logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Kesehatan    Macam-Macam Penyakit    Sakit Asam Urat

Berkenalan Lebih Lanjut dengan Asam Urat Tinggi


Ilustrasi asam urat tinggi

Asam urat tinggi? Sebagian dari Anda pasti tidak begitu asing dengan istilah kesehatan yang satu ini. Ya, istilah ini mengacu pada gangguan kesehatan yang banyak dikenal oleh orang-orang dengan usia lanjut. Tapi, ada informasi lebih lanjut yang berkenaan dengan hal ini. Bahwa ternyata asam urat tinggi tidak hanya diderita oleh mereka dengan usia lanjut.

Sering mendengar istilah penyakit asam urat? Ya. Nenek saya mengidap penyakit ini. Jangan salah, penyakit ini ternyata benar tidak hanya mengenai kaum lansia, pria dan wanita berusia 28 atau yang tergolong masih dalam usia muda pun bisa terkena asam urat tinggi.

Sebutan asam urat tinggi tentu saja ditentukan dari tinggi rendahnya kadar asam urat dalam darah. Jika kadar asam urat dalam darah melebihi batas normal, 5-7mg%, akan terjadi kristalisasi (pembekuan) pada asam urat. Jumlah yang sudah melebihi batas itulah yang pada akhirnya dapat menimbulkan beberapa keluhan kesehatan, khususnya yang berhubungan dengan sendi.

Jika kadar asam urat tinggi, akibatnya Anda akan merasakan sakit di daerah persendian atau tulang. Kadar asam urat tinggi juga akan menimbulkan peradangan yang berakhir pada rasa nyeri, terutama di bagian pergelangan kaki, punggung kaki, lutut, siku, pergelangan tangan, tangan atau jari tangan. Selain pada sendi, serangan bisa juga terjadi pada jaringan organ dalam, yakni ginjal yang dapat menyebabkan penyakit kencing batu.

Kadar asam urat pada lelaki dan wanita memang berbeda. Normalnya, kadar asam urat pada pria hanya boleh mencapai angka 3,5 hingga 7 mg/dl dan untuk wanita 2,6 hingga 6 mg/dl. Jika melebihi angka tersebut, maka sudah dapat dikategorikan sebagai asam urat tinggi.

Apa Itu Asam Urat?

Asam urat tinggi tentu saja berkenaan dengan asam urat. Tambahan kata "tinggi" di belakang asam urat menandakan kadarasam urat dalam darah. Asam urat sendiri adalah senyawa yang dihasilkan oleh metabolisme di dalam tubuh yang berasal dari purin, bagian dari protein.

Senyawa ini secara alamiah akan dilarutkan di dalam darah, lalu masuk ke ginjal dan dibuang melalui air seni. Pada mereka yang mengalami penyakit asam urat, kadar asam urat di darah meningkat atau dapat menyebabkan kadar asam urat tinggi, kemudian, bertumpuk di berbagai jaringan tubuh, terutama pada persendian, dan menimbulkan rasa nyeri.

Penumpukan asam urat ini kemudian menjadi kristal berbentuk tajam yang akhirnya menimbulkan nyeri sampai terjadi pembengkakan pada sendi. Apabila terjadi di saluran kencing, akan membatu dan berakhir pada kerusakan ginjal. Menjaga agar kadar asam urat tinggi tidak terjadi pada darah adalah pekerjaan rumah yang harus Anda "taklukkan".

Menjaga kadar asam urat agar tidak terlalu tinggi dalam darah bukan berkara mudah. Hal ini berkenaan dengan kebutuhan manusia akan asupan protein. Mengingat protein adalah tokoh utama dari kadar asam urat tinggi ini.

Gejala Penyakit Asam Urat

Asam urat tinggi sama seperti penyakit lainnya. Memiliki gejala yang secara langsung memberitahu Anda bahwa ada sesuatu yang tidak beres dengan tubuh Anda. Gejala umum yang biasanya menandakan bahwa kadar asam urat tinggi adalah nyeri pada bagian persendian.

Waspadalah dan segera tindak lanjuti bila Anda merasakan gejala seperti kesemutan, linu, dan nyeri, terutama di malam hari atau pagi hari saat bangun tidur. Pada tahap yang lebih serius, sendi yang terkena asam urat terlihat bengkak, kemerahan, panas, dan nyeri luar biasa pada malam dan pagi. Asam urat tinggi memang menyebalkan.

Gejala seperti itu awalnya mungkin akan Anda anggap sebagai pegal-pegal biasa. Tapi, jangan anggap hal ini sepele ketika rasa sakit semakin hebat. Segera periksakan, karena siapa tahu kadar asam urat tinggi mulai menyerang darah Anda.

Penyebab Asam Urat Tinggi

Selain gejala, asam urat tinggi tentu saja juga disebabkan oleh beberapa faktor. Beberapa faktor tersebut akan membantu Anda berhati-hati, agar kadar asam urat tidak melonjak cukup drastis. Berikut ini merupakan penyebab asam urat tinggi:

  1. Gangguan fungsi ginjal. Asam urat yang berlebih atau kadar asam urat tinggi seharusnya dibuang oleh ginjal. Namun, karena suatu hal, misalnya penggunaan obat-obatan diuretik, kemampuan ginjal untuk membuang asam urat yang berlebih menjadi berkurang dan akhirnya terjadi penimbunan di berbagai jaringan tubuh.
  2. Kegemukan dan faktor turunan. Kedua faktor ini merupakan salah satu penyebab penyakit asam urat dan status kadar asam urat tinggi. Waspadalah jika Anda termasuk orang yang gemuk atau ada faktor turunan penyakit asam urat ini. Jagalah gaya hidup Anda dan asupan makanan yang masuk ke tubuh.
  3. Terlalu banyak mengonsumsi makanan yang kaya purin. Misalnya, jeroan ayam, sapi, kangkung, melinjo, bayam, ikan sarden, dan lain-lain. Makanan tersebut "ampuh" untuk menaikkan kadar asam urat dalam darah, akibatnya asam urat tinggi menyerang darah.

Pencegahan dan Pengobatan Penyakit Asam Urat

Agar terhindar atau mengurangi kadar asam urat tinggi ini usahakan untuk menghindari konsumsi jeroan sapi dan ayam (hati, usus, babat, otak, ampela, limpa, dan paru), makanan laut, seperti cumi, udang, kepiting, kerang, dan makanan yang mengandung pengawet, seperti kornet dan ikan sarden kaleng. Hindari juga telur dan kaldu daging yang kental.

Bahan makanan tersebut memang mengandung kadar protein yang tinggi, sekaligus bisa membuat kadar asam urat tinggi. Jalan keluarnya adalah jangan terlalu banyak mengonsumsi makanan tersebut dan imbangi dengan bahan makanan yang lain, seperti bahan makanan yang mengandung vitamin, lemak, dan mineral.

Dari golongan sayur-sayuran, hindari terlalu banyak mengonsumsi bayam, kangkung, daun melinjo, daun singkong, daun jambu mete, asparagus, buncis, dan kembang kol. Golongan kacang-kacangan, hindari kacang tanah, kacang hijau, kacang kedelai, dan produk olahannya seperti oncom, susu kedelai, dan tauge. Itu semua dilakukan untuk menghindari kadar asam urat tinggi.

Golongan buah-buahan, hindari durian, alpukat, nanas, dan sirsak. Hentikan juga konsumsi minuman dan makanan beralkohol karena hal tersebut dapat memacu kadar asam urat tinggi. Yang terpenting, banyak-banyaklah mengonsumsi air putih karena air putih membantu pembuangan purin berlebih dalam tubuh.

Tanaman Herbal untuk Asam Urat Tinggi

Untuk pengobatan penyakit asam urat tinggi ini, cobalah dengan jalan pengobatan herbal. Yaitu, pengobatan menggunakan tumbuh-tumbuhan sebagai bahan dasarnya. Salah satu contohnya, daun sambiloto dan daun salam. Cara pengolahannya pun gampang.

  1. Rebus daun salam dan daun sambiloto secukupnya di panci kecil dengan 5 gelas air.
  2. Rebus terus sampai tersisa satu gelas, dinginkan, lalu minum ramuan sehari tiga kali selama satu bulan.
  3. Selama pengobatan, hindari makanan-makanan yang menjadi pantangan penyakit asam urat.
  4. Lihat hasilnya, jika Anda telaten dan sabar, serangan kadar asam urat tinggi pun berkurang. Bahkan, hilang sama sekali.
  5. Jaga terus kadar asam urat supaya tidak berubah menjadi asam urat tinggi. Jika ingin sekali memakan makanan kegemaran Anda, lakukanlah sebulan maksimal dua kali saja. Jangan berlebihan hanya karena Anda merasa telah bebas dari penyakit ini karena kadar asam urat bisa naik kapan saja.
Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Asam Urat Adalah Penyakit Ngilu Sendi, Benarkah?
  • Penyakit Asam Urat dan Pengobatannya
  • Waspadai Bahaya Asam Urat
  • Makanan Penderita Asam Urat
  • Cara Mengatasi Asam Urat
  • Mencegah dan Mengobati Asam Urat
  • Mengenal Penyakit Asam Urat dan Rematik
  • Penyakit Asam Urat Kolesterol
  • Penyebab Asam Urat dan Pengobatannya
  • Duet Maut Kolesterol dan Asam Urat
  • Cara Mengobati Asam Urat dengan Ramuan Tradisional
  • Waspada Gejala Asam Urat
  • Perhatikan Makanan untuk Penderita Asam Urat
  • Mengenali Gejala Penyakit Asam Urat
  • Diet Asam Urat: Diet Sehat bagi Penderita Asam Urat
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA