Bali
Surga itu tidak ada yang tahu bagaimana keadaan sebenarnya. Sebagai manusia kita hanya tahu bahwa surga itu indah, tapi indah yang seperti apa. Apa seindah Pulau Bali?
Ya. Pulau Dewata ini memang seperti surga, penuh dengan ketenangan dan keindahan. Pulau Dewata adalah surganya Indonesia bahkan dunia. Bagi yang pernah berkunjung ke sana, pasti akan merindukannya dan ingin kembali berlibur. Akan tetapi, bagi Anda yang belum pernah ke sana dan membutuhkan informasi untuk tempat wisatanya, di sini tempatnya.
Destinasi Wisata Pulau Dewata
Bagi Anda yang belum pernah pergi ke pulau indah ini, ada beberapa referensi tempat yang bisa dikunjungi saat liburan. Jika Pantai Kuta, dan Sanur sudah banyak yang mengenali, bahkan mungkin bagi Anda yang belum pernah berkunjung ke Pulau Dewata, karena memang, nama besar dari dua pantai ini sudah menjadi ikon keindahan Indonesia.
Selain dua pantai tersebut, Bali masih memiliki tempat wisata lainnya. Berikut ini adalah tempat-tempat wisata lain yang bisa Anda kunjungi ketika berada di Pulau Bali.
1. Alas Kedaton
Tempat wisata ini berada di Desa Kukuh, jika dari Kota Tabanan jarak yang ditempuh adalah tempuh 4 km. Alas Kedaton terdiri atas sebuah pura yang penuh dengan kera. Konon, kera tersebut dikeramatkan sehingga dibiarkan berkeliaran di mana saja.
Tempat Alas Kedaton berada, Desa Kukuh, terbagi atas 12 banjar adat, dan 7 dusun. Mata pencaharian sebagian besar warganya bertani, sementara sektor lainnya meliputi buruh, pegawai, dan pertukangan.
Di Alas Kedaton ada sebuah pura bernama Pura Kedaton. Pura ini memiliki empat pintu masuk, di utara, selatan, barat, dan timur. Pintu masuk utamanya ada di sebelah utara, sedangkan di arah timur dan selatan adalah pintu menuju ruang tengah. Dibandingkan bagian lain, dalam pura, halaman pura adalah tempat yang paling dianggap suci. Meski demikian, halaman ini letaknya lebih rendah dari halaman tengah dan luar.
Pura Alas Kedaton ini dikelilingi oleh hutan dengan banyak kera. Konon katanya, kera itu dikeramatkan oleh warga di sekitarnya. Ada tradisi unik di desa ini, yaitu adanya piodalan yang artinya suatu upacara pemujaan kepada Tuhan. Piodalan itu jatuh setiap hari Selasa dua puluh hari setelah Hari Raya Galungan. Upacara tersebut dimulai dari siang hari, dan harus selesai sebelum matahari terbenam.
Kera-kera di sana sudah jinak namun hati-hati, siapa tahu saja kera tersebut bisa menjadi jahat. Oleh karena itu, waspada terhadap barang-barang bawaan Anda, jangan sampai diambil oleh kera-kera itu.
2. Danau Bedugul
Bedugul berasal dari kata Bedogol, tempat ini adalah sebuah danau yang dangkal. Danau Bedugul ada di Kabupaten Tabanan. Selain danau, di tempat ini juga terdapat banyak hasil pertanian terutama seperti buah-buahan (markisa, manila, dan anggur), serta sayuran.
Dibandingkan dengan tempat wisata lain di Pulau Dewata, Bedugul memiliki suhu yang lebih dingin. Tidak salah memang karena kawasan ini menampilkan suasana perbukitan yang sejuk dan indah. Perbukitan di sekitar Bedugul memiliki suhu sekitar 18 derajat celcius.
Supaya Anda bisa menikmati keindahan Danau Bedugul, sewa lah speed boat untuk mengelilinginya. Di dekat danau Anda bisa menikmati berbagai santapan dari Indonesia, mau pun internasional.
Jika Anda betah berwisata di Bedugul, dan ingin menginap, bisa saja. Ada beberapa penginapan yang harganya murah. Anda bisa tinggal lebih lama di sana untuk menikmati ketenangan dan suasana berbeda dibandingkan dengan di perkotaan dekat Anda tinggal.
Oh iya, selain makan, menginap, dan mengelilingi danau, Anda bisa naik perahu atau juga memancing. Untuk masalah biaya tidak usah khawatir, karena harganya cukup terjangkau. Contohnya, untuk berkeliling danau dengan speed boat, Anda hanya perlu mengeluarkan tarif Rp 85.000,.
Bedugul memang bukan kawasan wisata yang mahal karena harga makanan dan tempat menginapnya juga sangat terjangkau. Untuk penginapan, ada yang memasang tarif hanya Rp 40.000 per malam. Sangat pas bagi Anda yang punya dana terbatas. Sementara itu, bagi Anda yang ingin menginap di penginapan yang lebih bagus, bisa menyewa vila dengan tarif kira-kira Rp 300.000 per malam.
Itu untuk penginapan, lain lagi dengan makanan. Untuk makanan, Anda hanya perlu mengeluarkan uang sebesar Rp 6000. Dengan jumlah uang itu Anda sudah bisa menikmati 1 porsi nasi campur juga segelas teh manis. Begitu pula dengan makanan khas dari daerah Bedugul, yaitu sate kelinci, yang harganya hanya Rp 6000 untuk 10 tusuk.
Walau pun Pulau Dewata ini terkenal hingga ke mancanegara sehingga banyak turis asing yang berwisata ke sana, namun di Bedugul jumlah turis asing yang datang hanya 20 persen dari seluruh wisatawan yang datang ke Pulau Dewata ini.
3. Batik Galuh
Anda ingin membeli oleh-oleh khas Pulau Dewata? Batik Galuh pilihannya. Dari sekian banyak kerajinan khas Bali, yang patut Anda beli sebagai souvenir atau kenang-kenangan adalah Batik Galuh.
Tempat pembuatan Batik Cap Galuh telah ada sejak 1976. Pertenunan itu didirikan oleh Bapak Pande Ketut Krisna di Br. Tegehe di Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Bisnis ini dibuat hanya oleh beliau dan para saudaranya.
Setelah beberapa lama mengembangkan usaha, akhirnya pada 1986, usaha tersebut memperoleh perizinan untuk melakukan usahanya dari Departemen Perdagangan dengan no. SIUP.118/22-04/PM/VI/86.
Ketika usaha batik ini pertama kali berdiri, pembuatan batik hanya dibantu oleh 5 buah alat tenun manual, bukan menggunakan mesin. Namun sekarang, dari 5 buah alat manual itu, usaha ini sudah memiliki 32 mesin. Untuk Anda yang ingin membeli salah satu kainnya, tidak usah khawatir mengenai kualitas, karena desain dan produk Batik Galuh selalu diutamakan sehingga konsumen akan merasa puas.
Sampai saat ini, sudah ada beberapa daerah pemasaran dari Batik Galuh ini seperti, di Nusa Dua dan Kuta untuk daerah lokalnya, luar kota seperti Surabaya, Jakarta dan kota-kota besar lainnya, serta mencapai kawasan internasional seperti Malaysia, Australia, Inggris, Eropa, Amerika, dan masih banyak lagi.
Rata-rata harga batik biasanya berkisar antara Rp 15.000 hingga Rp 75.000. Namun, batik tulis biasanya memiliki harga lebih mahal, yaitu sekitar Rp 350.000 sampai Rp 2.000.000. Tentu harga itu sepadan dengan kualitasnya.
4. Bukit Jambul
Jangan salah, ini bukan nama jambul milik penyanyi Syahrini, tapi tempat wisata di Pulau Dewata. Tempat wisata ini adalah kombinasi antara beberapa tempat alam seperti persawahan, perbukitan, laut, dan lembah. Dari puncaknya tentu Anda bisa melihat semua keindahan tersebut.
Anda yang jenuh dengan kegiatan sehari-hari dapat memanjakan diri untuk berlibur di sini. Letak tempat wisata ini ada di Desa Pesaban, Desa Nongan, Kecamatan Rendang. Tempat ini ada pada jarak 8 km dari Kabupaten Klungkung, 15 km dari Pura Besakih, dan 51 km dari Denpasar. Tempat ini ada pada perbatasan antara Kabupaten Klungkung dan Kabupaten Karangasem.
Bukit Jambul ada pada ketinggian 500 meter di atas permukaan laut. Oleh karena perpaduan antara persawahan, lembah, dan bukit, hawa di Bukit Jambul sangat sejuk. Dengan segala keindahan yang penuh dengan warna hijau, pasti akan membuat mata dan pikiran Anda semakin fresh dan semangat Anda akan tumbuh lagi.
Banyak manfaat yang didapat jika Anda berlibur ke sini, salah satunya untuk kesehatan. Semua itu karena suasana yang indah, nyaman, dan penuh dengan ketenangan. Dari atas Anda bisa melihat gugusan salah satu pulau indah di Pulau Dewata, yaitu Pulau Nusa Penida.
Bagaimana dengan referensi mengenai berbagai tempat wisata di Pulau Dewata ini? Apa Anda sudah memutuskan akan berlibur ke tempat yang mana? Memang benar bahwa Bali itu adalah surganya Indonesia, karena di sana banyak sekali tempat indah. Selamat berlibur!

