logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Referensi    Ilmu Pasti    Arsitektur

Lanraad: Bangunan Belanda di Bandung


Ilustrasi bangunan belanda

Indonesia memiliki banyak bangunan peninggalan Belanda. Bangunan-bangunan tersebut merupakan bangunan yang dibuat oleh pemerintah kolonial Belanda pada saat mereka menjajah tanah air selama tiga abad setengah lamanya. Bangunan Belanda tersebut menjadi heritage atau cagar budaya yang dilindungi oleh pemerintah.

Meski telah berusia puluhan tahun bahkan ada yang berusia sudah mencapai ratusan tahun, namun bangunan Belanda ini masih berdiri dengan kokoh. Meski memang, mengalami beberapa kali perombakan dengan tidak mengubah struktur awal bangunan Belanda tersebut.

Di Bandung, terdapat banyak bangunan Belanda yang memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi. Sebut saja salah satunya adalah Lanraad. Lanraad merupakan pengadilan tinggi satu-satunya di Bandung ketika zaman penjajahan Belanda. Di Lanraad inilah presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno diadili bersama dua orang rekannya.

Dalam persidangan, Ir. Soekarno yang akrab disapa dengan sebutan Bung Karno membacakan pledoinya kepada majelis. Pledoinya tersebut dinamakan dengan Indonesia Menggugat. Indonesia Menggugat merupakan pembelaan Bung Karno atas dakwaan yang dituduhkan kepadanya.

Dalam pledoinya, Bung Karno menyebutkan bahwa Belanda tidak bisa berbuat apa-apa terhadap negara dan bangsa Indonesia. Pledoi Bung Karno yang disebut Indonesia Menggugat tersebut pada akhirnya diabadikan sebagai nama gedung lanraad itu sendiri.

Lanraad telah berganti nama menjadi Gedung Indonesia Menggugat. Di gedung ini terdapat meja hakim yang dipakai mengadili Bung Karno. Meja hakim tersebut berada di bagian depan dalam bangunan. Dalam bangunan Belanda tersebut, terdapat pula kopian pledoi Bung Karno, berita media massa yang kala itu memuat pemberitaan persidangan Bung Karno, juga peta wilayah Indonesia.

Gedung Indonesia Menggugat yang akrab disingkat menjadi GIM ini banyak dikunjungi oleh para tokoh politik pada saat menjelang pemilihan presiden periode 2009-2014. Dikunjunginya bangunan Belanda ini dimaksudkan agar mereka mendapat semangat Bung Karno dalam mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Gedung Indonesia Menggugat saat ini telah menjadi ruang publik. Sebagai ruang publik, bangunan Belanda ini berfungsi sebagai tempat kreativitas masyarakat. Beragam kegiatan diselenggarakan oleh pihak pengelola Gedung Indonesia Menggugat.

Di antaranya kegiatan-kegiatan amal yang menyangkut humanisme dan sosial, pementasan teater, pertunjukan musik, diskusi publik, kegiatan sastra seperti meliputi pembacaan dan diskusi puisi atau cerpen, peluncuran dan bedah buku, pameran seni rupa, dan berbagai kegiatan lainnya yang berhubungan dengan seni, budaya, lingkungan, dan humanis.

Saat memperingati proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, Gedung Indonesia Menggugat kerap memperingatinya dengan kegiatan seni budaya yang bertemakan nasionalisme. Terlebih saat memperingati proses pengadilan Bung Karno, Gedung Indonesia Menggugat kerap memperingatinya dengan diskusi atau pementasan seni yang mengangkat keIndonesiaan.

Bangunan Belanda yang beberapa tahun silam hampir dilupakan ini, tidak lagi hanya menjadi sebuah heritage yang dilindungi keberadaannya, bukan sekedar bangunan peninggalan Belanda semata, namun telah menjadi bangunan yang merepresentasikan kehidupan kenasionalismean bangsa Indonesia.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Solar Panel dan Bangunan Ramah Lingkungan
  • Arsitektur Dekonstruksi: Gabungan Seni dan Filosofi
  • Arsitektur Rumah Jepang: Gaya Arsitektur Minimalis dan Sederhana
  • Arsitektur Postmodern Penentang Arsitektur Modern
  • Mendesain Bangunan Kantor yang Baik dan Nyaman
  • Arsitektur Rumah Modern di Perumahan Sekitar Palembang
  • Tata Kota yang Menyempit
  • Menyapa Kemegahan Arsitektur Yunani
  • Arsitektur Kontemporer: Konsep Hunian Modern
  • Kemegahan Bangunan Yunani
  • Arsitektur Rumah Mungil
  • Mengenal Chichen Itza, Bangunan Lama Peninggalan Bangsa Maya
  • Arsitektur Hemat Energi Ala Ridwan Kamil
  • Villa Isola dan Bangunan Kolonial Bergaya Art Deco di Bandung
  • Desain Arsitektur Rumah Tipe 45/ 120
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA