logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Pekerjaan & Karir    Lowongan Pekerjaan    Informasi Lowongan Kerja    Badan Pom

Badan POM - LembagaPengawasan Obat dan Makanan

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Untuk negara sebesar Indonesia, Badan POM mestinya mendapat tempat terhormat, karena mengawasi obat dan makanan yang notabene dan harfiahnya menjadi kebutuhan dasar manusia. Tetapi, Badan POM seringkali dianggap “macan ompong” karena ternyata tidak dapat berbuat apa-apa.

Keberadaan Badan POM kerapkali hanya sebagai formalitas. Berulang kali menunjukkan kinerja kurang baik adalah alasan-alasan standar mengapa Badan POM memiliki citra yang tidak begitu baik di masyarakat. Ingat, beberapa waktu lalu ketika kasus susu formula berbakteri menjadi berita heboh di kalangan masyarakat? Saat itu, Badan POM terkesan mengulur waktu dan tidak segera mengakhiri keresahan di masyarakat.

Kasus yang mengganggu kinerja serta kesan baik Badan POM ini memang menjadi sebuah hal yang dilematis. Ketika Badan POM tidak segera mengabarkan hal tersebut kepada masyarakat, mereka pasti memiliki alasan teknis yang tidak bisa dibagi kepada khalayak ramai. Di lain sisi, masyarakat juga membutuhkan segera informasi mengenai hal tersebut. Sehingga hal ini jelas menimbulkan masalah baru yang menjadi cukup sulit.

Ketidaktahuan masyarakat terhadap hal-hal yang berkaitan dengan "urusan dapur" Badan POM memang merupakan kendala tersendiri. Tapi, bagaimanapun juga, batasan antara masyarakat awam dengan petugas Badan POM harus tetap ada. Meskipun demikian, masyarakat setidaknya perlu tahu juga bahwa tindakan hukum bukanlah kewenangan Badan POM, tetapi aparat dari Kepolisian setempat. Lalu kalau begitu apakah tugas Badan POM?

Tugas Badan POM

  • Menjamin obat dan makanan bermutu dan bermanfaat serta aman untuk dikonsumsi.
  • Melindungi masyarakat dari obat dan makanan yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan.
  • Membuat regulasi dan standardisasi yang umumnya terdiri dari lisensi, sertifikasi industri di bidang farmasi berdasarkan evaluasi produk sebelum diizinkan beredar. Termasuk pengujian laboratorium, pemeriksaan sarana produksi dan distribusi.
  • Melakukan audit terhadap iklan promosi produk. Sebab, terkadang sejumlah iklan terkadang secara sengaja atau tidak sengaja memberikan informasi keliru tentang obat dan makanan.
  • Melaksanakan riset kebijakan pengawasan obat dan makanan.
  • Memberikan informasi berupa edukasi publik termasuk peringatan publik.

Secuil Edukasi dan Peringatan Publik dari Badan POM

  • Obat tradisional tidak sepenuhnya aman karena mengandung bahan kimia obat berbahaya.
  • Kantong plastik dan kemasan makanan dari plastik berbahaya.
  • Sebagian besar kosmetik mengandung warna dan zat bahan berbahaya.
  • Hati-hati terhadap produk pangan berbahan melamin.
  • Suplemen dan makanan berkhasiat penambah stamina mengandung bahan berbahaya.

Poin-poin mengenai Badan POM tersebut merupakan hal dasar yang umum dan bisa secara bebas diketahui oleh masyarakat. Sedikit banyak hal tersebut bisa membantu masyarakat untuk lebih mengenal Badan POM dan tugasnya.

Badan POM dan Fenomena di Masyarakat

Badan POM memiliki cerita tersendiri di masyarakat. Buruk ataupun baik, Badan POM punya andil dalam kehidupan bermasyarakat. Mereka memiliki tugas yang cukup berat. Yakni mengontrol peredaran makanan dan obat-obatan di masyarakat.

Sebuah fenomena terjadi di masyarakat. Badan POM berada di dua sisi dan menjadi lembaga yang paling disalahkan jika hal-hal yang berkaitan dengan makanan menemui ganjalan. Bayangkan, ada Badan POM saja, masyarakat Indonesia banyak yang tidak mengetahui atau barangkali juga tidak mau tahu alias tidak peduli. Jika sudah demikian, paling asyik memang mencari kambing hitam, dan Badan POM lah yang dituju. Padahal?

Misalnya, pedagang-pedagang curang yang dengan sengaja memakai bahan tekstil, pengawet mayat, bahan cat, bahan industri dan lain sebagainya yang kemudian dicampur-aduk sebagai bahan makanan kemudian dikonsumsi oleh masyarakat banyak, termasuk anak-anak. Badan POM kerap kali disudutkan oleh permasalahan seperti ini.

Parahnya lagi, dan bisa dibilang “konyol bin menggelikan” tayangan-tayangan reportase tentang perbuatan zalim tersebut sering muncul di sejumlah stasiun televisi, tetapi tidak dapat diberantas dan dimusnahkan. Apa arti ini semua? Padahal sudah jelas, wartawan tahu narasumbernya, dengan demikian ia dengan mudah melapor ke polisi lalu ditindak.  Dalam hal ini, masyarakat sendirilah yang seolah mendustakan keberadaan Badan POM.

Kalau media berdalih dengan alasan melindungi narasumber, berarti media massa juga ikut serta dalam proses pengrusakan kesehatan anak bangsa. Aparat juga perlu proaktif, berbuat, terlibat, dan tidak perlu ragu-ragu lagi untuk mencegat perbuatan buruk yang dilakukan oknum-oknum tidak bertanggung jawab. Apakah lantas pantas Badan POM menjadi salah satu pihak yang disalahkan dalam hal ini? Rasanya "penghargaan" ini tidak sebanding dengan risiko menjadi seorang pegawai Badan POM.

Satu hal yang harus diingat oleh msyarakat adalah Badan POM bukan sebuah lembaga sakti yang bisa mengontrol apa-apa yang beredar di masyarakat hanya melalui telapak tangannya. Mereka adalah sekumpulan manusia dengan pengetahuan lebih mengenai makanan dan obatan yang baik untuk tubuh. Mereka tetap membutuhkan bantuan dari masyarakat. Sinergi antara masyarakat dengan Badan POM itulah yang akan membuat masalah-masalah seperti ini akan berhasil dimusnahkan.

Sinergio dengan masyarakat menjadi satu di antara banyak upaya yang bisa dilakukan oleh pihak Badan POM untuk menanggulangi hal-hal merugikan tersebut. Selain bekerjasama dengan masyarakat, Badan POM memiliki jaringan yang kuat dan terhubung secara internasional. Itu sebabnya, apabila makanan-makanan impor masuk ke Indonesia terlebih dahulu diseleksi oleh Badan POM, begitu pun sebaliknya agar aman dikonsumsi.

Upaya yang dilakukan Badan POM sudah sangat selektif, namun mengapa masih saja bisa kecolongan? Kemajuan teknologi ternyata berperan dalam hal ini. Dengan kemajuan teknologi transportasi dan entry barrier yang “longgar” dalam perdagangan internasional. Produk luar tersebut dalam waktu singkat kemudian menyebar ke berbagai negara dan didistribusikan dengan luas serta menjangkau seluruh strata masyarakat.

Sementara di lain hal, masyarakat kurang dapat membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Hal ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan dari masyarakat itu sendiri. Inilah yang kemudian seharusnya menjadi tanggung jawab dinas terkait untuk menyampaikan berbagai informasi yang dibutuhkan. Sementara di lain hal, iklan dan promosi secara gencar mendorong konsumen untuk mengkonsumsi secara berlebihan dan seringkali tidak rasional bahkan cenderung abnormal.

Indonesia mulai menata Sistem Pengawasan Obat dan Makanan (SisPOM) yang efektif efisien guna mendeteksi, mencegah dan mengawasi produk-produk “nakal” dan melindungi keamanan, keselamatan, dan kesehatan konsumennya baik di dalam maupun di luar negeri. Upaya tersebut menjadi langkah nyata dari Badan POM untuk melindungi masyarakat Indonesia dari bahaya bahan-bahan makanan yang ternyata racun tersebut.

Badan POM dan Tanggung Jawabnya

Sebagain lembaga yang bertanggung jawab atas kebersihan makanan dan obat-obatan, Badan POM tentu berupaya keras untuk mengawasi peredaran makanan. Mereka juga menerapkan persyaratan-persyaratan khusus yang berkenaan dengan keberlangsungn produksi makanan.

Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa industri makanan rumahan sudah sangat menjamur di Indonesia. Kontrol terhadap produksi makanan pun pada akhrinya menjadi tanggung jawab dari Badan POM. Oleh karena itu, Badan POM juga menerapkan beberapa syarat mutlak yang harus dipenuhi ketika seseorang memutuskn untuk menjadi seorang pengusaha makanan rumahan.

Syarat yang ditetapkan oleh Badan POM ini tentu saja berkenaan dengan kebersihan, cara pengolahan, dan komposisi. Namun, pada kenyataannya, syarat tinggallah syarat. Tidak sedikit para produsen yang sama sekali tidak menganggap penting hal tersebut. Entahlah.

Pun sama halnya dengan pengawasan obat yang beredar di masyarakat. Badan POM mengemukakan fakta yang cukup mencengangkan. Bahwa mulai sekarang, ada baiknya Anda lebih berhati-hati dalam mengonsumsi obat tradisional.

Obat tradisional yang dimaksud olah Badan POM ini sepertinya obat dengan ramuan tradisional tapi diolah dengan cara pabrikan. Sehingga campuran bahan-bahan kimia berbahaya ikut serta dalam produksi obat tersebut. Jika Anda mengolah sendiri bahan-bahan tradisional untuk dijadikan obat, rasanya risiko tercampur bahan kimia pun akan menjadi kecil.

Bila Anda sebagai warga negara yang merasa perlu menyehatkan bangsa tolong ingatkan Badan POM apabila menemukan sesuatu yang janggal pada makanan dan obat. Silakan kontak Badan POM (NA-DFC), Jl. Percetakan Negara No.23 - Jakarta 10560 Indonesia. Telp: (021) 4244691/42883309/42883462, Fax: (021) 4263333. Email: informasi@pomp.go.id.

Perlu diketahui juga, Indonesia membutuhkan jejaring ahli Badan POM yang lebih banyak lagi terdiri atas Dokter, Ahli Farmasi, Ahli Pangan, dan Ahli Gizi untuk membangun sinergi pilar kesejahteraan kesehatan bangsa. Ayo, kita dukung!

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Ragam Lowongan Kerja Palembang
  • Lowongan Terbaru - Menghilangkan Mentalitas Budak dengan Membuka Home Office
  • Menggantungkan Nasib pada CPNS, Demi Masa Depan Mapan
  • Peringatan untuk Para Pencari Lowongan Pekerjaan Terbaru
  • Lowongan CPNS yang selalu diminati Orang
  • Informasi Lowongan Kerja Bandung
  • Tips dan Trik Mendapatkan Lowongan Pekerjaan Terbaru Sebagai Penulis Online
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA