD Salinger.

Teori Konspirasi
Teori-teori konspirasi lantas bermunculan, beberapa di antaranya bahkan ada yang kejam menuduh Yoko Ono sebagai otak dari tragedi ini. Paul McCartney adalah salah seorang yang percaya dengan penalaran ini, mengingat Yoko Ono pernah melakukan rekayasa penangkapan terhadap John di Jepang, dalam kasus ganja.

Tesis dari Bresler, menyatakan bahwa Chapman adalah seorang pembunuh yang dikendalikan. Pikirannya dimanipulasi oleh beberapa elemen sayap kanan yang mungkin terhubung dengan yang baru terpilih saat itu (baca: Ronald Reagan). Tesis itu didasarkan pada kenyataan bahwa FBI dan CIA telah menguntit John Lennon sejak dari konser Free John Sinclair pada 1969 hingga 1976 karena keterlibatannya dalam aktivitas politik dan masalah imigrasi.


Sebenarnya, saat itu John telah memenangkan sengketa keimigrasiannya dan berhenti dari aktivitas politik. Dia bahkan menarik diri dari kehidupan publik. Namun, apartemennya tetap diawasi. Ke mana pun pergi, dia selalu diikuti, bahkan teleponnya tetap disadap. Inti dari temuan Bresler adalah pemerintah mengelompokkan John Lennon kepada orang-orang yang berbahaya. Dia dipandang sebagai seorang radikal harus segera dihentikan.

Dalam cara pandang resmi semacam itu, timbulnya paranoid mungkin bisa dipahami. Sebab, hal itu bisa mempermalukan dan meruntuhkan wibawa pemerintah. Terlebih, kharisma John disinyalir bisa mempengaruhi remaja yang sangat mengelu-elukannya.

Pemerintah Diduga Terlibat
Dalam membangun kasusnya, Bresler tetap optimis dengan menyusun beberapa titik kunci untuk mencari jawab atas pertanyaan, "Siapa yang ingin membunuh bintang rock tua?"    Pemerintahan Richard Nixon dan politisi ultrakonservatif sayap kanan, seperti Senator Storm Thurmond, entah dengan alasan apa selalu terpaku pada angapan bahwa John adalah suatu masalah.

Bagi mereka, pernyataan vokal dan aktivitas politik dari penyanyi serta penulis lagu ini sangat berbahaya. Selain itu, aktivitas John juga dipahami sebagai subversif paling buruk. Terlebih karena John sangat terkenal dan dicintai banyak orang.

FBI dan John Lennon
J. Edgar Hoover menunjukkan satu halaman file FBI tentang John Lennon. Judulnya ditulis dengan tulisan tangan dalam huruf kapital yang diberi garis bawah, berbunyi SEMUA EKSTREMIS HARUS DIANGGAP BERBAHAYA.

Pemerintah berusaha habis-habisan untuk menolak keinginan John Lennon untuk menjadi warga negara AS agar dia bisa tetap tinggal di Amerika. Bahkan, Senator Storm Thurmond pernah mengirim memo kepada Jaksa Agung John Mitcell untuk mendeportasi John Lennon.  File FBI tentang John Lennon tebalnya hampir tiga ratus halaman. Menurut Hoover, John berada di bawah pengawasan dan pengintaian secara terus-menerus. Bahkan, terkadang pengawasan ini dilakukan dengan cara yang sangat melecehkan.


Salah satunya, dengan mendadak seseorang yang patut diduga sebagai agen FBI atau CIA, mendatangi apartemen John sekadar untuk mengantarkan sebungkus kacang, atau hal sederhana lainnya. Taktik ini mirip dengan taktik yang digunakan FBI pada kasus Martin Luther King, Jr, beberapa tahun sebelumnya.

Pada akhir 1972, ketika pengawasan dan pengintaian yang dilakukan FBI telah sampai pada puncaknya, secara bercanda John berkata kepada Paul Krassner, "Dengar, jika terjadi sesuatu padaku dan Yoko, pahamilah bahwa itu bukan suatu kecelakaan!”

Tolong di SHARE :
Tweet
Artikel Terkait
  • Tubuh Binaraga Artis Mancanegara Penuh Suplemen
  • Kumpulan Personil Boyband Paling Tampan di Korea
  • Artis Korea yang Operasi Plastik
  • Artis Tercantik di Dunia, Seksi dan Cerdas
  • Berburu Poto Artis Bernilai Tinggi
  • Alasan dan Dampak Sosial Artis Korea Operasi Plastik
  • Baju Artis yang Aneh, Unik, dan Nyeleneh
  • 7 Nama Anak Artis Paling Unik
  • Vanessa Hudgens, Aktris Cantik Jebolan "High School Musical"
  • Pria Seksi dan Perubahan Orientasi Perempuan - ANNEAHIRA.COM
  • Tingkah Polah Sensasional Artis Aneh Dunia
  • Sumber Gelap Fhoto Artis
  • Picture Artis - Photo Shoot Session & Gravure
  • Lima Pria Tampan yang Masih Betah Menjomblo
  • Situs Artis Bikin Makin Laris
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Komp. Buah Batu Regency Blok A2 No.9
Bandung Jawa Barat - INDONESIA