logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Agama & Kepercayaan    Islam    Fikih

Hati-hati dengan Bahaya Lidah


Ilustrasi bahaya lidah

Lidah memang tidak bertulang, tapi lidah bisa sangat berbahaya. Bahaya lidah bisa menyakiti hati seseorang. Meskipun tidak tajam, tapi lidah bisa mengeluarkan kata-kata yang dapat menyakiti lebih sakit daripada goresan pisau. Bahaya lidah akan membuat luka yang membutuhkan waktu lama untuk disembuhkan.

Jika luka karena goresan pisau bisa cepat dicarikan obatnya lalu kemudian mengering, maka luka akibat perkataan tidak demikian. Perkataan menyakitkan yang terlontar dari bibir manusia merupakan salah satu bahaya lidah yang harus diwaspadai.

Lidah memiliki fungsi yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Lidah sebagai indera pengecap dan lidah sebagai alat bantu ucap. Lidah lah yang dapat membuat manusia dapat berkata-kata. Lidah jugalah yang dapat membuat manusia sakit hati karena kata-kata yang diucapkan.

Bahaya lidah hanya bisa dirasakan oleh hati. Ketika seseorang sudah merasakan sakit hati karena hatinya terluka karena perkataan seseorang, maka luka itu tidak akan sembuh begitu saja. Membekas dan akan berlangsung lama.

Sebagai makhluk sosial, menjalin hubungan baik dengan sesama manusia adalah sebuah keharusan. Menjaga lisan dan meminimalisir bahaya lidah ibarat tugas yang harus dilaksanakan setiap harinya. Jika tidak, maka Anda akan hidup sebagai seorang yang dibenci dan dikucilkan.

Bahaya lidah selalu berhubungan dengan ucapan atau perkataan yang terlontar dari mulut seseorang kepada orang lain. Berikut ini adalah beberapa bahaya lidah yang harus dihindari.

Jenis Bahaya Lidah

1. Bahaya Lidah - Fitnah

Bahaya lidah yang pertama adalah fitnah. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, fitnah diartikan sebagai perkataan bohong atau tanpa berdasarkan kebenaran yang disebarkan dengan maksud menjelekkan orang lain. Bahaya lidah ini sangat merugikan dan tentunya sangat dibenci oleh Allah. Dalam sebuah hadits dianalogikan bahwa fitnah itu tidur, dan Allah melaknat orang yang membangunkannya.

2. Bahaya Lidah - Ghibah

Bahaya lidah selanjutnya adalah Ghibah. Ghibah adalah membicarakan kejelekan orang lain, menirukan tingkah laku atau gerak tertentu dari orang yang dibicarakan dengan maksud mengolok-ngolok. Banyak orang meremehkan masalah ghibah, padahal dalam pandangan Allah, ia adalah sesuatu yang keji dan kotor.

Allah berfirman, "Dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Apakah salah seorang di antara kamu suka memakan daging saudaranya yang sudah mati?" (QS. Al-Hujurat: 12).

Dari ayat tersebut, jelas bahwa Allah sangat membenci bahaya lidah yang satu ini. Orang yang membicarakan kejelekan orang lain, menirukan tingkah laku atau gerak tertentu dari orang yang dibicarakan dengan maksud mengolok-ngolok dianggap sebagai orang yang suka memakan bangkai saudaranya sendiri. Naudzubillah.

3. Bahaya Lidah - Berkata bohong

Bahaya lidah yang satu ini merupakan bahaya lidah yang bisa dikatakan terlihat paling lumrah. Bagi sebagian orang, kegiatan berbohong merupakan hal yang biasa. Berbohong adalah berkata tidak benar atau tidak sesuai dengan kenyataan. Biasanya, perbuatan ini dilakukan untuk menutupi suatu kekurangan yang ada pada dirinya.

4. Bahaya Lidah - Munafik

Bahaya lidah yang satu ini hampir sama dengan jenis penyakit pada nomor tiga. Penyakit lisan ini sama-sama berbahaya. Munafik merujuk pada orang-orang berpura-pura beriman padahal di dalam hati mereka ingkar. Atau, singkatnya, apa yang dikatakan orang munafik selalu tidak sesuai dengan perbuatan.

"Ciri-ciri orang-orang munafik itu ada tiga, yaitu apabila berkata-kata ia berdusta, apabila berjanji ia mengingkari, apabila diberikan amanah (kepercayaan) ia mengkhianatinya." (HR. Bukhari dan Muslim). Dalam Al-Quran disebutkan bahwa tempat orang munafik adalah di neraka Jahanam. Naudzubillah.

5. Bahaya Lidah - Mengumpat atau Mencaci Orang Lain

Mengumpat atau mencaci maki orang lain dengan kata-kata kasar atau kata-kata yang membuat orang sakit hati jelas merupakan salah perbuatan yang tidak baik. Dengan mencaci maki atau mengumpat, persoalan tidak akan selesai. Malah, hal ini akan menambah rumit persoalan. Tali silaturahmi pun akan sedikit pudar. Untuk menghindarinya, kita harus lebih bersabar dalam menghadapi setiap persoalan.

6. Bahaya Lidah - Mempermainkan dan Mengejek Manusia

Perbuatan mengejek atau mempermainkan orang lain sangat lazim dilakukan oleh sebagian di antara kita. Biasanya, hal ini dilakukan atas dasar main-main atau bercanda saja. Padahal, perbuatan ini tidak bisa dijadikan sebagai hal yang sepele. Akibat dari perbuatan ini bisa menjadi sangat luar biasa.

7. Bahaya Lidah - Mengadu Domba

Mengadu domba adalah suatu perbuatan yang membuat seseorang menjadi berselisih dengan orang lain. Adu domba ini bisa dalam bentuk mengadukan ucapan seseorang kepada orang lain dengan tujuan merusak hubungan di antara keduanya sehingga menyulut api kebencian dan menyebabkan ikatan silaturahmi mereka terputus. Kalau hal ini tidak diluruskan, bisa saja mereka akan bermusuhan selamanya. Padahal, mereka hanyalah korban dari orang yang suka mengadu domba. Bahaya lidah yang satu ini berpotensi untuk memecahkan hubungan baik antara sesama manusia.

8. Bahaya Lidah - Melontarkan Kata-kata Kotor atau Kasar

Ketika sesorang tersulut emosi, amarah pun meluap. Kata-kata menjadi tidak terkontrol lagi. Lalu, menyemburlah kata-kata kotor atau kasar dengan tujuan untuk menyakiti orang yang kita benci karena dianggap telah melakukan suatu kesalahan kepada diri kita. Setelah melakukan perbuatan itu, kita tidak langsung beristighfar dan meminta maaf malah kita menjadi puas telah berhasil membuat orang lain sakit hati. Inilah salah satu kerugian dari bahaya lidah ini.

9. Bahaya Lidah - Bertengkar

Bertengkar atau berselisih adalah salah satu kegiatan manusia dalam berhubungan dengan orang lain. Biasanya, pertengkaran terjadi karena ada suatu kesalahpahaman yang terjadi di antara dua pihak. Ketika bertengkar, kadar kemarahan seseorang biasanya menjadi naik. Kalo sudah begini, bahaya lidah bukan lagi menjadi suatu hal yang dirasa harus dihindari.

10. Bahaya Lidah - Berdebat kusir, Berbelit-belit

Yang ini biasanya muncul dalam suatu forum diskusi atau bisa juga dalam obrolan sehari-hari. Debat kusir ini maksudnya membahas suatu hal yang tidak ada ujungnya. Selain membuang-buang waktu, kegiatan ini juga bisa melebar ke penyakit lisan yang lain. Agar tidak terjerumus ke dalam kegiatan ini, kita harus benar-benar menggunakan waktu sebaik-baiknya. Bahaya lidah yang satu ini juga kadang tidak disadari telah menyakiti hati seseorang.

11. Bahaya Lidah - Menyebarkan Rahasia Orang Lain

Bahaya lidah selanjutnya adalah bergosip atau menceritakan rahasia kita pada orang lain. Jika kita ingin berbagi rahasia, pastikan orang yang akan kita bagi cerita itu orang yang bisa menjaga amanah. Atau, kalau mau lebih aman, kita bisa menceritakan rahasia kepada orang terdekat, misalnya orangtua. Pasti rahasia itu akan terjaga.

Setiap orangtua pasti akan menjaga rahasia anaknya sendiri. Selain bisa dipercaya, bercerita kepada orangtua juga bisa memberikan manfaat lain, yaitu kita akan langsung diberi saran, kritik, atau pemecahan masalah yang dihadapi.

12. Bahaya Lidah - Menambah Kata- kata yang Tidak Perlu

Bahaya lidah ini biasanya dilakukan dengan maksud mendapat pujian atau membuat sesuatu menjadi terlihat lebih hebat. Padahal, faktanya sama saja dengan yang lainnya. Perbuatan ini merupakan hal yang berlebihan. Allah sangat tidak menyukai hal yang berlebihan. Perbuatan ini juga bisa menyebabkan pertengkaran di antara dua orang sahabat karena ada salah seorang teman yang melebih-lebihkan pembicaraan mengenai seorang temannya.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Mudahkah Memberikan Pengertian Pendidikan Akhlak dalam Islam?
  • Fungsi dan Contoh Radio Dakwah Islam
  • Mengoleksi Kitab Klasik Islam
  • Istri Sholehah - Kebahagiaan Seorang Suami
  • Ingin Memiliki Property di Surga? Lakukan Tiga Ibadah Ini
  • Menjadi Muslimah Sejati Sesuai Syariah
  • Keseimbangan dalam Berita Islam
  • Tawakal -- Sikap Hidup Seorang Mukmin
  • Tujuan Hukum Islam
  • Menjauhkan Diri dari Akhlak Tercela Kepada Allah
  • Menjaga Keimanan dari Bahaya Syirik
  • Matahari, Sebuah Pelajaran bagi Aktivis Dakwah
  • Sejak Kapan Anda Menyadari Makna Syahadat?
  • Perjuangan Islam Politik dalam Menegakkan Syariat Islam di Indonesia
  • Memahami Kiamat Menurut Islam
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA