Kutipan Ayat Al-Quran Tentang Sabar
Sabar adalah suatu perbuatan mulia. Sabar merupakan amalan yang mengantarkan pelakunya kepada kasih sayang Allah Swt. Ada beberapa ayat Al-Quran tentang sabar yang akan dikaji dalam pembahasan ini.
Sabar termasuk salah satu bagian keimanan. Sabar berpasangan dengan syukur. Kedua bagian keimanan ini ibarat dua sisi koin. Satu sisi adalah sabar dan satu sisi sebelahnya adalah syukur. Sebagai orang yang beriman, saat diberi cobaan atau ujian kita harus senantiasa bersabar. Begitu pula saat diberi kenikmatan dan kebahagiaan kita harus senantiasa bersyukur.
Orang yang diberi cobaan dan ujian harus senantiasa bersabar karena sabar merupakan kunci dari segala persoalan. Sifat sabar harus senantiasa melekat pada diri kita selama hidup di dunia. Orang sabar akan mendapatkan balasan pahala di sisi Allah Swt.
Simak firman Allah berikut.
Dan sesungguhnya Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersabar…(QS. An-Nahl: 96)
“Seseungguhnya hanya orang-orang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (QS. Az-Zumar: 10).
Hakikat Kesabaran
Kesabaran terdiri atas ilmu, keadaan, dan perbuatan. Ilmu diibaratkan sebuah pohon, keadaan seperti rantingnya, dan perbuatan seperti buahnya. Orang yang bersabar akan mendekatkan diri kepada Allah Swt. dengan sepenuh hati. Kesabaran karena ibadah akan memperoleh kebahagiaan untuk selama-lamanya.
Firman Allah Swt.
Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar. (QS. Al-Baqarah: 153)
Pembagian Sabar
Sabar terbagi atas empat bagian berikut.
1. Sabar dalam Ketaatan
Setiap muslim diharuskan sabar dalam menjalankan dan melaksanakan ketaatan kepada Allah Swt. Sabar seperti ini dapat dibangkitkan dengan mengingat janji Allah akan pahala yang segera turun atau yang akan datang.
Orang yang senantiasa berada dalam kesabaran seperti ini dapat mencapai derajat kedekatan kepada Allah. Jika telah mencapai tempat atau kedudukan dekat dengan Allah, orang tersebut akan merasakan puncak kenikmatan serta keintiman yang tak dapat dijelaskan dengan kata-kata.
2. Sabar dalam Menghadapi Kemaksiatan
Sabar dalam menghadapi kemaksiatan dapat terwujud dengan menjauhkan diri dari tempat-tempat yang menjurus ke arahnya. Di samping itu, cegah dan pelihara hati agar tidak cenderung kepada hal-hal yang membawa kepada kemaksiatan.
3. Sabar dalam Mengingat Perbuatan Dosa
Dengan mengingat perbuatan dosa yang telah dilakukan dapat memacu diri agar senantiasa berbuat lebih baik. Diri merasa jijik atau cemas jika perbuatan dosa itu terulang kembali. Kesabaran seperti ini akan memuliakan pelakunya dan enggan melakukan dosa yang telah dilakukan.
4. Sabar dalam Menghadapi Kesulitan
Kesabaran dalam menghadapi kesulitan dapat berupa penyakit atau musibah yang datang dari Allah atau kesulitan yang datang disebabkan oleh manusia. Sabar dalam menghadapi penyakit atau musibah dilakukan dengan menghindari kesedihan dan penyesalan yang berlebihan.
Firman Allah Swt.
“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu dengan ketakutan, kelaparan, kekurangan dalam harta, jiwa dan buah-buahan. Maka berikanlah berita gembira kepada orang-orang sabar, yang apabila ditimpa musibah mereka mengucapkan ‘Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un’, mereka itulah yang mendapat keberkatan sempurna dan rahmat dari Tuhannya dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS. Al-Baqarah: 155-157)






