logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Sosial & Budaya    Suku    Suku Batak    Asal Usul Suku Batak

Asal Usul Suku Batak Ternyata dari Thailand!

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Suku bangsa yang dimiliki oleh Indonesia percaya atau tidak jumlahnya mencapai puluhan bahkan bila dihitung dengan suku bangsa yang sudah hampir punah atau bahkan sudah punah jumlahnya bisa mencapai ratusan. Suku bangsa tersebut tersebar di seluruh Indonesia, mulai dari ujung barat hingga pojok timur. Suku-suku bangsa di Indonesia memiliki akar budaya dan asal usul yang berbeda. Seperti yang terjadi pada asal usul suku Batak. 

Suku Batak merupakan salah satu suku di Sumatera Utara yang masih ‘eksis’ hingga kini. Suku Batak mempunyai asal usul yang sangat panjang. Legenda berbicara bahwa suku Batak datang dari salah satu daerah di Pangururan sebelah barat, tepatnya Pusuk Buhit di daerah Sianjur Mula Mula.

Dari Thailand

Konon, suku Batak bukan asli berasal dari tanah Indonesia, melainkan datang dari daratan Thailand. Nama Batak sendiri, menurut legenda merupakan nama seorang pemimpin dari Thailand yang mendatangi Indonesia melalui Semenanjung Malaysia dan kemudian menetap di daerah Sianjur Mula Mula.

Raja Sisingamangaraja ke XII juga diperkirakan masih mempunyai pertalian darah dengan pemimpin Batak tersebut. Diperkirakan, Raja Batak tersebut hidup dan tinggal di Indonesia pada abad ke-13 sekitar tahun 1200-1300 M. 

Asal usul suku Batak juga terhubung dengan penemuan prasasti kerajaan Cola yang berasal dari India. Pada zaman dahulu disebutkan bahwa kerajaan Cola dari India tersebut menyerang kerajaan Sriwijaya dan menguasai beberapa daerah di sekitarnya, seperti Barus.

Orang-orang suku Tamil yang berasal dari kerajaan Cola tersebut berjumlah lebih dari seribu orang dan semuanya bermukim di Barus. Kedatangan kerajaan Cola tersebut mau tidak mau mengganggu keberadaan Raja Batak beserta keturunan-keturunannya. Hingga akhirnya, Raja Batak ‘mengungsi’ ke daerah Portibi di selatan Danau Toba.

Mulai dari situlah Raja Batak memperlihatkan kekuasaannya dan berhasil menguasai beberapa daerah di Sumatera Utara seperti Danau Toba, Simalungun, Tanah Karo, Dairi, bahkan hingga sebagian daerah Istimewa Aceh. 

Marga

Sebenarnya, Raja Batak bukanlah seorang yang berpangkat sebagai raja, dia juga tidak memipin suatu kerajaan, sebutan Raja disematkan karena sebagai simbol penghormatan dari para keturunan-keturunannya tersebut kepada pemimpinnya.

Suku Batak memiliki penghormatan yang tinggi terhadap para leluhurnya. Bukti penghormatan masyarakat Batak terhadap leluhurnya yang bisa dirasakan hingga sekarang adalah penggunaan berbagai marga di belakang nama mereka. 

Nama marga-marga yang sekarang ini kita kenal adalah nama dari leluhur-leluhur mereka terdahulu. Jumlahnya juga ratusan, ada sekitar 200 lebih marga. Sistem yang berlaku di masyarakat Batak adalah sistem berdasarkan garis keturunan pria (ayah) atau patrilineal. Jadi biasanya, penggunaan nama marga hanya akan diturunkan dari garis keturunan ayah.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Mengenal Rumah Adat Suku Batak
  • Mengenal Lebih Jauh Suku Batak Toba
  • Filosofi Rumah Adat Suku Batak
  • Kepribadian Unik Suku Batak yang Tegas
  • Budaya Adiluhung Suku Karo
  • Suku Bangsa Batak: Konsepsi Suku Bangsa Batak
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA