Pemain Bass Metallica: Clifford Lee
Ilustrasi bass
Bass adalah kata yang tidak asing dalam dunia musik. Biasanya, bass ini berkaitan dengan band atau alat musik gitar. Dalam sebuah band, alat-alat yang umum digunakan biasanya gitar melodi, keyboard, drum, dan gitar bass. Tahukah Anda? Sebenarnya, bass merupakan suara rendah dalam dunia musik.
Selain dapat dihasilkan oleh alat musik, bass ini juga bisa dihasilkan oleh suara manusia. Biasanya, dalam sebuah paduan suara, suara bass dihasilkan oleh laki-laki. Untuk alat musik sendiri, selain oleh gitar bass, bass ini juga dapat dihasilkan oleh para pemain akustik melalui double bass.
Sekilas Mengenai Gitar Bass
Gitar bass biasanya dapat dimainkan untuk mengiringi berbagai aliran jenis musik. Suara yang dihasilkan gitar bass ini akan menghasilkan efek tertentu yang dapat memperindah sebuah alunan musik. Dalam sebuah musik, bass berfungsi untuk menjadi penentu serta pemandu chord saat sedang dimainkan dalam setiap pergerakan lagu. Dalam sebuah band, bass bergerak bersama mengiringi gitar dan piano. Namun, bass harus berbagi peran dengan drum. Gitar bass ini kemudian menjadi penghubung antara penentu (gitar dan piano) dengan pengiring (drum) sehingga akan tercipta kesatuan harmoni yang indah dan menakjubkan dalam sebuah irama musik.
Gitar bass memiliki bentuk yang sama dengan gitar elektrik, namun dengan ukuran yang lebih besar serta leher yang lebih panjang. Berbeda dengan gitar biasa yang memiliki enam senar, gitar bass umumnya memiliki empat senar. Akan tetapi, ada juga yang memiliki lima senar ataupun enam senar bergantung dari para basis yang ingin menjangkau nada yang lebih luas. Bobot gitar bass juga lebih berat dari gitar. Hal itu disebabkan oleh senarnya yang lebih tebal untuk menjaga rendahnya nada/ bunyi yang dihasilkan. Untuk itu, bahan pembuat gitar bass berasal dari kayu yang lebih padat dan keras agar dapat menyeimbangkan tekanan pada leher gitar bass. Ukuran fret atau kolom pada gitar bass juga harus diperhatikan. Fret ini harus berukuran besar dan disesuaikan dengan panjang senar.
Gitar bass memiliki beraneka ragam jenis. Biasanya, dalam pertunjukan opera, kita akan banyak menemukan contra bass dan cello bass, sedangkan dalam berbagai pertunjukan musik, terutama band yang digunakan adalah bass listrik. Ada juga bass fretless. Bass fretless memiliki prinsip kerja yang sama dengan contra bass dan cello bass, tapi memiliki bentuk seperti gitar listrik. Meskipun memiliki bentuk sama dengan gitar listrik, bass fretless tidak memiliki kolom atau pembatas pada papan tekan sehingga disebut sebagai fretless.
Cara memainkan bass hampir sama dengan memainkan gitar. Umumnya, bass dimainkan dengan cara memetik senarnya. Beberapa pemain yang sudah mahir, seperti biasanya memainkan bass dengan teknik khusus. Misalnya dengan cara membetot, men-strumming, atau bahkan dengan teknik slapping (memukul).
Bass sangat sering dimainkan dalam musik jazz dan blues. Dalam musik jazz, bass dianggap sebagai motor penggerak lagu, serta menjadi penentu warna lagu yang akan dihasilkan. Akan tetapi, tidak hanya pada dua aliran musik itu, jazz juga dapat dimainkan pada berbagai jenis aliran musik yang berbeda, seperti pop, raggae, rock, blues, dan jenis atau aliran musik lainnya.
Hebatnya, bass juga dapat mengiringi musik perkusi. Salah satunya adalah yang pernah dilakukan oleh Stu Perkusion, salah satu grup musik bentukan anak-anak Stuba di Unisba. Bass mengalun dengan dentuman pukulan stik perkusi yang keras. Akan tetapi, musik yang dihasilkan tetap selaras dan sangat indah. Sungguh keajaiban sebuah musik.
Pemain Bass Metallica yang Melegenda
Dalam sebuah band, biasanya seorang vokalis menjadi sentra atau pusat sehingga seorang vokalis sering lebih terkenal dari pada pemain lainnya. Tapi, siapa bilang bahwa pemain bass tidak terkenal. Biasanya, mereka dikagumi karena permainannya yang sangat mengesankan.
Para pecinta band Metalica tentu pernah mengenal Clifford Lee "Cliff" Burton. Cliff yang lahir pada 10 Februari 1962 ini terkenal sebagai bassist band Metallica yang beraliran trash metal. Clift bergabung dengan band Metallica ketika debut album pertama mereka pada 1982 yang berjudul Kill 'Em All. Permainan Clift terkenal dengan pendekatan "lead bass", yaitu bass memiliki peran untuk memainkan melodi dan solo, selain menjaga pondasi musik agar tetap harmonis dan sesuai dengan irama band.
Cliff mulai bermain musik saat sang ayah memperkenalkannya dengan musik klasik dengan cara belajar bermain piano. Menginjak remaja, Cliff ternyata sangat menyukai music rock dan metal klasik. Hingga kemudian, dia jatuh cinta dengan bass. Cliff Burton mulai bermain bass setelah kematian saudaranya. Saat itu, dia berusia 13 tahun. Cliff selalu menghabiskan waktu dengan berlatih hingga enam jam per hari. Hal itu tidak ditinggalkannya, bahkan setelah ia bergabung dengan Metallica.
Selain klasik dan jazz, permainan Cliff juga mengaju pada aliran blues. Dalam bermain, Cliff mendapat pengaruh dari berbagai musisi dunia, seperti Geezer Butler dari Black Sabbath, Misfits, Phil Lynott dari Thin Lizzy, serta Geddy Lee dari Rush.
Band Metallica sendiri pertama kali berdiri di Los Angeles, Amerika Serikat. Awalnya, band ini bernama The Young of Metal Attack. Namun, setelah beberapa bulan, nama grup ini diganti menjadi Metallica yang katanya adalah hasil gabungan dari kata Metal dan Vodca. Sebenarnya, dibalik pembuatan nama ini, nama Metallica tadinya akan diusulkan sebagai nama untuk sebuah majalah musik. Akan tetapi, berhasil dicuri oleh Lars Ulrich sebelum majalah tersebut mendapatkan namanya.
Pada awalnya, formasi band Metallica terdiri dari James Hetfield (vokal dan gitar), Lloyd Grant (gitar), Lars Ulrich (drum), dan Ron Mc Govney (bass). Dari formasi ini, lahirlah lagu pertama berjudul Hit The Light yang masuk ke dalam album kompilasi rock Metal Massacre pada 1981. Sayangnya, setelah Metal Massacre beredar, dua personel Metalica mengundurkan diri. Saat itu, Grant sang gitaris digantikan oleh Dave Mustaine, sedangkan Cliff Burton menggantikan posisi Ron sebagai drummer. Formasi ini semakin memeperkuat Metallica sehingga dapat mengeluarkan demo album No Life Till Leather pada Juli 1982. Dari peluncuran demo ini, akhirnya Metallica mendapatkan agen dan dapat pindah ke New York.
Sayangnya, sebuah kecelakaan terjadi ketika mereka melakukan tur ke Stockholm, Swedia, di Arena Solnahallen pada 26 September 1986. Bis yang mereka naiki tergelincir dan terbalik di selatan pedesaan Swedia. Kecelakaan itu membuat Cliff Burton meninggal.
Tentunya, peristiwa itu membuat seluruh anggota band menjadi terpukul. Bahkan, Dave Mustaine sebagai pendiri Megadeth, mengenang kematian Cliff, pemain bass Metallica dalam lagu In My Darkest Hour dalam album Megadeth yang berjudul So far ... So Good ... So What! Akhirnya, nama almarhum Burton dilantik ke dalam Rock & Roll Hall Of Fame dengan Metallica pada 4 April 2009. Selanjuntnya, pada Oktober 1986, Jason Newsted, bassis dari grup Floatsam And Jetsam menggantikan posisi Cliff Burton di Metallica.

