Mewaspadai Bakteri Merugikan
Bakteri adalah mikroorganisme sel tunggal yang berukuran sangat kecil. Sebagian besar bakteri tidak merugikan atau berbahaya. Bakteri ini disebut bakteri nonpatogenik. Mereka terdapat di kulit dan air. Bahkan, di dalam tubuh manusia untuk membantu pencernaan. Bakteri merugikan atau berbahaya disebut bakteri patogenik.
Bakteri patogenik dapat menimbulkan penyakit hingga kematian bagi manusia. Secara umum, bakteri dibagi menjadi tiga kelompok besar berdasar bentuknya, yaitu coccus (bulat), bacillus (batang), dan spirillium (spiral). Cocci (bentuk jamak coccus) dibagi lagi menjadi streptococci, diplococci, dan staphylococci.
Karakter Bakteri
Tiap-tiap kelompok bakteri merugikan ini memiliki karakter sendiri dalam menimbulkan penyakit. Cocci menghasilkan nanah dan berkembang dalam kelompok yang lebih besar. Cocci menyebabkan bisul dan sangat ahli dalam menginfeksi luka.
Bacilli menyebabkan penyakit yang lebih serius, seperti influenza dan tuberculosis. Spirila juga dapat menyebabkan penyakit serius, seperti syphilis.
Perkembangbiakan Bakteri
Bakteri merugikan berkembang biak sangat cepat. Melalui proses mitosis, bakteri membelah menjadi dua. Setelah itu, mereka dapat membelah menjadi dua lagi dan seterusnya hingga jumlahnya sangat banyak. Dalam 24 jam, rata-rata bakteri dapat berkembang biak hingga berjumlah jutaan, lalu mengambil alih sel organisme.
Kemampuan bakteri untuk berkembang biak sendiri merupakan hal yang tidak dimiliki virus. Walaupun berbahaya atau merugikan, virus memerlukan inang untuk berkembang biak sehingga reproduksinya tidak secepat bakteri.
Bakteri Merugikan
Banyak tipe bakteri yang berbahaya, beberapa di antaranya dapat menimbulkan kematian. Namun, ada juga yang hanya menyebabkan gangguan kecil. Berikut ini beberapa bakteri yang merugikan manusia.
- Bakteri streptococcus bernama Streptococcus pyogenes menyebabkan radang tenggorokan dan demam. Streptococcus pyogenes menyebar melalui udara lewat bersin dan batuk serta objek yang kontak dengan penderita. Streptococcus yang lain menyebabkan pneumonia.
- Clostridium tetani merupakan spesies bakteri yang menghasilkan racun dan bertanggung jawab menyebabkan penyakit tetanus. Penderita terinfeksi tetanus melalui luka terbuka, terutama bila luka tersebut disebabkan oleh gigitan binatang.
- Eschericia coli atau biasa disebut E. Coli merupakan populasi terbesar bakteri coliform. E. Coli dalam jumlah normal membantu pencernaan di dalam tubuh. Namun, E. Coli dapat berbahaya bila masuk ke peredaran darah. Bakteri ini merupakan penyebab botulisme atau keracunan makanan. Gejalanya berupa diare dan nyeri abdomen. Pada beberapa kasus, bahkan, menyebabkan kematian. Kontaminasi E. Coli berasal dari air tercemar atau makanan yang terkena kotoran manusia atau hewan.
- Bakteri berbahaya lainnya adalah Yersinia pestis yang menyebabkan penyakit pes.
- Campylobacter adalah bakteri penyebab keracunan makanan yang menimbulkan rasa mual dan muntah.






