logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Agama & Kepercayaan    Islam    Al-Quran    Ayat Alquran

Sejarah Penyusunan Ayat Al-Quran

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Al-Quran merupakan kitab suci yang dimiliki oleh umat Islam. Al-Quran terdiri atas 114 surat. Setiap surat memiliki jumlah ayat yang berbeda. Ayat Al-Quran yang terbanyak dimiliki oleh Surat Al-Baqarah (terdiri atas 286 ayat). Sedangkan, yang paling sedikit dimiliki oleh Surat Al-Kautsar (terdiri atas 3 ayat).

Pembagian Ayat Al-Quran

Ayat Al-Quran dibagi menjadi dua berdasarkan tempat wahyu diturunkan. Ayat-ayat yang diturunkan di Mekah disebut sebagai ayat-ayat Makkiyah. Sedangkan, ayat-ayat yang turun di Madinah biasa disebut sebagai ayat-ayat Madaniyah. 

Baik ayat Makiyyah maupun Madaniyah bisa berhimpun dalam satu surat. Sebab, tidak semua surat dalam Al-Quran diturunkan di Madinah atau Mekah saja. 

Namun demikian, jenis sebuah surat biasanya digeneralisasi dengan melihat jumlah ayat–berdasarkan tempat penurunan--yang jumlahnya dominan. Surat Az-Zumar misalnya, disebut sebagai surat Makkiyah walaupun beberapa ayatnya (ayat 52, 53, 54) diturunkan di Madinah.

Al-Quran diturunkan kepada Nabi Muhammad melalui perantaraan Malaikat Jibril sedikit demi sedikit selama lebih dari 20 tahun; kira-kira sepuluh tahun sebelum hijrah dan sepuluh tahun sesudah hijrah. Ayat Al-Quran yang pertama kali diturunkan ada dalam surat 96 ayat 1-5.

Setiap bulan Ramadhan, Rasulullah Saw. selalu mengulangi bacaan ayat-ayat Al-Quran yang sudah diterimanya di hadapan Jibril. Pada bulan Ramadhan yang terakhir, sebelum meninggal, Malaikat Jibril mendengarkan beliau membaca hafalannya hingga dua kali.

Penyusunan Ayat Al-Quran

Setiap ayat Al-Quran diturunkan, Rasulullah memanggil sahabat-sahabat yang terpelajar untuk menuliskan ayat-ayat yang didiktekannya. Setelah itu, beliau meminta kepada juru tulisnya untuk membaca kembali apa yang telah ditulisnya untuk menghindari kesalahan-kesalahan dalam penulisan.

Para sahabat menuliskan Al-Quran dengan media kulit, kayu, tulang unta, batu tatahan, dan lain-lainnya, agar Al-Quran dapat tersimpan dengan baik.Namun, selain itu, Rasulullah juga menganjurkan kaum muslimin untuk menghafalkannya dan dibaca dalam waktu-waktu shalat mereka.

Para penghafal Al-Quran ini dikenal dengan hafidzun. Mereka menghafal seluruh ayat Al-Quran dan mengajarkannya kepada sahabat yag lain.Ternyata, metode ganda untuk memelihara ayat-ayat Al-Quran ini, yakni dengan mencatat dan menghafal, sangat bermanfaat di kemudian hari setelah Rasulullah wafat.

Tak lama setelah beliau wafat, khalifah penggantinya, yakni Abu Bakar, memerintahkan juru tulis Rasulullah, Zaid bin Tsabit, untuk menyusun sebuah naskah Al-Quran. Hal ini berlanjut pada pemerintahan khalifah yang kedua, Umar bin Khattab.

Beliau berinisiatif memerintahkan Zaid untuk mengumpulkan kembali ayat-ayat Al-Quran, baik yang berasal dari catatan para sahabat maupun kesaksian para penghafal untuk menghindari kesalahan transkripsi. 

Setelah semuanya terkumpul, disusunlah sebuah mushaf yang tepercaya. Mushaf tersebut kemudian disimpan oleh khalifah Umar. Beliau berpesan, jika kelak meninggal, mushaf itu hendaklah diberikan kepada putrinya, Hafshah, janda Rasulullah, ummul mukminin.

Al-Quran yang telah menjadi sebuah mushaf seperti yang kita kenal saat ini adalah hasil dari penyusunan pada zaman khalifah yang ketiga, Utsman bin Affan. Utsman membentuk panitia khusus penyusunan mushaf. Panitia memeriksa kembali naskah yang sudah disusun oleh Abu Bakar dan Umar dengan lebih teliti dan ketat melalui persetujuan ahli-ahli dan saksi-saksi.

Demikianlah cara-cara yang dilakukan sampai mushaf yang ada dalam genggaman kita saat ini. Sehingga, tak perlu ada keraguan lagi dalam hati kita mengenai kesucian isinya. 

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Terangilah Rumah tangga dengan Ayat Al-Qur'an
  • Penciptaan Gunung dari Sisi Sains dan Al-quran
  • Tidak Ada yang Menentang Kebenaran Alqur an
  • Membedah Ayat-Ayat Al-Quran
  • Quran: Sejarah Al-Qur'an Sampai Berbentuk Mushaf
  • Merenungi Spirit Asal Mula Manusia
  • Kandungan dan Manfaat Surat Yasin
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA