Ayat ul Kursi, Ayat Paling Agung

Seluruh ayat di dalam Al-Quran sangatlah agung. Akan tetapi, dalam sebuah riwayat, Rasulullah Saw. menyebutkan bahwa ayat yang paling agung adalah ayat ul kursi.
Ubay bin Ka’ab r.a. mengatakan bahwasanya Rasulullah Saw. bertanya tentang ayat paling agung dalam Kitab Allah (Al-Quran). Dia (Ubay) menjawab, “Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui.”
Rasulullah Saw. mengulangi pertanyaan tersebut berkali-kali. Kemudian, akhirnya Ubay menjawab, “Ayat Kursi.”
Rasulullah Saw. bersabda "Engkau adalah orang yang berilmu, wahai Abul Mundzir", sambil beliau memukul dada Ubay. (HR. Muslim no.810).
Dalam riwayat Imam Ahmad ada tambahan, "Demi Dzat Yang jiwaku ada di tangan-Nya, sesungguhnya dia (Ayat Kursi) memiliki lisan dan dua bibir yang menyucikan Al-Malik (Allah Maharaja) di samping penyangga ‘Arsy.”
Ayat dan Terjemahan
اللّهُ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لاَ تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلاَ نَوْمٌ لَّهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الأَرْضِ مَن ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلاَّ بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلاَ يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهِ إِلاَّ بِمَا شَاء وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضَ وَلاَ يَؤُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ
“Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Yang Mahahidup, yang terus menerus Mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tiada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun tentang Ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan, Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Mahatinggi, Mahabesar.” (Q.S. Al-Baqarah [2]: 255)
Kandungan
Ayat ul kursi memiliki kandungan yang sangat mendalam, terutama dalam masalah tauhid. Berikut adalah beberapa hal penting yang terkandung di dalam ayat tersebut.
- Ayat ini menegaskan tentang keesaan Allah.
- Ayat ini menyebutkan asmaul husna al-Hayyu dan al-Qayyum yang menunjukkan seluruh nama Allah yang lain.
- Allah memiliki banyak nama dan sifat yang menunjukkan kemuliaan dan kesempurnaan-Nya.
- Ayat ini menerangkan bahwa Allah berada di Arsy. Hal ini menegaskan kesalahan sebagian orang yang menganggap bahwa Allah ada di mana-mana.
Keutamaan
Ada sebuah kisah dari Abu Hurairah r.a. Dikisahkan, ada setan yang mencuri harta zakat. Ia berkata, “Biarkan aku mengajarimu beberapa kalimat yang bermanfaat dari Allah. Jika engkau hendak tidur, bacalah ayat kursi. Dengan demikian, akan selalu ada penjaga dari Allah untukmu, dan setan tidak akan mendekatimu sampai pagi.”
Ketika Abu Hurairah menceritakannya kepada Rasulullah Saw., beliau berkata, “Sungguh ia telah jujur, padahal ia banyak berdusta.” (HR. al-Bukhari no. 2187)
Dalam hadits lain yang hampir sama, Ubay bin Ka’ab r.a. berkata bahwa si jin mengatakan, “Barang siapa membacanya ketika sore, dia akan dilindungi dari kami sampai pagi. Barangsiapa membacanya ketika pagi, dia akan dilindungi sampai sore.” (HR. Thabrani no. 541, dan al-Albani mengatakan bahwa sanadnya bagus)
Dalam hadits yang lain, Nabi Muhammad Saw. bersabda, “Barangsiapa membaca ayat kursi setelah setiap shalat wajib, tidak ada yang menghalanginya dari masuk surga selain kematian.” (HR. Thabrani no. 7532, dihukumi shahih oleh al-Albani)
Dari hadits-hadits di atas dapat disimpulkan bahwa dengan membaca ayat kursi, Allah akan menjaga kita dari godaan setan. Kita disunnahkan membaca ayat ini setiap selesai shalat wajib, pada dzikir pagi dan sore, dan sebelum tidur.






