Maraton, Nomor Jarak Jauh dalam Atletik

Maraton adalah nomor lari dalam cabang atletik yang menempuh jarak 42,195 kilometer (26 mil dan 385 yard). Lomba lari jarak jauh ini biasanya dilaksanakan di jalan raya. Nomor ini sudah dipertandingkan sejak Olimpiade 1896, tapi jaraknya baru dibakukan pada 1921.
Pembawa Pesan
Nama Maraton (Marathon) diambil dari legenda Pheidippides, seorang pembawa pesan zaman Yunani kuno. Legenda ini menuturkan bahwa Pheidippides dikirim dari medan perang Marathon ke Athena untuk mengabarkan bahwa pasukan Persia sudah ditaklukkan dalam Perang Marathon, yang berlangsung pada Agustus sampai September 490 Sebelum Masehi.
Dikisahkan bahwa ia berlari terus-menerus, lalu ketika sampai di Athena dia sempat menyampaikan kata “Nenikékamen” (kita menang) sebelum akhirnya terjatuh dan mati.
Namun, ada perdebatan mengenai akurasi historis tentang legenda ini. Sejarawan Yunani Herodotus, sumber utama bagi penulisan Perang Yunani-Persia, menyebutkan Pheidippides sebagai pembawa pesan yang berlari dari Athena ke Sparta untuk meminta bantuan, dan kemudian kembali ke Athena, menempuh jarak 240 kilometer sekali jalan.
Pada beberapa naskah Herodotus nama pembawa pesan itu adalah Philippides. Herodotus juga tidak menyebutkan ada pembawa pesan yang berlari dari Marathon ke Athena.
Mulai 1924
Antara Marathon dan Athena terdapat Gunung Penteli. Artinya, jika Pheidippides benar-benar berlari antara Marathon dan Athena, ia harus mengelilingi gunung itu, baik dari arah utara maupun selatan. Kalau diukur, jaraknya memang sekitar 42 kilometer. Namun, ada juga yang menduga bahwa ia melewati jalur lain yang lebih singkat, sekitar 35 kilometer.
Sejak Olimpiade pertama di Athena, 1896, sampai Olimpiade 1920, panjang rute lari maraton belum ditetapkan. Waktu itu, yang lebih penting adalah semua atlet berlomba di lintasan yang sama. Pada beberapa Olimpiade awal itu jaraknya berbeda-beda, mulai 40 km hingga 42,75 km.
Barulah pada bulan Mei 1921 International Amateur Athletic Federation (IAAF) memutuskan bahwa jarak baku lari marathon adalah 42,195 km. Jarak ini mulai diberlakukan di Olimpiade 1924 hingga sekarang.
Rekor Dunia
Sampai 1 Januari 2004, rekor dunia belum secara resmi diakui IAAF. Sebelumnya, catatan waktu terbaik lari marathon hanya disebut sebagai “terbaik dunia”. Lintasan yang dipakai harus sesuai dengan standar IAAF agar rekor itu bisa diakui.
Namun, rute maraton selalu memiliki elevasi, lintasan, dan permukaan yang berbeda-beda sehingga penentuan waktu secara pasti menjadi tidak mungkin. Catatan waktu terbaik biasanya dicapai di lintasan yang datar, mendekati ketinggiaan permukaan laut, dan di bawah cuaca yang bagus.
Rekor dunia di bagian putra adalah 2 jam 3 menit 59 detik, yang dicatat pada lomba Maraton Berlin, 28 September 2008, oleh Haile Gebrselassie dari Ethiopia. Rekor dunia di bagian putri dicatat oleh Paula Radcliffe dari Inggris pada lomba Maraton London, 13 April 2003, yakni 2 jam 15 menit dan 25 detik.






