Bandar Tasik Selatan, Terminal di Kuala Lumpur
Ilustrasi bandar tasik selatan
Nama Bandar Tasik Selatan tak ada hubungannya dengan nama Tasikmalaya, sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Barat. Namun dalam percaturan transportasi dunia, nama Bandar Tasik Selatan cukup dikenal.
Terminal Terpadu
Bandar Tasik Selatan semacam terminal transit yang terletak di selatan ibu kota Malaysia, Kuala Lumpur. Sebagai stasiun perhentian dan terminal transit bagi KTM, Ampang Line maupun kereta ekspres KLIA dan bus RapidKL, termasuk stasiun yang sangat ramai dan bisa diakses baik melalui Kuala Lumpur Tengah, melalui Ring Road 2 dari tenggara, bahkan dari barat bisa diakses melalui Sungai Besi Expressway.
Inilah tempat pertukaran antarmoda transportasi modern yang terdapat di ibu kota Malaysia, Kuala Lumpur. Bandar Tasik Selatan sebagai terminal terpadu yang menghubungkan moda transportasi di Kuala Lumpur, dengan jembatan penghubung antarstasiun yang dilengkapi dengan penjualan tiket secara terpisah, merupakan tempat penting untuk mengakomodasi masyarakat kota maupun para pelancong yang datang dan akan meninggalkan Kuala Lumpur.
Namun kekurangan masih tetap ada. Inilah yang terus dibenahi pemerintah kota Kuala Lumpur dengan memanfaatkan teknologi.
Desain Unik
Untuk memperluas areal pelayanan tiket, pada 2006 dan 2007 telah dilakukan renovasi besar. Demikian pula tempat istirahat dan ruang tunggu yang berada di sepanjang koridor ditambah kanopi besar sehingga lebih terasa nyaman.
Bandar Tasik Selatan dibangun dengan desain unik, yaitu menggabungkan atap berbentuk setengah lingkaran untuk menaungi areal ruang tunggu dan menggunakan atap multi-tier untuk sisa bangunannya.
Sepintas, desain atap ini akan mengingatkan orang pada Stasiun Ampang Line. Salah satu keunggulan Bandar Tasik Selatan adalah tersedianya fasilitas khusus untuk para penumpang berkebutuhan khusus seperti orang cacat, dengan fasilitas lift khusus.
Ini tentu akan semakin memudahkan semua calon penumpang baik yang akan turun di Bandar Tasik Selatan maupun sekadar transit sebelum melanjutkan perjalanan menggunakan moda transpotrasi lainnya, baik darat maupun transportasi sungai.
Akses
Dari arah luar Stasiun Bandar Tasik Selatan, KLIA akan transit sebelum melanjutkan ke arah selatan. Sementara untuk Express Rail Link, Stasiun Bandar Tasik Selatan adalah stasiun penghentian terakhir.
Bandar Tasik Selatan sebagai terminal stasiun terpadu memang telah mempermudah para pengguna angkutan umum di Kuala Lumpur. Apalagi, sejak 20 Juni 2002 ke dalam areal Bandar Tasik Selatan telah punya diberi akses untuk KLIA-5, sehingga penumpang bisa transit dan melanjutkan perjalanan dengan menggunakan moda transportasi lain sebelum melanjutkan ke Kuala Lumpur International Airport maupun ke pusat kota Kuala Lumpur.
Bandar Tasik Selatan telah dipersiapkan sejak awal sebelum lonjakan penumpang terjadi, seperti lonjakan penumpang musiman pada setiap menjelang tahun baru. Bandar Tasik Selatan pun merupakan infrastruktur untuk menerima kunjungan wisatawan ke negeri jiran ini.

