logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Otomotif    Mobil    Efisiensi Bahan Bakar Mobil

Bahan Bakar Biodiesel: Bahan Bakar Diesel Masa Depan


Ilustrasi bahan bakar biodiesel

Semakin menipisnya cadangan minyak bumi di beberapa sumber di dunia, memicu para ahli minyak dan peneliti untuk secepatnya menemukan berbagai sumber lain yang bisa dijadikan sumber bahan bakar, tak terkecuali untuk bahan bakar diesel. Hal itu terus dilakukan terutama karena kebutuhan akan bahanak bakar termasuk juga kebutuhan bahan bakar biodesel, yang terus meningkat. Bahkan bila diperhitungkan pertambahan antara kebutuhan bahan bakar dibanding dengan bertambahnya cadangan atau sumber bahan bakar minyak ini memang tidak seimbang.

Dunia boleh berbahagia dengan kiprah dan kerja keras para peneliti. Sampai sejauh ini sudah ada tiga alternatif sumber biodiesel selain minyak bumi, yaitu antara lain :

  1. Biodiesel, yaitu bahan baku berupa minyak-minyak alami yang karakteristiknya mirip diesel.
  2. BTL (Biomass to Liquid), yaitu bahan baku berupa biomassa, seperti kayu, sampah organik, dan lain-lain. Diproses dengan teknologi-teknologi terkini, seperti proses Fischer Tropsch dan Flash Pirolisis untuk menghasilkan bahan bakar baik secara langsung maupun harus dicampur dengan bahan lain.
  3. GTL (Gas to Liquid), yaitu bahan baku gas alam dan hidrokarbon berbentuk gas. Teknologi yang digunakan biasanya proses Fischer Tropsch.

Pada artikel ini, hanya akan dibahas tentang biodiesel. Biodiesel adalah Bahan bakar mesin diesel yang terbuat dari sumber daya hayati atau biomassa. Namun, definisi yang lebih populer adalah bahan bakar mesin diesel yang terdiri atas ester alkil asam-asam lemak. Ester alkil asam-asam lemak yang paling umum digunakan adalah Ester metil asam lemak (Fatty Acids Methyl Ester, FAME).

Dalam penggunaannya biodesel jenis Fame ini harus dicampur dengan bahan lain agar daya gunanya benar-benar efektif. Hanya saja bagaimana pun Fame atau biodesel ini merupakan energi alternatif yang mampu menjawab kebutuhan bahan bakar diesel, yang seiring bertambahnya waktu dan bertambahnya kebutuhan akan bahan bakar diesel ini, sudah tidak memungkinkan lagi kalau hanya mengandalkan bahan bakar minyak yang bersumber dari alam secara langsung.  

Bahan Mentah Utama Biodiesel

Untuk bahan biodiesel ini dipergunakan tiga jenis bahan mentah utama. Sampai sekarang sudah ada tiga jenis bahan mentah utama biodiesel, yaitu sebagai berikut :

  • Trigliserida. Berupa minyak-lemak mulus, yaitu minyak-lemak yang telah diolah. Diolah menggunakan proses dengan transesterifikasi atau metanolisis. Dari hasil proses kimiawi ini dihasilkan bahan mentah biodiesel yang melalui proses lanjutan akan menghasilkan bahan bakar biodiesel siap pakai.
  • Asam-asam lemak. Berupa produk samping industri pemulusan minyak-lemak. Diproses dengan esterifikasi oleh metanol. Hasil sampingan ini akan menjadi bahan utama bahan bakar biodiesel yang melalui proses tertentu akan menghasilkan bahan bakar biodiesel. Beberapa sumber minyak lemak alami memang tersedia di alam dalam kandungan cukup banyak, baik minyak lemak alami langsung maupun sebagai sampingan dari proses kimiawi lainnya.
  • Campuran trigliserida-trigliserida dan asam-asam lemak (bebas). Berupa minyak-lemak mentah atau terdegradasi yang berangka asam tinggi. Diolah dengan proses deasidifikasi, dilanjutkan dengan proses transesterifikasi atau melalui proses praesterifikasi. Kemudian, dilanjutkan dengan proses transesterifikasi. Memang prosesnya lebih rumit dibandingkan menghasilkan bahan baku mentah biodiesel trigliserida dan asam lemak.

Ketiga jenis bahan mentah utama ini bersumber dari bahan minyak nabati alami, seperti minyak kelapa dan minyak kelapa sawit. Kini, sedang dikembangkan pula penggunaan minyak jarak pagar (Jatropha curcas) sebagai bahan baku biodiesel. Minyak nabati alami lain yang potensial adalah minyak malapari (Pongamia pinnata atau glabra, Deris indica) dan minyak randu atau kapok (Ceiba pentandra).

Tentu saja para peniliti tidak akan pernah puas dalam mencari sumber atau bahan mentah untuk biodiesel dan bahan bakar lainnya. Hal ini akan terus dilakukan sebekum krisis sumber bahan bakar minyak benar-benar berada dalam tahap kritis. Semakin banyak sumber alami yang bisa diolah sedemikian rupa menjadi bahan bakar minyak, tentu saja akan menguntungkan baik untuk kelangsungan industri maupun kelangsungan kehidupan secara umum yang daya serap bahan bakar minyak paling besar.

Krisis energi dan krisis bahan bakar selama ini memang sudah mengancam kelangsungan hidup manusia terutama karena penggunaannya yang tidak terkontrol dan semata-mata hanya mengadalkan bahan bakar minyak dan energi yang ada di alam secara langsung melalui teknik pengkilangan. Sementara itu seiring bertambah waktu penggunaan bahan bakar minyak alami ini semakin banyak dan terus bertambah, sementara cadangan yang tersedia di alam jelas tidak bertambah. Ketidak seimbangan inilah yang semakin mengancam akan datangnya krisis energi dan krisis bahan bakar minyak.

Selain itu teknik menghimpunan dari sumber panas bumi, angin maupun energi yang berasal dari tenaga air juga memungkinkan untuk bertambahnya sumber energi dan bahan bakar minyak. Upaya ini harus mendapat dukungan dan apresiasi dari berbagai elemen masyarakat agar menambah daya juang para peneliti untuk terus mencurahna perhatian dan kemampuan terbaiknya, untuk menghasilkan berbagai temuan sumber bahan bakar baik diesel maupun bahan bakar minyak lainnya. Tanpa dukungan yang terus menerus atau hanya mengandalkan pada cadangan minyak bumi, suatu hari akan berhadapan dengan kesulitan karena kehabisan sumber bahan bakar minyak.

Blending

Biodiesel tidak bisa langsung dipergunakan oleh mesin diesel tanpa memodifikasi mesin diesel itu terlebih dahulu. Untuk memudahkan penggunaan biodiesel tanpa memodifikasi mesin, biodiesel diblending atau dicampur dengan petrodiesel. Pencampuran atau teknik blending ini dilakukan untuk mengkondisikan biodiesel menyerupai bahan bakar diesel alami yang langsung bisa diserap oleh mesin diesel. Cara lain apabila biodiesel ini ingin langsung diserap oleh mesin diesel adalah dengan melakukan modifikasi pada mesin diesel itu sendiri sehingga bisa menerima biodiesel.

Pencampuran 20 persen biodiesel dengan petrodiesel bisa langsung digunakan pada mesin diesel tanpa perlu modifikasi. Sudah dikenal umum bahwa diesel campuran ini menggunakan faktor “B” untuk menyatakan seberapa besar campuran biodiesel pada petrodiesel. Berikut adalah beberapa contohnya yaitu komposisi antara biodiesel dengan petrodiesel.

  • B100 untuk diesel dengan 100% biodiesel.
  • B20 untuk diesel dengan 20% biodiesel.
  • B5 untuk diesel dengan 5% biodiesel.
  • B2 untuk diesel dengan 2% biodiesel.

Dengan campuran tersebut biodiesel bisa langsung dipergunakan untuk mesin diesel. Sebaliknya bila secara langsung dipergunakan tanpa memodifikasi mesin diesel terlebih dahulu, bahan bakar biodiesel tidak akan bereaksi langsung.

Demikianlah seputar biodiesel sebuah bahan bakar minyak yang dihasilkan oleh suatu proses kimiawi dengan bantuan teknologi tinggi untuk menghasilkan bahan bakar diesel. Biodiesel merupakan salah satu terobosan baru para peneliti untuk mengatasi krisis energi dan sumber energi yang selama ini sudah berada dalam tahap kritis. Sebuah upaya para peneliti yang patut disambut dengan gembira. Biodiesel ini di pasaran telah dijual dalam bentuk campuran dengan bahan petrodiesel, sehingga bisa langsung diaplikasikan atau dipergunakan untuk menggerakan mesin diesel. 

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Bahan Bakar Bensin dan Upaya Penghematannya
  • Komponen Sistem Bahan Bakar Bensin - ANNEAHIRA.COM
  • Bahan Bakar Hidrogen, Kontroversi Tiada Habis
  • Inovasi di Balik Harga Bahan Bakar Selangit
  • Bahan Bakar Etanol, Sumber Energi Masa Depan
  • Bahan Bakar Diesel
  • Kendaraan Berbahan Bakar Air
  • Macam-Macam Bahan Bakar: Kandungan dan Kegunaannya
  • Bahan Bakar Alternatif Ciptaan Anak Negeri
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA