Tidak Sekadar Baju Bayi Lucu
Pada satu waktu, mungkin Anda pergi ke toko baju bayi (baby shop) karena membutuhkan beberapa potong baju untuk buah hati Anda. Di sana terpajang berbagai Baju Bayi Lucu yang menggoda. Sudah terbayang di benak Anda, bagaimana penampilan si kecil apabila memakai baju itu. Tentu akan semakin menggemaskan.
Namun, apakah pertimbangan membeli baju bayi itu hanya sekadar dari modelnya saja? Tentu tidak. Ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan.
Aman dan Nyaman
Oleh karena kulit bayi masih sangat sensitif maka bahan pakaian, tekstur, bentuk hingga aksesori yang menempel di baju bayi harus diperhatikan. Apakah aman dan nyaman untuk si bayi? Jangan sampai ada zat-zat pada bahan pakaian tersebut yang membahayakan bayi. Tekstur kain yang kasar pun bisa membuat kulit bayi iritasi.
Sedangkan bentuk atau model dari pakaian tersebut juga harus nyaman dipakai bayi. Dan mengenai aksesori, juga jangan sampai membahayakan si bayi. Misalnya dapat melukai kulit bayi, mudah berkarat, atau mudah tertelan.
Zat-zat Berbahaya
Pewarnaan yang kuat pada baju, akan menyebabkan warna baju mudah luntur. Hal ini tentu mengkhawatirkan jika pewarna tersebut terkena keringat bayi, zat warnanya akan luntur dan mengenai kulit bayi.
Akibatnya bisa saja terjadi alergi, tetapi yang paling membahayakan adalah jika zat pewarna tersebut terserap ke dalam tubuh bayi karena kulitnya yang masih tipis. Warna pakaian bayi yang terlalu terang juga akan menghilangkan warna natural kulit bayi. Jadi sebaiknya dipilihkan warna-warna pastel saja.
Bahan
Bahan pakaian yang cocok untuk bayi, biasanya terbuat dari katun yang tidak berbulu. Kalau Anda memasukkan tangan Anda ke dalam jenis pakaian ini, akan terasa dingin/adem. Bahan tulle akan membuat baju bayi lucu, terutama untuk bayi perempuan. Akan tetapi, jika bahan tersebut sering bergesekan dengan kulit bayi, akan menyebabkan iritasi.
Bahan pakaian dari nylon dan polyester pun sebaiknya dihindari karena kurang menyerap keringat. Akibatnya bayi akan kepanasan, gatal, dan mengalami ruam kulit/lecet.
Ukuran Baju dan Ketebalan Baju
Baju bayi harus memiliki sirkulasi udara yang cukup. Jangan terlalu pas atau ketat di badan.Terutama di bagian leher, ketiak, lengan, perut, dan selangkangan bayi. Hal ini tentu saja akan menghambat gerak bayi yang membutuhkan gerak yang leluasa. Selain itu, ukuran baju yang terlalu sempit akan membuat bayi sesak nafas.
Ketebalan baju harus disesuaikan dengan kondisi lingkungan pada saat itu. Sebaiknya kenakan pakaian yang lebih tebal pada saat cuaca dingin. Dan kenakan pakaian tipis pada saat cuaca panas.
Model dan Aksesori Baju
Model baju bayi lucu ditampakkan oleh berbagai variasi. Baik dari sisi warna, aksen seperti model kerah, tali-tali, kerutan, serta kelengkapannya seperti kancing, karet elastis, dan lain-lain. Namun kerah yang terlalu kaku akan membuat leher bayi gatal. Tali-tali pun dikhawatirkan bisa membuat bayi Anda tercekik.
Sedangkan kancing-kancing yang terlalu besar akan mengganggu bayi pada saat tengkurap. Untuk baju dengan aksesori pun harus betul-betul aman untuk bayi. Tidak mudah copot sehingga terhindar dari resiko ditarik tangan bayi dan dimasukkan ke mulutnya.






