Penyakit Asam Urat dan Pengobatannya

Dewasa ini, banyak orang mengaku menderita penyakit asam urat. Hal tersebut sebenarnya salah kaprah. Asam urat secara normal ada dalam darah di tubuh kita. Jumlah yang sedikit tidak akan memberikan pengaruh yang negatif. Apa sih sesungguhnya asam urat itu? Dan kenapa jumlahnya bisa menjadi berlebih? Yuk, kita bahas bersama tentang asam urat dan pengobatannya.
Apa sih asam urat itu?
Asam urat adalah suatu zat sisa atau zat buangan dari hasil pemecahan ATP. ATP adalah energi yang menjadi sumber tenaga kita dalam melakukan berbagai macam aktivitas. Jika aktivitas meningkat, maka akan semakin banyak ATP yang terpakai. ATP ini kemudian akan dipecah menjadi Hypoxantine.
Dengan adanya enzim tertentu, hypoxantine akan diubah menjadi IMP yang mencegah pembentukan asam urat di hati. Jika sampai ke hati, hypoxantine akan diubah menjadi xantine dan asam urat. Asam urat selanjutnya akan dibuang melalui ginjal bersama dengan urin atau air seni.
Trus, kenapa bisa ada orang yang kadar asam uratnya berlebihan? Kadar asam urat yang berlebih bisa disebabkan karena 2 hal:
- Produksinya yang berlebihan (overproduction)
Produksi yang berlebihan terjadi karena kekurangan enzim yang mengubah hypoxantine menjadi IMP, sehingga terjadi peningkatan oksidasi hypoxantine menjadi asam urat. Kekurangan enzim juga mencegah pembentukan basa purin menjadi purin nukleotida. Karena disamping sebagai bahan inti sel yang utama, purin nukleotida juga dapat mencegah pembentukan asam urat di hati.
2. Pengeluarannya yang berkurang (underexcretion)
Glukosa yang tidak digunakan akan dipecah menjadi asam laktat. Asam laktat menghambat pengeluaran asam urat melalui ginjal. Sehingga, semakin banyak asam laktat yang tertimbun akan menyebabkan peningkatan kadar asam urat dalam darah.
Penyakit yang Timbul
Batasan normal kadar asam urat dalam darah untuk laki-laki 7mg%, sedangkan untuk perempuan 6mg%. Jika kadar asam urat di dalam darah kita berlebihan, maka akan memunculkan beberapa kelainan penyakit, diantaranya:
- Artritis gout atau artritis pirai (nyeri sendi)
- Pembentukan tophus (penumpukan kristal urat pada jaringan tubuh)
- Nefropati urat (gagal ginjal karena kadar asam urat berlebihan)
- Pembentukan batu urat dalam saluran kencing
Pengobatan Asam Urat
Lantas, bagaimana meminimalisir sakit asam urat dan pengobatannya? Pada prinsipnya, pengobatan untuk kelainan yang terjadi karena kadar asam urat yang berlebih terletak pada pengaturan diet makanan dan istirahat sendi. Pengobatan artritis gout dengan diberi antinyeri dan antiradang.
Pencegahan pembentukan asam urat bisa dengan obat penurun asam urat atau dengan diet rendah purin. Beberapa contoh makanan yang tidak boleh diberikan karena kadar purinnya sangat tinggi misalnya: sarden, kerang, jantung, hati, usus, limpa, paru, otak, kaldu, bebek, angsa, dan burung.






