Mengetahui Tanda Awal Kehamilan Dengan Mudah
Tanda awal kehamilan seringkali sama dengan tanda menstruasi. Ada bermacam tanda awal kehamilan yang tidak selalu berlaku untuk setiap wanita.
Secara fisik dan psikologis wanita dapat mengenali sendiri tanda kehamilan melalui perubahan pada tubuhnya. Mengetahui kehamilan secara dini banyak berpengaruh terhadap kualitas proses kehamilan yang akan dijalani.
Kesalahan perlakuan di awal kehamilan dapat dihindari dan larangan yang harus diikuti dapat dipatuhi sebelum terjadi pengaruh yang tidak baik pada janin. Berikut adalah beberapa tanda kemungkinan awal kehamilan yang mudah diamati secara mandiri.
Tanda Fisik
- Amenorrhea, atau absennya haid yang biasa datang setiap bulan. Amenorrhea merupakan tanda primer terjadinya kehamilan. Jika haid terlambat paling tidak satu hari dari jadwal haid regular, seorang wanita dapat melanjutkan pemeriksaan mandiri dengan test pack. Tetapi amenorrhea tidak selalu berarti terjadi kehamilan. Beberapa penyebab amenorrhea adalah permasalahan hormonal, kelelahan, sakit, penambahan atau penurunan berat badan yang ekstrem, konsumsi obat-obatan tertentu atau karena permasalahan psikologis.
- Morning sickness atau mual dan muntah yang sering kali terjadi di pagi hari. Sebagian besar wanita (sekitar 50%) sangat sensitif terhadap peningkatan hormon hCG (human chorionic gonadotrophin) dalam tubuh yang dihasilkan oleh plasenta janin, sehingga menyebabkan reaksi mual dan muntah. Tetapi mual dan muntah ini dapat juga diakibatkan oleh keracunan makanan, infeksi pada saluran cerna, stres dan gangguan penyakit tertentu.
- Perubahan pada payudara. Seperti pada saat akan mendapat menstruasi, awal kehamilan dapat ditandai dengan pembengkakan payudara, pelunakan puting payudara, dan rasa geli.
- Frequent urination atau peningkatan frekuensi berkemih. Peningkatan frekuensi berkemih dikarenakan pada saat rahim mulai berkembang, posisi rahim tepat berada di belakang kandung kemih dan seringkali menekan kandung kemih tersebut. Tetapi peningkatan frekuensi berkemih bisa juga diakibatkan oleh konsumsi obat-obatan, diabetes dan stres.
- Flek atau bercak darah. Flek sering kali menyertai proses implantasi yaitu proses menempelnya embrio pada dinding rahim. Tetapi flek yang terjadi bisa juga merupakan awal terjadinya proses menstruasi.
- Perubahan warna pada beberapa area tubuh. Terjadi perubahan pada warna sekitar puting payudara (aerola), perut dan vagina menjadi lebih gelap.
Tanda Psikologis
- Food craving atau biasa dikenal dengan istilah ngidam. Ngidam adalah reaksi untuk melawan ketidaknyamanan tubuh secara psikologis yang diakibatkan peningkatan hormon kehamilan. Sebagian besar wanita justru mengalami ngidam pada saat mereka sudah mengetahui dirinya hamil dan menganggapnya sebagai sebuah privilege yang harus diikuti. Tetapi ngidam juga dapat disebabkan karena diet yang terlalu ketat sehingga pada saat kekangan terhadap makanan dilepas, terjadi keinginan mengkonsumsi makanan yang berlebihan.
- Mood swing atau ayunan emosional. Peningkatan hormon kehamilan yang menyebabkan ketidaknyamanan pada tubuh juga menyebabkan perubahan mood atau emosi pada ibu hamil. Perubahan emosi bisa dalam bentuk mudah menjadi marah, mudah sedih, mudah tersinggung atau juga gembira yang terlalu berlebihan. Perubahan emosi ini juga menjadi tanda akan terjadinya menstruasi.
Jika Anda tidak mendapatkan haid dan terdapat paling tidak satu tanda kemungkinan awal kehamilan, segera lanjutkan dengan tes kehamilan yang lebih spesifik. Selamat menikmati kehamilan.






