logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Keluarga    Bayi & Balita    Balita Cerdas    Balita Cerdas

Membentuk Balita Cerdas Emosional

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Balita cerdas tidak bisa diukur dari sisi intelektual saja. Para orang tua begitu khawatir ketika buah hatinya belum bisa mengoceh, menebak warna atau menyebut nama-nama benda di sekitarnya. Apalagi banyak orang tua yang menuntut agar balitanya bisa membaca dan berhitung di usianya yang belum terbilang 5 tahun.

Sukses Karena Cerdas Emosional

Kenyataannya, orang-orang bisa meraih sukses bukan dikarenakan kecerdasan intelektual saja, melainkan modal kecerdasan emosional. Banyak pengusaha besar dan sukses yang tidak memiliki prestasi menonjol dalam bidang akademisnya. Malah mereka menggaji karyawan yang memiliki gelar akademis jauh di atasnya.

Banyak juga ditemukan anak-anak kutu buku menjadi orang yang pendiam, pemalu, dan kurang bersosialisasi. Sebaliknya, ada juga anak-anak yang kurang pintar, tapi mereka pandai bersosialisasi dan mampu memimpin teman-temannya untuk menyalurkan hobi dan bakat mereka.

Ciptakan Suasana Kondusif 

Nah, bagaimana anak Anda kelak, bergantung dari pola pengasuhan Anda sejak dini. Jika mendambakan balita cerdas, jangan abaikan sisi emosial dirinya yang harus dipupuk. Balita cerdas emosional bisa  terlihat dari kemandirian, sopan santun dan rasa percaya diri ketika bersosialisasi dengan teman-teman dan lingkungannya.

Balita belajar dari yang ia lihat, dengar dan rasakan. Sebisa mungkin orang tua menciptakan lingkungan yang kondusif untuk pembentukan karakter anak. Jangan sampai orang tua berkata dan bertindak kasar di depan mereka karena akan ditiru.

Begitu pula ketika balita Anda meniru perilaku buruk dari lingkungan. Anda harus mencontohkan bagaimana seharusnya bersikap yang baik. Jika balita melakukan hal yang buruk, katakan dengan baik kalau hal seperti itu tidak boleh dilakukan. Bisa dengan belaian dan pelukan.

Menanamkan Akhlak Baik

Ajarilah balita cerdas Anda untuk bersosialisasi. Jika memiliki kue, mintalah balita Anda untuk membaginya dengan teman-temannya. Ajari pula untuk menyapa teman-temannya atau orang dewasa sambil mencium tangan.

Membuang sampah dan menjaga kerapihan juga bisa ditanamkan sejak dini. Sediakan tempat sampah di setiap sudut ruangan untuk memudahkannya membuang sampah. Jika selesai bermain, ajari pula untuk membereskannya. Dengan demikian balita cerdas Anda akan belajar tentang arti tanggung jawab.

Menumbuhkan Rasa Percaya Diri

Tumbuhkan rasa percaya diri dengan mengetahui potensi balita cerdas Anda. Jangan menuntut buah hati untuk melakukan hal-hal yang ia tidak mampu, apalagi jika sampai memaksa. Terus bimbing dengan sabar.

Jangan Memarahi Terlalu Keras

Jangan menggunakan nada tinggi atau emosi yang membuat balita Anda terkejut atau trauma. Sebuah penelitian membuktikan dampak negatif dari keterkejutan pada balita dan anak-anak. Saat ia kaget ketika dimarahi, sambungan sel-sel syaraf di otaknya akan terputus satu persatu secara beruntun. Sambungan tersebut akan putus secara permanen dan tidak bisa tersambung kembali. Jika terus menerus terjadi, maka akan berpengaruh signifikan terhadap penurunan kecerdasan balita Anda.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Optimalkan Tumbuh Kembang Batita
  • Nutrisi Otak untuk Buah Hati Cerdas
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA