logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Industri & Perdagangan    Transportasi    Sarana Transportasi

Ngurah Rai Bali International Airport


Ilustrasi bali international airport

Bali. Ya, semua orang pasti telah mendengarnya, bahkan mungkin pernah mengunjunginya. Bali tidak hanya dikenal oleh turis lokal, namun oleh hampir seluruh turis mancanegara. Keeksotisan alam dan kekayaan budayanya menjadikan Bali sebagai tujuan wisata.

Sebagai salah satu provinsi yang menjadi tujuan utama wisata para turis mancanegara, Bali memerlukan sarana dan prasarana transportasi berstandar internasional tentunya. Maka, gagasan pembangunan Ngurah Rai Bali International Airport sangat tepat. Buktinya, bandara ini tercatat sebagai bandara ketiga terpadat di Indonesia, setelah Soekarno-Hatta dan Juanda.

Ngurah Rai terletak di Tuban, sebelah selatan Bali. Dibangun pada 1931 (dengan nama Bandara Tuban), sebelum Indonesia lepas dari tangan penjajah Belanda. Lalu, kepemilikannya beralih ke tangan Jepang sejak 1942.

Pembangunan bandara terus dilakukan pada tahun 1947, termasuk memperpanjang landasan hingga 1600 meter dengan lebar 45 meter. Bandara ini akhirnya menerima kedatangan maskapai internasional pada 1950. Perluasan landasan dilakukan kembali pada 1969 dan berganti nama menjadi Ngurah Rai International Airport. 

Pada 2010 ini, diperkirakan jumlah turis yang datang ke Bali mencapai 11 juta orang sehingga dibutuhkan perencanaan untuk pengembangan bandara, termasuk pembangunan gedung berbentuk sepatu kuda yang mengakomodasi 17 maskapai di sebelah timur bandara.

Landasan juga diekstensi hingga 3600 meter. Ternyata, itu pun dinilai jauh dari nilai standar dan dibutuhkan terowongan sebagai tambahannya. Hanya saja, gagasan ini ditolak oleh otoritas agama setempat. Ekstensi bandara dirasa semakin mendesak pascaperistiwa Bom Bali pada 2002 silam.

Peristiwa ini mengakibatkan guncangnya perekonomian propinsi tersebut. Angka wisatawan menurun. Tapi, memperluas bandara sangat sulit dilakukan, ide lainnya adalah membangun bandara baru yang akan dilaksanakan mulai 2009.

Bandara Ngurah Rai dipisahkan menjadi dua, terminal domestik tetap berada di bangunan lama dengan tiga gerbang, dan terminal internasional di bangunan berbentuk L dengan 14 gerbang yang delapan di antaranya dilengkapi aerobridge atau belalai.

Luas terminal kedatangan dan keberangkatan internasional adalah 28.630 m, sementara luas terminal kedatangan dan keberangkatan domestik hanya 9.039 m. Luas lapangan parkir 38.358m, dan total luas Ngurai Rai adalah 265.60 hektare.

Sejumlah maskapai internasional yang mendarat di Ngurah Rai International Airport antara lain: AirAsia, Cathay Pasific, China Airlines, China Eastern Airlines, EVA Air, Hongkong Express, Japan Airlines, Jetstar Airlines, KLM, Korean Air, Malaysia Airlines, Qatar Airways, Shanghai Airlines, Shenzhen Airlines, Singapore Airlines, Skywest, Strategic Airlines, Thai Airways, Transaero, Uni Air, dan Valuair.

Untuk informasi lebih lanjut seputar transportasi, akomodasi, peta wilayah, pusat berbelanja, atau pusat wisata lainnya di Pulau Bali, Anda dapat mencari tahu melalui situs: dps.ngurahrai-airport.co.id.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Kisah Sepanjang Jalan Raya
  • Bis - Solusi Berkendara Pengurang Polusi
  • Kapal Feri di Indonesia
  • Sepeda United Indonesia yang Semakin Digemari Masyarakat
  • Tol Cinere Jagorawi, Pemecah Kemacetan dan Pemerataan Pembangunan
  • 8 Tips Mudah Mempersiapkan Syarat Pembuatan Paspor
  • Tol Kanci Pejagan - Menambah Daftar Jalan Tol Indonesia
  • Jembatan Suramadu - Antara Surabaya dan Madura
  • Kapal Boat, Kapal Cepat Wisata
  • Jembatan Suramadu Surabaya dalam Cerita
  • Bandara Padang Bernama Minangkabau
  • Tol Solo Semarang
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA