logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Berita    Bencana    Bencana Alam    Banjir Lumpur Panas Sidoarjo

Banjir Lumpur Panas Sidoarjo yang Memprihatinkan

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Banjir lumpur panas Sidoarjo atau lumpur Lapindo merupakan peristiwa yang sangat memprihatinkan dimana masyarakat banyak yang sengsara akibat rumahnya terendam lumpur panas, banyak perusahaan yang gulung tikar, sampai infratsruktur banyak yang rusak karena rendaman lumpur panas yang hingga saat ini belum juga terselesaikan.

Banjir lumpur panas Sidoarjo merupakan proses menyemburnya lumpur panas dari dalam perut bumi akibat pengeboran yang dilakukan PT. Lapindo Brantas Inc. Terjadi di Dusun Balongnongo, Desa Renokenongo, Porong Sidoarjo. Kejadiannya pada 26 Mei 2006 silam. Lumpur panas yang terus-menerus menyembur dalam waktu beberapa bulan saja, daerah sekitar titik semburan sudah terendam lumpur.

Lokasi Semburan

Lokasi semburan yang menyebabkan banjir lumpur panas Sidoarjo berada di Porong, sekitar 12 km arah selatan kota Sidoarjo. Pusat semburannya berjarak sekitar 150 meter dari sumur Banjar Panji-1 (BJP-1) yang merupakan sumur eksplorasi gas bumi oleh PT. Lapindo Brantas. Banyak orang yang menduga termasuk beberapa peneliti bahwa yang menyebabkan semburan lumpur disebabkan karena aktifitas yang dilakukan oleh Lapindo.

Lapindo jelas akan mangkir bila disebut sebagai penyebab semburan lumpur panas. Mereka pun menegaskan dua hal. Pertama, semburan disebabkan karena terjadinya kesalahan prosedur ketika melakukan upaya pengeboran gas bumi. Kedua, semburan terjadi karena kebetulan saja bersamaan dan dekat dengan lokasi pengeboran dilakukan. Namun, banyak pengamat mengatakan bahwa teori yang kedua sulit menemukan titik relvansinya.

Penyebab Terjadinya Semburan

Penyebab semburan lumpur panas banyak dianalsis berbagai pihak. Namun belum ada yang bisa memastikan penyebab sebenarnya mengapa lumpur bisa keluar dalam jumlah yang sangat banyak, dan benarkah terkait langsung dengan praktik pengeboran yang selama ini dilakukan oleh pihak Lapindo?

Analisa berawal ketika mereka melakukan pengeboran, lumpur bertekanan tinggi dari formasi puncangan sudah sangat kuat dan berusaha menerobos namun terhalang oleh ponpa lumpur yang dipasang oleh Lapindo. Mata bor Lapindo menyentuh gamping di kedalaman 9000-an kaki, dimana mereka mengira bahwa target formasi Kujung sudah tercapai, padahal yang mereka sentuh baru porousnya saja.

Yang terjadi berikutnya lumpur Lapindo yang digunakan untuk menahan lumpur di formasi Puncangan hilang dan malah masuk ke batu gamping sehingga Lapindo harus merelakan lumpurnya di permukaan. Sementara, implikasi dari habisnya lumpur Lapindo, menyebabkan lumpur formasi Puncanghan berusaha untuk menerobos ke luar (kick).

Akibat dari itu semua, fluida yang bertekanan tinggi mampu mencapai ke atas sampai batas open-hole dengan surface casing 13 3/8 inchi. Sialnya pada kedalaman tersebut, diprediksi kondisi tanah tidak sedang dalam keadaan stabil dan kemungkinan banyak sekali terjadi rekahan sehingga memudahkan lumpur yang sudah terlanjur naik semakin mudah mencari titik-titik untuk sampai ke permukaan tanah. Maka, secara sulit dikendalikan banjir lumpur panas terjadi dengan masifnya.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Jumlah Korban Tsunami Aceh yang Fantastis
  • Letusan Gunung Terdasyat dan Tipe-tipenya
  • Letusan Gunung Merapi yang Dahsyat
  • Peristiwa Tsunami Aceh, Menghapi Bencana Indonesia
  • Pengertian Ombak Tsunami
  • 10 Gempa Bumi Terdahsyat di Dunia
  • Tsunami, Si Ombak Dahsyat yang Mengerikan
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA