logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Agama & Kepercayaan    Islam    Sejarah Islam

Mengenal Asal Usul Agama Islam


Ilustrasi asal usul agama islam

Nama Islam semakin mencuat semenjak tragedi World Trade Center (WTC) 9/11 beberapa tahun silam. Tragedi ini mendapat perhatian dari seluruh warga dunia dan mendapat kecaman. Dengan isu yang dimunculkan adalah ulah terorisme, di mana para terorisme tersebut beragama Islam.

Maka Islam pun mendapat catatan baru yang kurang baik, yaitu sebagai agama terorisme. Padahal menurut sumber sejarah dan kitab sucinya, Islam adalah agama Rahmatanlillalamin (rahmat bagi seluruh alam). Walaupun awalnya bermunculan anggapan bahwa kejadian tersebut adalah perbuatan dari para teroris yang beragama Islam, tetapi seiring berkembangnya waktu, anggapan lain bermunculan. Bahkan tidak sedikit yang menganggap bahwa hal tersebut adalah ulah dari sekelompok pihak yang menginginkan hancurnya reputasi agama Islam.

Asal Usul Agama Islam - Apa Itu Islam?

Secara definitif, Islam dalam bahasa Arab berarti berserah diri dan bila dikaitkan dengan agama berarti berserah diri kepada Tuhan. Sebagai salah satu agama samawi atau agama yang diturunkan dari langit, Islam adalah agama monotheism, artinya hanya percaya kepada satu Tuhan.

Tuhan bagi para pemeluk Islam adalah Allah. Dalam bahasa Indonesia, nama ini memiliki kesamaan panggilan dan tulisan dengan agama Nasrani, namun berbeda dalam penyebutannya. Allah dalam agama Islam dibaca Alloh, sedangkan dalam agama Nasrani tetap dibaca Allah.

Islam tidak sekadar agama yang mengajarkan kebaikan dan cara beribadah, namun juga mengajarkan bagaimana cara agar manusia dapat menjaga kebersihan, menjalani kehidupan sosial (bertetangga), berniaga (berbisnis), menjadi pemimpin, berkeluarga hingga bersuci. Semua ajaran agama Islam tersebut tertulis dalam kitab suci agama Islam yaitu Al Quran beserta perkataan nabi Muhammad yaitu nabinya umat Islam yang perkataannya itu disebut dengan hadits.

Asal Usul Agama Islam - Siapakah Allah?

Dalam kitab suci umat Islam, Al-Qur’an, Allah SWT adalah satu-satunya Tuhan yang patut disembah. Karena Tuhan memiliki sifat "Maha" sehingga "Maha" adalah puncak di atas puncak tertinggi dari yang tertinggi.

Maka dari itu, Tuhan dalam agama Islam menekankan bahwa diri-Nya tidak bermula dan sangat jauh berbeda dari segala ciptaan-Nya. Ia tidak tidur, tidak buta maupun tuli dan Ia memiliki 99 nama-nama baik yang disebut Asmaul Husna. Ke-99 nama baik dari Allah ini juga menunjukkan sifat Allah. Di antaranya adalah Ar Rahman yang berarti Maha Pengasih dan Ar Rahim yang berarti Maha Penyayang.

Sifat-sifat Allah ini juga tercermin dalam sifat-sifat manusia, misalnya saja Allah yang Maha Pengasih dan Penyayang juga terdapat dalam sifat manusia yang juga mempunyai sifat pengasih dan juga penyayang. Bedanya adalah bahwa sifat dari Allah tidak ada batasnya. Allah maha pengasih dan memberikan kasihnya kepada siapa saja tanpa pandang bulu. Berbeda dengan manusia yang pengasih, tetapi masih melihat kepada siapa dia memberikan sesuatunya. Tetapi, ada beberapa sifat yang hanya Allah sendiri yang berhak untuk memilikinya.

Kemunculan dan Asal Usul Agama Islam

Islam muncul sebagai bentuk keprihatinan terhadap kondisi umat manusia yang pada saat itu sudah tersesat dari jalan yang seharusnya. Manusia yang seharusnya menyembah Tuhan, malah menyembah berhala yang mereka ciptakan sendiri. Tata kehidupan masyarakat juga sudah tidak pada tempatnya lagi di mana orang akan sangat malu jika mempunyai anak perempuan. Bahkan tidak jarang orang yang membunuh anak perempuannya sendiri untuk menutupi malu. Maka melalui utusannya, sang nabi dan rasul terakhir Muhammad SAW, Allah SWT menurunkan agama Islam sebagai penyempurna agama-agama samawi sebelumnya.

Dalam ajarannya, Islam memberi arahan yang lebih manusiawi dan religius. Sehingga tercipta keseimbangan hidup antara dunia dan akhirat. Umat Islam diperintahkan untuk melakukan ibadah untuk kepentingan akhiratnya tetapi juga disuruh untuk bekerja demi kepentingan dunia. Dua hal yang tidak bisa dipisahkan dalam ajaran Islam ini.

Pada proses kemunculannya di jazirah Arab, Islam mendapat perlawanan dari suku bangsa setempat. Namun, karena kegigihan Nabi Muhammad SAW, Islam kini dikenal oleh seluruh penjuru dunia sebagai agama kedua yang terbanyak penganutnya setelah agama Nasrani. Bahkan pada zaman keemasannya, agama Islam merupakan agama terbesar di dunia dengan cakupan wilayah yang sangat luas. Pada masa keemasan ini, ilmu pengetahuan di segala bidang berkembang dengan pesat karena di dalam agama Islam masing-masing umatnya diperintahkan untuk mencari ilmu seting-tingginya sesuai dengan kemampuan mereka.

Asal Usul Agama Islam - Menjadi Islam

Untuk menjadi seorang muslim (sebutan untuk penganut agama Islam), terdapat lima syarat yang harus dipenuhi. Lima syarat ini dikenal dengan sebutan rukun Islam di mana semua muslim harus melaksanakan lima syarat ini agar agamanya sempurna. Syarat yang pertama kali harus dilakukan adalah mengucapkan dua kalimat syahadat. Kalimat syahadat ini adalah sebuah kesaksian tentang adanya Tuhan yang harus disembah dan nabi yang diikuti.

Kalimat tersebut berbunyi Asyhadualailaha illallah Wa Asyhaduanna Muhammadarrasulullah, artinya "Aku Bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Aku Bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah".

Kalimat syahadat ini adalah kunci pertama agar seseorang disebut sebagai muslim. Karena itu, ketika ada orang yang dulunya beragam lain dan ingin masuk ke dalam agama Islam, hal pertama ang harus dia lakukan adalah mengucapkan dua kalimat syahadat.

Yang kedua dalam rukun Islam adalah mendirikan shalat. Shalat adalah ibadah wajib umat Islam yang dilakukan lima kali dalam sehari. Yaitu shalat subuh pada pagi hari, dhuhur pada siang hari, ashar pada sore hari, maghrib pada petang hari, dan shalat Isya pada malam hari. Ada aturan tertentu yang harus diikuti oleh seorang muslim dalam menjalankan shalat ini.

Yang ketiga dalam rukun Islam adalah berpuasa di bulan ramadhan. Bulan ramadhan adalah bulan pada penanggalan bulan yang biasa disebut dengan penanggalan hijriah. Pada bulan ini, semua umat Islam yang ada di seluruh dunia diwajibkan untuk berpuasa yaitu tidak makan dan minum dari subuh sampai dengan terbenamnya matahari.

Yang keempat dalam rukun islam adalah berzakat. Zakat adalah memberikan sebagian harta yang dimilikinya kepada orang lain dengan syarat yang telah ditentukan. Tujuan zakat ini adalah adanya pemerataan rezeki. Yang kaya berbagi kepada yang kurang mampu sehingga terjadi keseimbangan dalam kehidupan.

Yang kelima adalah melaksankan ibadah haji. Ibadah haji adalah serangkaian ibadah yang dilakukan pada bulan Zulhijjah dengan syarat tertentu. Untuk melaksanakan ibadah haji ini umat Islam berkumpul di sekitar kabah dan ibadah haji ini hanya diwajibkan kepada orang yang mampu.

Pada dasarnya, tiada satu agama pun yang mengajarkan untuk memerangi dengan sengaja atau menguasai satu sama lainnya. Agama hadir sebagai buku petunjuk kehidupan yang mengarahkan manusia menuju kebaikan kehidupan di dunia dan di akhirat.

Dan Islam, sebagai salah satu agama yang diakui di dunia, mengajarkan kebaikan lebih dari sekadar kebaikan.

Tolong di SHARE :
Tweet
Artikel Terkait
  • Menguak Peninggalan Islam di Nusantara
  • Bagaimana Sejarah Islam di Nusantara?
  • Sejarah Islam Indonesia
  • Wasiat Muhammad Tentang Khalifah Islam
  • Artikel Sejarah Islam: Persebaran Ilmu Pengetahuan Islam
  • Napak Tilas Sejarah Islam di Andalusia
  • Sejarah Perkembangan Agama Islam di Wilayah Nusantara
  • Sejarah Agama Islam - Sebuah Peradaban yang Cemerlang
  • Arab Islam - Transformasi Bangsa Arab Melalui Islam
  • Sejarah Jamaah Tabligh
  • Ilmu Laduni � Ilmu dari Tuhan atau Jin?
  • Perkembangan Islam di Afrika - Perjuangan Benua Hitam Memelajari Islam
  • Tentang Muhammad saw dan Sejarah Islam di Arab
  • Mekkah Dan Madinah - Pusat Sejarah Islam Dunia
  • Nama Kerajaan Islam di Sumatera
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Komp. Buah Batu Regency Blok A2 No.9
Bandung Jawa Barat - INDONESIA